Pandemi Virus Corona, IMF Perpanjang Keringanan Utang 28 Negara

Kompas.com - 06/10/2020, 17:18 WIB
IMF shutterstock.comIMF

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dewan Eksekutif Dana Moneter Internasional ( IMF) menyetujui keringanan utang tahap kedua selama enam bulan berikutnya untuk 28 negara berpendapatan rendah di tengah pandemi Covid-19.

IMF menyatakan langkah tersebut diambil agar ke-28 negara dapat mengalokasikan sumber daya finansialnya untuk memerangi virus corona sebagaimana dilansir dari Xinhua, Senin (5/10/2020).

"Keringanan layanan utang akan membebaskan sumber daya finansial yang jumlahnya terbatas agar dapat digunakan dalam upaya bantuan medis darurat yang vital maupun upaya-upaya lainnya saat negara-negara anggota tersebut memerangi dampak pandemi Covid-19," papar IMF dalam sebuah pernyataan.

IMF menambahkan bahwa langkah ini melanjutkan keringanan utang tahap pertama yang diberikan enam bulan sebelumnya.

Baca juga: Menkeu Lebanon Akui Negaranya Gagal, Berharap Bailout IMF

Hal itu berdasarkan persetujuan pada April lalu di bawah program yang disebut Dana Pengendalian dan Penanggulangan Bencana ( CCRT).

Persetujuan terbaru itu akan membuat hibah dari CCRT agar dapat dicairkan untuk pembayaran layanan utang kepada IMF yang memenuhi syarat dan jatuh tempo dari 14 Oktober 2020 hingga 13 April 2021.

Diperkirakan pembayaran layanan utang yang jatuh tempo tersebut jumlahnya sekitar 227 juta dollar AS (Rp 3,3 triliun).

"Saya bangga IMF telah memperpanjang bantuan keringanan utang bagi 28 negara termiskin hingga April 2021,” kata Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva pada Senin melalui Twitter.

Baca juga: IMF: Virus Corona Akan Bebani Sejumlah Negara Selama Bertahun-tahun

Dia menambahkan bantuan tersebut akan membantu negara-negara tersebut terus mendukung perekonomiannya dan rakyat mereka melewati krisis.

"Terima kasih kepada negara-negara anggota yang telah menyumbang untuk CCRT demi mewujudkan semua ini,” sambung Georgieva.

Georgieva meluncurkan upaya penggalangan dana darurat yang akan membuat CCRT dapat memberikan bantuan pada layanan utang hingga maksimal dua tahun.

Selain itu dapat membuat CCRT memiliki dana yang mencukupi untuk kebutuhan di masa depan.

Baca juga: Resesi Ekonomi, Mengenal Apa Itu IMF, dan Perannya dalam Perekonomian Global...

Hal itu akan membutuhkan komitmen 1 miliar SDR (special drawing rights, aset cadangan mata uang asing pelengkap yang ditetapkan dan dikelola IMF) terhadap CCRT.

IMF menambahkan para pendonor sejauh ini telah memberikan kontribusi hibah senilai total sekitar 360 juta SDR.


Sumber Xinhua
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X