Kamala Harris Garang di Debat Cawapres AS, Pamannya Kasihan ke Mike Pence

Kompas.com - 09/10/2020, 14:11 WIB
Calon wakil presiden (cawapres) dari Partai Demokrat Kamala Harris mengungkapkan pendapatnya dalam debat cawapres AS, Rabu (7/10/2020), di Kingsbury Hall di kampus University of Utah, Salt Lake City, Utah, AS. AP Photo/Morry GashCalon wakil presiden (cawapres) dari Partai Demokrat Kamala Harris mengungkapkan pendapatnya dalam debat cawapres AS, Rabu (7/10/2020), di Kingsbury Hall di kampus University of Utah, Salt Lake City, Utah, AS.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Paman Kamala Harris di India yang menyaksikan debat calon wakil presiden Amerika Serikat (AS) pada Kamis (8/10/2020), merasa kasihan ke Mike Pence, karena menurutnya dia menghadapi lawan yang lebih layak jadi wapres AS.

"Harapannya terlalu banyak untuk Kamala - 'dia akan menyapu bersih' dll. Tetapi Pence juga sudah menjadi anggota Kongres yang tahu bagaimana untuk berdebat," kata Balachandran Gopalan (79) kepada AFP di New Delhi setelah debat cawapres AS di Salt Lake City selesai.

"Akan tetapi Pence memiliki albatros di lehernya - dan itulah Trump," lanjut paman Kamala Harris tersebut.

Baca juga: Profil Kamala Harris, Wanita Blasteran India yang Jadi Sorotan di Debat Cawapres AS

"Saya merasa sedikit bersalah pada Pence. Anda tidak bisa menanyakan soal kehakiman - dia (Harris) berada di jajaran kehakiman, adalah jaksa agung, di Black Lives Matter dia seorang pakar, dalam pandemi, dia (Pence) berada di landasan lemah."

Di debat cawapres AS itu Harris tampil garang dan menyebut penanganan Covid-19 dari Presiden Donald trump sebagai kegagalan bersejarah.

Akan tetapi berbeda dari debat capres pertama yang berlangsung kacau dan penuh interupsi, debat cawapres ini jauh lebih tertib.

Baca juga: Debat Cawapres AS, Kamala Harris Olok-olok Trump Kegagalan Bersejarah

Harris (55) adalah jaksa agung kulit hitam pertama di California, wanita pertama yang memegang jabatan itu, dan orang Amerika-Asia Selatan pertama yang jadi senator.

Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat-obatan Paling Berbahaya di Dunia

PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat-obatan Paling Berbahaya di Dunia

Global
UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-Militerisasi

UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-Militerisasi

Global
Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Global
Misi Sukses, China Bawa Sampel Material Bulan ke Bumi

Misi Sukses, China Bawa Sampel Material Bulan ke Bumi

Global
Pindahkan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Bangladesh Tuai Kontroversi

Pindahkan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Bangladesh Tuai Kontroversi

Global
Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Global
Hampir 2.800 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Perang Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

Hampir 2.800 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Perang Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

Global
Perempuan Amazon, Pelindung Hutan Hujan Ribuan Hektar dari Pengeboran Minyak Bumi

Perempuan Amazon, Pelindung Hutan Hujan Ribuan Hektar dari Pengeboran Minyak Bumi

Global
Aturan Visa Baru di AS, Seperempat Penduduk China Terancam Kena Cekal

Aturan Visa Baru di AS, Seperempat Penduduk China Terancam Kena Cekal

Global
Foto Viral Polisi Pukul Petani Tua dalam Aksi Protes di India

Foto Viral Polisi Pukul Petani Tua dalam Aksi Protes di India

Global
Kisah Misteri: 6 Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan Sepanjang Masa

Kisah Misteri: 6 Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan Sepanjang Masa

Internasional
Inovasi Hotel di Barcelona Bertahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Inovasi Hotel di Barcelona Bertahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Global
Boeing 737 MAX Uji Terbang Lagi, Keluarga Korban Lontarkan Kritik

Boeing 737 MAX Uji Terbang Lagi, Keluarga Korban Lontarkan Kritik

Global
Mantan Presiden Obama, Bush, dan Clinton Kompak Sukarela akan Kampanyekan Vaksinasi Covid-19

Mantan Presiden Obama, Bush, dan Clinton Kompak Sukarela akan Kampanyekan Vaksinasi Covid-19

Global
Fakta Zanziman Ellie, Pemuda yang Dijuluki 'Mowgli Dunia Nyata'

Fakta Zanziman Ellie, Pemuda yang Dijuluki "Mowgli Dunia Nyata"

Internasional
komentar
Close Ads X