[KABAR DUNIA SEPEKAN] Demo Tolak UU Cipta Kerja Disorot Media Asing | Korea Utara Diyakini Punya Rudal yang Bisa Jangkau New York

Kompas.com - 12/10/2020, 05:42 WIB
Gambar yang berasal dari tangkapan layar tayangan kanal televisi Korea Utara, KRT, menunjukkan rudal balistik antar benua terbaru yang dipunyai Korea Utara, dipamerkan dalam parade militer untuk merayakan 75 tahun Partai Buruh di Lapangan Kim Il Sung, Pyongyang, pada 10 Oktober 2020. KRT via APGambar yang berasal dari tangkapan layar tayangan kanal televisi Korea Utara, KRT, menunjukkan rudal balistik antar benua terbaru yang dipunyai Korea Utara, dipamerkan dalam parade militer untuk merayakan 75 tahun Partai Buruh di Lapangan Kim Il Sung, Pyongyang, pada 10 Oktober 2020.

KOMPAS.com - Berita Dunia Sepekan diduduki oleh kabar tentang media asing yang soroti tentang demo tolak UU Cipta Kerja di Indonesia.

Beberapa media besar internasional seperti BBC, Aljazeera, Reuters dan New York Times memberikan liputan dan perspektif mereka terhadap permasalahan sensitif yang tengah bergejolak di Indonesia ini.

Selain itu, pekan ini kanal Global juga dipenuhi dengan ragam pemberitaan tentang Korea Utara, khususnya tentang parade militer yang diduga dilaksanakan pada waktu dini hari. Juga, tentang pemimpin tertinggi mereka, Kim Jong Un.

1. Demo Tolak UU Cipta Kerja Disorot Media Asing, Begini Kata Mereka...

Demonstrasi penolakan omnibus law UU Cipta Kerja yang berlangsung ricuh mendapat sorotan media asing.

Sejauh ini ada dua media asing yang memberitakan kerusuhan yakni BBC dan Al Jazeera, sedangkan dua media asing lain yaitu Reuters dan New York Times menyoroti pengesahan UU setebal 905 halaman tersebut.

Bagaimana media asing memberitakan demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja tersebut? Simak beritanya [di sini].

Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja Disorot Media Asing, Begini Kata Mereka...

2. Korea Utara Diyakini Punya Rudal yang Bisa Jangkau New York

Pyongyang diyakini sudah bisa menembakkan rudal, yang di atas kertas, bisa mencapai New York. Hal ini diungkapkan oleh para analis terkait dengan kekuatan militer Korut.

Korut juga diperkirakan sudah bisa mengembangkan bom hidrogen, yang kekuatannya enam kali lebih dahsyat dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, pada 1945.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X