Jelaskan Soal Matematika ke Anak, Seorang Ayah Alami Serangan Jantung

Kompas.com - 06/10/2020, 13:58 WIB
Ilustrasi serangan jantung Dok. ShutterstockIlustrasi serangan jantung

BEIJING, KOMPAS.com - Seorang ayah di China dilaporkan menderita serangan jantung, setelah dia berusaha menjelaskan soal Matematika kepada anaknya.

Si pria, hanya disebut bermarga Liu, tengah membantu pekerjaan rumah anaknya yang masih duduk di bangku Kelas 3, di mana kegiatan belajar sudah dimulai bulan lalu.

Selama dua pekan terakhir, Liu dilaporkan menderita rasa sakit ringan di bagian dada ketika dia merasa frustrasi saat menjelaskan kepada anaknya.

Baca juga: Tak Paham Matematika, Bocah 8 Tahun Dipukul Ibunya, Menangis Saat Ibu Diperiksa Polisi

Puncaknya adalah pada Minggu (4/10/2020), di mana ayah berusia 45 tahun itu menjadi sangat marah karena harus tiga kali menjabarkan soal Matematika ke anak.

Pada satu titik, Liu mengalami rasa sakit di dada yang sangat parah disusul napasnya menjadi lebih pendek sebelum dia pingsan.

Saat dia sadar, dia segera mencari pertolongan medis di Rumah Sakit Rumah Sakit Ketiga Rakyat Shenzhen, di mana dia didiagnosa terkena serangan jantung.

Tepat ketika dia tiba di rumah sakit, Liu kembali pingsan di mana dia sempat kejang dan mulutnya mengeluarkan busa, dilansir Oddity Central Senin (5/10/2020).

Dengan cepat, Liu distabilkan dan dijadwalkan untuk menjalani serangkaian tes guna menentukan penyebab dia bisa kolaps secara cepat.

Dari hasil tes, diketahui bagian dari arteri koroner Liu mengalami penyumbatan, sehingga dampaknya adalah suplai darah ke jantung terhenti.

Dokter menyimpulkan, Liu yang juga perokok berat selama bertahun-tahun turut menjadi faktor mengapa dia sampai terserang kondisi tersebut.

Namun tim medis sepakat, penyakit jantung itu dipicu oleh kemarahan dan stres yang hebat karena dia berusaha membantu si anak mengerjakan PR.

Rumah sakit menyatakan, langkah Liu yang segera mencari pengobatan adalah hal yang tepat. Sebab jika terlambat sedikit saja, kondisinya bisa jauh lebih buruk.

Liu saat ini dilaporkan langsung menjalani operasi darurat, dan saat ini berada dalam kondisi stabil dan mulai memulihkan diri.

Baca juga: Dipukul karena Tak Paham Matematika, Bocah Ini Menangis Saat Ibunya Diperiksa Polisi


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamatkan 4 Kucing dari Kapal Tenggelam, Pelaut Thailand Banjir Pujian

Selamatkan 4 Kucing dari Kapal Tenggelam, Pelaut Thailand Banjir Pujian

Internasional
3 Tentara Myanmar Mengungsi ke India daripada Turuti Perintah Junta Militer

3 Tentara Myanmar Mengungsi ke India daripada Turuti Perintah Junta Militer

Global
Junta Militer Myanmar Terkejut, Kudetanya Mendapat Banyak Tentangan

Junta Militer Myanmar Terkejut, Kudetanya Mendapat Banyak Tentangan

Global
Perdagangan Muntahan Paus Ilegal di Sejumlah Negara, Hati-hati Tersandung Hukum

Perdagangan Muntahan Paus Ilegal di Sejumlah Negara, Hati-hati Tersandung Hukum

Internasional
Ada Serangan Roket di Irak, Paus Fransiskus Minta Dirinya Didoakan

Ada Serangan Roket di Irak, Paus Fransiskus Minta Dirinya Didoakan

Internasional
7 Orang Ditikam hingga Luka Parah di Swedia Diduga sebagai Ancaman Teroris

7 Orang Ditikam hingga Luka Parah di Swedia Diduga sebagai Ancaman Teroris

Internasional
Karena Tato dan Warna Rambut, Influencer Saudi Ini Kehilangan Hak Asuh Anak

Karena Tato dan Warna Rambut, Influencer Saudi Ini Kehilangan Hak Asuh Anak

Internasional
Pemberontak Houthi Tembakkan Rudal ke Fasilitas Minyak Arab Saudi

Pemberontak Houthi Tembakkan Rudal ke Fasilitas Minyak Arab Saudi

Global
“Shuttle Diplomacy” Menlu Retno: Antara Isu Kudeta Militer dan Krisis Kemanusiaan Rohingya

“Shuttle Diplomacy” Menlu Retno: Antara Isu Kudeta Militer dan Krisis Kemanusiaan Rohingya

Global
10 Tahun Setelah Bencana PLTN Fukushima, Pengembangan Energi Nuklir di Jepang Terhenti

10 Tahun Setelah Bencana PLTN Fukushima, Pengembangan Energi Nuklir di Jepang Terhenti

Global
10 Tahun Setelah Bencana Fukushima, Bagaimana Nasib Energi Nuklir di Masa Depan?

10 Tahun Setelah Bencana Fukushima, Bagaimana Nasib Energi Nuklir di Masa Depan?

Global
Jembatan Ambruk di Malaysia Tewaskan 2 Wanita dalam Perjalanan ke Tempat Kerja

Jembatan Ambruk di Malaysia Tewaskan 2 Wanita dalam Perjalanan ke Tempat Kerja

Global
Ini Keistimewaan Muntahan Paus yang Membuatnya Dihargai Miliaran Rupiah

Ini Keistimewaan Muntahan Paus yang Membuatnya Dihargai Miliaran Rupiah

Global
Jembatan Ambruk di Malaysia, 5 Orang Terjebak di Reruntuhan

Jembatan Ambruk di Malaysia, 5 Orang Terjebak di Reruntuhan

Global
Warga Korea Utara Kelaparan karena Aturan Covid-19 yang Ketat

Warga Korea Utara Kelaparan karena Aturan Covid-19 yang Ketat

Global
komentar
Close Ads X