Petani Kamboja Halau Covid-19 dengan Orang-orangan Sawah

Kompas.com - 11/10/2020, 20:13 WIB
Sebuah orang-orangan sawah diikat di pagar depan rumah di Kampong Thom, Kamboja, pada 11 Oktober 2020. Warga setempat menggunakan Ting Mong, sebutan orang-orangan sawah itu, untuk mengusir Covid-19. AFP PHOTO/TANG CHHIN SOTHYSebuah orang-orangan sawah diikat di pagar depan rumah di Kampong Thom, Kamboja, pada 11 Oktober 2020. Warga setempat menggunakan Ting Mong, sebutan orang-orangan sawah itu, untuk mengusir Covid-19.

KAMPONG CHAM, KOMPAS.com - Di sebuah desa di Kamboja, para petani menggunakan orang-orangan sawah untuk menghalau Covid-19 berdasarkan kepercayaan yang mereka yakini.

Dikenal sebagai "Ting Mong" di Khmer, benda itu biasanya populer di tempat yang dilanda penyakit seperti demam berdarah maupun diare.

Tapi kali ini, para petani menggunakan orang-orangan sawah untuk mengusir wabah yang kini tengah meresahkan dunia, Covid-19.

Baca juga: Dianggap Mirip Orang-orangan Sawah, Begini Wujud Patung Melania Trump di Slovenia

"Saya membangun Ting Mong ini untuk mencegah virus corona mengancam keluarga saya," kata salah seorang petani yang bernama Sok Chany.

Dia mengunggah foto Ting Mong yang dibangun dari kayu di Kampong Cham, sekitar 110 kilometer di sebelah timur laut ibu kota Phnom Penh.

Sementara Ting Mong lainnya didandani seperti prajurit, yang mengenakan pakaian kamo hijau, dengan tongkat berbentuk senapan di dada.

"Adalah kepercayaan dari para leluhur untuk memasang Ting Mong jika ada bahaya mendekat atau menghalau setan," ucap Sok Chany.

Di kerajaan yang mayoritas penduduknya beragama Buddha ini, animisme masih meletak dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya.

Dilansir AFP Minggu (11/10/2020), publik percaya bahwa arwah leluhur masih terikat di dunia ini baik pada hewan, tempat, atau benda.

Baca juga: Masuk Peti Mati hingga Gali Kuburan, Media Asing Soroti Hukuman untuk Pelanggar Covid-19 di Indonesia

Mendirikan Ting Mong meruoakan cara masyarakat untuk menghalau roh jahat, yang hendak memberikan celaka dengan menyebarkan penyakit.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bunuh Hakim Saat Sidang Perceraian, Seorang Pria Dihukum Mati

Bunuh Hakim Saat Sidang Perceraian, Seorang Pria Dihukum Mati

Global
Jelang Pelantikan Joe Biden Seluruh Penjara Federal AS Lockdown

Jelang Pelantikan Joe Biden Seluruh Penjara Federal AS Lockdown

Global
Niat Hati Beli Burger, Ujungnya Dicegat Polisi dan Didenda Hampir Rp 4 Juta

Niat Hati Beli Burger, Ujungnya Dicegat Polisi dan Didenda Hampir Rp 4 Juta

Global
Mengaku Curi Laptop Ketua DPR AS dan Hendak Dijual ke Rusia, Wanita Ini Diburu FBI

Mengaku Curi Laptop Ketua DPR AS dan Hendak Dijual ke Rusia, Wanita Ini Diburu FBI

Global
Eks Tentara Cari Kucingnya yang Hilang Sambil Todongkan Senapan, 1 Wanita Disekap

Eks Tentara Cari Kucingnya yang Hilang Sambil Todongkan Senapan, 1 Wanita Disekap

Global
Tawa dan Lega, Suasana Transisi Kekuasaan di Gedung Putih Jelang Pelantikan Biden

Tawa dan Lega, Suasana Transisi Kekuasaan di Gedung Putih Jelang Pelantikan Biden

Global
Brasil Setujui Penggunaan Dua Vaksin Ini tapi Tangguhkan Sputnik V Rusia, Kenapa?

Brasil Setujui Penggunaan Dua Vaksin Ini tapi Tangguhkan Sputnik V Rusia, Kenapa?

Global
Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Global
WHO: Dunia di Ambang 'Bencana Moral' dalam Distribusi Vaksin Covid-19

WHO: Dunia di Ambang "Bencana Moral" dalam Distribusi Vaksin Covid-19

Global
Tingkatkan Kemampuan, Sniper Rusia Latihan di Suhu Minus 35 Derajat Celsius

Tingkatkan Kemampuan, Sniper Rusia Latihan di Suhu Minus 35 Derajat Celsius

Global
Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Global
 Nenek 70 Tahun Tertangkap Kamera Racuni Suami dengan Zat Pembunuh Serangga

Nenek 70 Tahun Tertangkap Kamera Racuni Suami dengan Zat Pembunuh Serangga

Global
Tempuh 2.000 Km demi Gadis yang Ditemui secara Online, Pria Ini Diciduk Polisi

Tempuh 2.000 Km demi Gadis yang Ditemui secara Online, Pria Ini Diciduk Polisi

Global
Bayi Trump yang Jadi Simbol Protes Dimuseumkan di London

Bayi Trump yang Jadi Simbol Protes Dimuseumkan di London

Global
Pekerja Tambang Emas China yang Terjebak Kirim Catatan Sepekan Kemudian, Apa Isinya?

Pekerja Tambang Emas China yang Terjebak Kirim Catatan Sepekan Kemudian, Apa Isinya?

Global
komentar
Close Ads X