Kompas.com - 06/10/2020, 17:53 WIB
Maria (ujung kanan) melihat batik sebagai gambaran dari budaya yang berkembang. MUSEUM BATIK YOGYAKARTA via ABC INDONESUAMaria (ujung kanan) melihat batik sebagai gambaran dari budaya yang berkembang.

Antara keaslian dan keuangan

Meski semua koleksinya adalah batik tulis, Maria menyadari bahwa di masa ini, industri batik sudah berkembang pesat sehingga menghasilkan batik cap dan print.

Menurutnya, ini merupakan gambaran dari batik sebagai sebuah kebudayaan yang berkembang sesuai masa.

"Batik itu memang menjadi kebudayaan, menjadi suatu cara yang dipakai, dihidupi, dan menghidupi orang. Karenanya dia bernilai sosial dan ekonomis juga," tutur Maria.

"Di zaman kerajaan Mataram Islam, kalau orang ke pegadaian, jaminannya adalah batik, orang mau lamaran bayarnya pakai batik, dan orang digaji dengan kain batik."

Namun, ia menyayangkan penghargaan warga terhadap pekerjaan pembatik yang semakin menurun.

Padahal menurutnya, pembuatan batik, terutama yang memerlukan ketelitian tinggi membutuhkan waktu produksi yang lebih lama.

Baca juga: Suku Aborigin di Australia Masih Bebas Virus Corona, Apa Rahasianya?

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penghargaan kita tidak berbanding lurus lagi dengan tradisi batik (karena) semuanya diuangkan," kata Maria kepada Natasya Salim dari ABC Indonesia.

"Akhirnya kita memilih batik yang lebih kasar. Cap itu jawaban atas rentang panjang kerja batik tulis."

Sementara itu, menurut Agus, produksi batik yang massal dan semakin jauh dari nilai asli terdahulu sah saja, selama ada ruang dialog antara pelaku batik agar tidak saling merusak.

Apakah batik eksklusif untuk Indonesia?

Menurut Agus, batik merupakan kesenian yang berbahasa universal.DOK AGUS ISMOYO via ABC INDONESIA Menurut Agus, batik merupakan kesenian yang berbahasa universal.
Pengalaman Agus mengajarkan batik kepada suku Aborigin-Australia, Indian-Amerika, dan orang-orang di Asia dan Afrika membuktikan bahwa batik bisa "tumbuh" di banyak tempat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bersiap jika Terjadi Sesuatu dengan Kim Jong Un, Korut Tambah Posisi Pemerintahan

Bersiap jika Terjadi Sesuatu dengan Kim Jong Un, Korut Tambah Posisi Pemerintahan

Global
KJRI Chicago Gandeng Q-Grader Terkemuka Kenalkan Varian Baru “Kopi Spesialti” Indonesia

KJRI Chicago Gandeng Q-Grader Terkemuka Kenalkan Varian Baru “Kopi Spesialti” Indonesia

Global
Menteri Luar Negeri: Ebrahim Raisi Presiden Terpilih Iran

Menteri Luar Negeri: Ebrahim Raisi Presiden Terpilih Iran

Global
Ebrahim Raisi Pimpin Penghitungan Suara Pilpres Iran, Ucapan Selamat Mengalir

Ebrahim Raisi Pimpin Penghitungan Suara Pilpres Iran, Ucapan Selamat Mengalir

Global
Singapura Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac Lewat Klinik Swasta, Harga Mulai Rp 108.000

Singapura Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac Lewat Klinik Swasta, Harga Mulai Rp 108.000

Global
Ilmuwan AS Temukan Kertas Pendingin Ruang, Bebas Gerah Tanpa AC

Ilmuwan AS Temukan Kertas Pendingin Ruang, Bebas Gerah Tanpa AC

Global
Drama 10 Bayi Kembar Pertama di Dunia: Ibu Ditahan, Keberadaan Bayi Simpang Siur

Drama 10 Bayi Kembar Pertama di Dunia: Ibu Ditahan, Keberadaan Bayi Simpang Siur

Global
Lebah dengan Sengatan 'Seperti Logam Panas' Ditemukan di Washington

Lebah dengan Sengatan "Seperti Logam Panas" Ditemukan di Washington

Global
Ulama Garis Keras Ebrahim Raisi Makin Dekat Jadi Presiden Iran

Ulama Garis Keras Ebrahim Raisi Makin Dekat Jadi Presiden Iran

Global
Bandung Dijadikan Nama Jembatan di Jerman, Ini Alasannya

Bandung Dijadikan Nama Jembatan di Jerman, Ini Alasannya

Global
Pilot Robot Jet Tempur China Diiklaim Bisa Kalahkan Pilot Manusia

Pilot Robot Jet Tempur China Diiklaim Bisa Kalahkan Pilot Manusia

Global
Pangeran William dan Harry Diharap “Rujuk” saat Acara Peringatan Patung Putri Diana

Pangeran William dan Harry Diharap “Rujuk” saat Acara Peringatan Patung Putri Diana

Global
Covid-19 Kembali Melonjak, Singapura Ubah Jumlah Warga yang Boleh Makan di Tempat

Covid-19 Kembali Melonjak, Singapura Ubah Jumlah Warga yang Boleh Makan di Tempat

Global
Protes Penangkapan Pejabatnya, Koran Hong Kong Tingkatkan Eksemplar 5 Kali Lipat

Protes Penangkapan Pejabatnya, Koran Hong Kong Tingkatkan Eksemplar 5 Kali Lipat

Global
Ulang Tahun Aung San Suu Kyi ke-76, Demonstran Pakai Bunga di Rambut dan Berpawai

Ulang Tahun Aung San Suu Kyi ke-76, Demonstran Pakai Bunga di Rambut dan Berpawai

Global
komentar
Close Ads X