WHO: 10 Persen Penduduk Dunia Mungkin Sudah Terkena Covid-19

Kompas.com - 05/10/2020, 23:26 WIB
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat menghadiri konferensi pers yang diadakan oleh Geneva Association of United Nations Correspondents (ACANU) di markas WHO, Jenewa, Swiss, pada 3 Juli 2020. POOL/FABRICE COFFRINI via REUTERSDirektur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat menghadiri konferensi pers yang diadakan oleh Geneva Association of United Nations Correspondents (ACANU) di markas WHO, Jenewa, Swiss, pada 3 Juli 2020.

JENEWA, KOMPAS.com - Badan Kesehatan Dunia ( WHO) memprediksi, sekitar 10 persen dari total penduduk dunia diyakini sudah terjangkit dengan Covid-19.

Berdasarkan data yang sudah terpapar, kasus virus corona di Bumi ini sudah mencapai 35 juta, dengan 1,04 juta korban meninggal.

Tetapi berdasarkan estimasi WHO, diyakini terdapat 10 persen total populasi dunia yang mencapai 7,8 miliar ini telah terinfeksi Covid-19.

Baca juga: WHO Bakal Luncurkan 120 Juta Rapid Test Covid-19 ke Negara Miskin

Itu artinya, estimasi badan kesehatan PBB itu 20 kali lebih banyak dari data yang sudah dirilis pemerintah masing-masing negara.

"Prediksi terbaik kami adalah 10 persen penduduk dunia mungkin telah terkena virus ini," jelas Direktur Program Kedaruratan Michael Ryan.

Dalam pertemuan dengan dewan eksekutif, Ryan menekankan bahwa level infeksi sudah bervariasi, menjangkiti baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan.

"Tetapi yang menjadi penekanan kami adalah sebagian besar warga di Bumi ini masih berada dalam risiko," jelasnya dikutip AFP Senin (5/10/2020).

Baca juga: Tes Antigen Covid-19 Disetujui WHO, Pakar Desak Pemerintah Agresif

"Panggilan untuk segera berbenah"

Direktur Jenderal Tedros Adhanom menerangkan, pandemi Covid-19 yang tengah melanda seharusnya menjadi "panggilan untuk segera berbenah".

"Kita semua harus berkaca di depan cermin, dan bertanya apa yang bisa kita lakukan untuk membuatnya lebih baik," jelas Tedros dalam pertemuan.

Dia sekali lagi membantah kritikan bagaimana WHO dianggap tidak cakap menangani virus yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China itu.

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X