Kompas.com - 05/10/2020, 08:43 WIB
Foto yang dirilis Gedung Putih menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bekerja dari Presidential Suite di Walter Reed National Military Medical Center, Bethesda, AS, 3 Oktober 2020, setelah dinyatakan positif Covid-19. THE WHITE HOUSE/JOYCE N BOGHOSIAN via APFoto yang dirilis Gedung Putih menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bekerja dari Presidential Suite di Walter Reed National Military Medical Center, Bethesda, AS, 3 Oktober 2020, setelah dinyatakan positif Covid-19.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diberi obat steroid dexamethasone sebagai bagian dari pengobatan Covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu dokter yang merawat Trump di rumah sakit militer Walter Reed Medical Center, Brian Garibaldi, pada Minggu (4/10/2020) siang waktu setempat.

Pemberian obat tersebut mengindikasikan bahwa kondisi Trump mengkhawatirkan sebagaimana dilansir dari CNN.

Pasalnya, obat tersebut tidak boleh diberikan kepada siapa pun kecuali dalam keadaan kritis.

Itu karena efek negatif yang disebabkan oleh steroid tersebut, sehingga penggunaan obat tersebut sangat diawasi dengan ketat.

Baca juga: Video Trump Sapa Pendukungnya di Luar RS, Dokter Mengecam Keras

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami memutuskan bahwa dalam kasus ini manfaat potensial (dexamethasone) mungkin lebih besar daripada risikonya saat ini," kata Dokter Gedung Putih, Sean Conley, kepada wartawan di luar Walter Reed Medical Center, Minggu.

Sebuah penelitian, dengan melibatkan sampel yang besar dan acak, menunjukkan bahwa pasien Covid-19 menunjukkan pemulihan lebih cepat jika diberi dexamethasone.

Sebuah pedoman pengobatan infeksi virus corona yang disusun National Institutes of Health (NIS) menyatakan "pasien dengan Covid-19 yang parah dapat mengembangkan respons peradangan sistemik (seluruh tubuh) yang dapat menyebabkan cedera paru-paru dan disfungsi organ multisistem."

Berdasarkan hasil dari sebuah uji coba, panel ahli NIH merekomendasikan pemberian dexamethasone kepada pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen.

“Panel merekomendasikan agar tidak menggunakan dexamethasone untuk pengobatan Covid-19 pada pasien yang tidak membutuhkan oksigen tambahan,” tulis NIH dalam pedomannya.

Baca juga: Terungkap, Kondisi Trump Sebenarnya “Jauh Lebih Buruk” Sebelum Dibawa ke RS

Halaman:

Sumber CNN,BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.