Pedas, Michelle Obama Serang Trump dan Menyebutnya "Rasis"

Kompas.com - 07/10/2020, 11:54 WIB
Mantan Ibu Negara Amerika Serikat Michelle Obama menyampaikan dukungan kepada capres Partai Demokrat Joe Biden pada hari pertama Konvensi Nasional Partai Demokrat yang digelar virtual, Senin malam (17/08/2020) Democratic National Convention via APMantan Ibu Negara Amerika Serikat Michelle Obama menyampaikan dukungan kepada capres Partai Demokrat Joe Biden pada hari pertama Konvensi Nasional Partai Demokrat yang digelar virtual, Senin malam (17/08/2020)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Mantan Ibu Negara Amerika Serikat ( AS) Michelle Obama melancarkan serangan pedas kepada Presiden AS Donald Trump dengan menyebutnya sebagai “ rasis”.

Michelle juga menyebut Trump “tidak sesuai dengan pekerjaannya” dan meminta rakyat AS membuat pilihan yang bijak dalam pemilihan umum mendatang.

Serangan pedas istri mantan Presiden AS Barack Obama tersebut dilancarkan pada Selasa (6/10/2020) melalui video berdurasi 24 menit sebagaimana dilansir dari The Hindustan Times.

Melalui video tersebut, Michelle mempromosikan calon presiden (capres) dari Partai Demokrat Joe Biden dan menyatakan bahwa AS sedang dalam kekacauan dan para pemilih harus tahu apa yang dipertaruhkan.

Baca juga: Disebut Michelle Obama Presiden yang Salah, Trump Marah

Video yang diberi judul 'Argumen Penutupan’ tersebut dirilis di platform media sosialnya dan juga oleh tim kampanye Biden.

“Dan jika Anda masih memutuskan siapa yang akan dipilih, atau apakah akan memilih, saya ingin meluangkan waktu sejenak untuk mengingatkan Anda apa yang dipertaruhkan dan mendorong Anda untuk membuat rencana untuk memberikan suara hari ini,” kata Michelle dalam video tersebut.

Pemilihan umum AS dijadwalkan pada 3 November. Di sisi lain, pemungutan suara awal dan pemungutan suara melalui surat atau mail-in-voting telah dimulai di negara bagian di seluruh AS.

Michelle juga menuding Trump menyulut rakyat AS agar tidak menganggap pandemi virus corona sebagai ancaman yang nyata, padahal Trump telah terinfeksi virus corona.

Baca juga: Michelle Obama: Donald Trump Presiden yang Salah untuk AS

“Jadi apa yang dilakukan presiden sekali lagi, jelas salah. Itu salah secara moral, dan ya, itu rasis,” lanjut Michelle.

“Tetapi bukan berarti itu tidak akan berhasil karena ini adalah waktu yang sulit, waktu yang membingungkan. Dan ketika orang-orang mendengar kebohongan dan konspirasi gila ini berulang kali, mereka tidak tahu harus berpikir apa dengan semua yang terjadi dalam hidup mereka,” sambungnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X