Kreatif, Mahasiswa Turki Sulap Tangga Usang Jadi Galeri Seni

Kompas.com - 07/10/2020, 12:43 WIB
Mahasiswa dari Universitas Seni Rupa Mimar Sinan melukis di atas tangga jalanan di Istanbul, Turki, pada 5 Oktober 2020. Xinhua/OsmanMahasiswa dari Universitas Seni Rupa Mimar Sinan melukis di atas tangga jalanan di Istanbul, Turki, pada 5 Oktober 2020.

ISTANBUL,KOMPAS.com - Sekelompok mahasiswa di Turki menyulap anak tangga yang usang di jalanan berbukit Istanbul, Turki, menjadi galeri seni ruang terbuka.

Bekerja sama dengan pemerintah kota setempat, Universitas Seni Rupa Mimar Sinan baru-baru ini meluncurkan proyek untuk melukis tangga-tangga di pusat Distrik Beyoglu, Istanbul, Turki, dengan karya para pelukis terkenal Turki.

Sejalan dengan proyek tersebut, tiga mahasiswa memutuskan untuk melukis tangga jalanan di Bukit Enli yang berada di wilayah permukiman Kabatas tiga pekan lalu sebagaimana dilansir dari Xinhua, Selasa (6/10/2020).

"Kami memilih untuk melukis salah satu karya seni Osman Hamdi Bey, seniman dan intelektual era Ottoman yang terkenal di dunia," kata Furkan Akan (23).

Baca juga: Turki Buat UU Media Sosial, Konten Kontroversial Akan Didenda Rp 77 Miliar

Pada 1906, Osman Hamdi Bey melukis istrinya, Marie, yang berkebangsaan Perancis, dengan latar berwarna merah sambil menggenggam buket mimosa kuning dan menamai lukisannya 'Wanita dengan Mimosa'.

"Kami ingin mendedikasikan pekerjaan kami untuk sang pelukis dan menghormatinya karena dia adalah salah satu pendiri pertama universitas kami," lanjut Akan.

Seorang mahasiswa dari Universitas Seni Rupa Mimar Sinan melukis di atas tangga jalanan di Istanbul, Turki, pada 5 Oktober 2020.Xinhua/Osman Seorang mahasiswa dari Universitas Seni Rupa Mimar Sinan melukis di atas tangga jalanan di Istanbul, Turki, pada 5 Oktober 2020.

"Adapun karya seni yang asli dipajang di Istanbul State Art and Sculpture Museum, yang terletak tepat di seberang tangga ini," tambahnya.

Setelah memilih karya lukisan itu, ketiga mahasiswa itu memulai proses dengan membongkar lapisan tangga dari atas ke bawah.

Baca juga: Andre Vltchek, Jurnalis dan Sutradara Film Dokumenter Bertema G30S-1965 Wafat di Turki

Kemudian, mereka menuangkan campuran beton sekali lagi.

"Kami menggunakan bahan penyekat dan penutup primer lainnya sebelum mulai melukis tangga," tambah Akan.

Halaman:

Sumber Xinhua
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tentara Myanmar Mengungsi ke India daripada Turuti Perintah Junta Militer

3 Tentara Myanmar Mengungsi ke India daripada Turuti Perintah Junta Militer

Global
Junta Militer Myanmar Terkejut, Kudetanya Mendapat Banyak Tentangan

Junta Militer Myanmar Terkejut, Kudetanya Mendapat Banyak Tentangan

Global
Perdagangan Muntahan Paus Ilegal di Sejumlah Negara, Hati-hati Tersandung Hukum

Perdagangan Muntahan Paus Ilegal di Sejumlah Negara, Hati-hati Tersandung Hukum

Internasional
Ada Serangan Roket di Irak, Paus Fransiskus Minta Dirinya Didoakan

Ada Serangan Roket di Irak, Paus Fransiskus Minta Dirinya Didoakan

Internasional
7 Orang Ditikam hingga Luka Parah di Swedia Diduga sebagai Ancaman Teroris

7 Orang Ditikam hingga Luka Parah di Swedia Diduga sebagai Ancaman Teroris

Internasional
Karena Tato dan Warna Rambut, Influencer Saudi Ini Kehilangan Hak Asuh Anak

Karena Tato dan Warna Rambut, Influencer Saudi Ini Kehilangan Hak Asuh Anak

Internasional
Pemberontak Houthi Tembakkan Rudal ke Fasilitas Minyak Arab Saudi

Pemberontak Houthi Tembakkan Rudal ke Fasilitas Minyak Arab Saudi

Global
“Shuttle Diplomacy” Menlu Retno: Antara Isu Kudeta Militer dan Krisis Kemanusiaan Rohingya

“Shuttle Diplomacy” Menlu Retno: Antara Isu Kudeta Militer dan Krisis Kemanusiaan Rohingya

Global
10 Tahun Setelah Bencana PLTN Fukushima, Pengembangan Energi Nuklir di Jepang Terhenti

10 Tahun Setelah Bencana PLTN Fukushima, Pengembangan Energi Nuklir di Jepang Terhenti

Global
10 Tahun Setelah Bencana Fukushima, Bagaimana Nasib Energi Nuklir di Masa Depan?

10 Tahun Setelah Bencana Fukushima, Bagaimana Nasib Energi Nuklir di Masa Depan?

Global
Jembatan Ambruk di Malaysia Tewaskan 2 Wanita dalam Perjalanan ke Tempat Kerja

Jembatan Ambruk di Malaysia Tewaskan 2 Wanita dalam Perjalanan ke Tempat Kerja

Global
Ini Keistimewaan Muntahan Paus yang Membuatnya Dihargai Miliaran Rupiah

Ini Keistimewaan Muntahan Paus yang Membuatnya Dihargai Miliaran Rupiah

Global
Jembatan Ambruk di Malaysia, 5 Orang Terjebak di Reruntuhan

Jembatan Ambruk di Malaysia, 5 Orang Terjebak di Reruntuhan

Global
Warga Korea Utara Kelaparan karena Aturan Covid-19 yang Ketat

Warga Korea Utara Kelaparan karena Aturan Covid-19 yang Ketat

Global
Melahirkan di Usia 64 Tahun, Anak Kembar dari Wanita Ini Diambil Negara

Melahirkan di Usia 64 Tahun, Anak Kembar dari Wanita Ini Diambil Negara

Global
komentar
Close Ads X