Format Debat Capres AS Akan Diganti, Ini Tanggapan Timses Trump dan Biden

Kompas.com - 01/10/2020, 19:49 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden berpartisipasi dalam debat perdana Pilpres AS di Case Western University and Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio, pada 29 September 2020. AP PHOTO/Pool/Olivier DoulieryPresiden Amerika Serikat Donald Trump dan kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden berpartisipasi dalam debat perdana Pilpres AS di Case Western University and Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio, pada 29 September 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Akibat kekacauan yang terjadi di debat calon presiden Amerika Serikat ( AS) pertama, format acara tersebut akan diganti.

Salah satu wacana aturan baru yang berada di daftar teratas adalah pemotongan suara mikrofon jika ada capres yang menyela omongan lawannya.

Tim sukses kedua capres yakni Donald Trump dan Joe Biden pun memberikan tanggapannya tentang wacana tersebut.

Baca juga: Debat Pertama Pilpres AS Kacau, Formatnya Akan Diganti

Direktur komunikasi kampanye Trump, Tim Murtaugh, menyebut kekacauan pada Selasa (29/9/2020) yang berubah jadi pertikaian verbal antara kedua capres sebagai "pertukaran ide bebas".

Ia mengkritik rencana aturan baru itu dengan berkata, "Mereka melakukannya karena orang mereka dihajar tadi malam."

"Presiden Trump adalah kekuatan dominan dan sekarang Joe Biden sedang mencoba bekerja dengan wasit."

"Mereka seharusnya tidak menggeser tiang gawang dan mengubah aturan di tengah permainan," lanjutnya dikutip dari BBC Kamis (1/10/2020).

Baca juga: Biden Sebut Insya Allah Saat Tanggapi Masalah Pajak Trump dalam Debat Capres AS Pertama

Sementara itu Kate Bedingfield wakil manajer kampanye Biden menuturkan, eks wapres Barack Obama tersebut akan berpartisipasi "di bawah aturan apa pun yang dikembangkan komisi untuk mencoba menahan kelakuan Donald Trump."

Sebuah jajak pendapat singkat tentang debat tersebut memberi Biden sedikit keunggulan, sedangkan survei lain menunjukkan 90 persen orang Amerika telah memutuskan siapa yang akan dipilih, dan debat itu mungkin hanya membuat sedikit perbedaan.

Dalam wawancara pertamanya setelah debat, moderator Chris Wallace mengatakan kepada New York Times, ini adalah "kesempatan terlewat yang megnerikan" dan dia "tidak pernah membayangkan akan keluar jalur seperti itu."

Baca juga: Komentari Debat Capres AS, Biden: Trump Aib Nasional

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Ampuni Michael Flynn yang Berbohong kepada FBI tentang Rusia

Trump Ampuni Michael Flynn yang Berbohong kepada FBI tentang Rusia

Global
[POPULER GLOBAL] Mahathir: Saya Sendiri Sekarang | Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK di Mata Media Asing

[POPULER GLOBAL] Mahathir: Saya Sendiri Sekarang | Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK di Mata Media Asing

Global
Meghan Markle Tuai Pujian Setelah Akui Pernah Keguguran

Meghan Markle Tuai Pujian Setelah Akui Pernah Keguguran

Global
Perang Azerbaijan-Armenia Tengah Diselidiki Adanya Dugaan Kejahatan Perang

Perang Azerbaijan-Armenia Tengah Diselidiki Adanya Dugaan Kejahatan Perang

Global
Xi Jinping Kirim Ucapan Selamat dan Pesan Kerja sama Damai kepada Joe Biden

Xi Jinping Kirim Ucapan Selamat dan Pesan Kerja sama Damai kepada Joe Biden

Global
Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK di Mata Media Asing

Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK di Mata Media Asing

Global
Saling Berhadapan di Perairan Australia, Hiu Banteng Kabur Lihat Buaya 4,8 Meter

Saling Berhadapan di Perairan Australia, Hiu Banteng Kabur Lihat Buaya 4,8 Meter

Global
Video Viral Ungkap Bangkai Cerpelai di Denmark Menyembul dari Kuburannya

Video Viral Ungkap Bangkai Cerpelai di Denmark Menyembul dari Kuburannya

Global
China Persiapkan Aturan untuk Hindari Praktik 'Ekstremisme Agama'

China Persiapkan Aturan untuk Hindari Praktik "Ekstremisme Agama"

Global
Setelah Melahirkan di Toilet, Ibu Ini Tenggelamkan Bayinya Sebelum Dikubur

Setelah Melahirkan di Toilet, Ibu Ini Tenggelamkan Bayinya Sebelum Dikubur

Global
Berfoto dengan Selebritas Israel, Penyanyi Mesir Mohamed Ramadan Hadapi Tuntutan Hukum

Berfoto dengan Selebritas Israel, Penyanyi Mesir Mohamed Ramadan Hadapi Tuntutan Hukum

Global
China: Kritikan Paus Fransiskus 'Tidak Berdasar' terhadap Minoritas Muslim Uighur

China: Kritikan Paus Fransiskus "Tidak Berdasar" terhadap Minoritas Muslim Uighur

Global
Playboy Nigeria Ini Datang ke Pesta Membawa 6 Wanita yang Tengah Hamil

Playboy Nigeria Ini Datang ke Pesta Membawa 6 Wanita yang Tengah Hamil

Global
Akui Pernah Keguguran, Ini Curahan Hati Meghan Markle

Akui Pernah Keguguran, Ini Curahan Hati Meghan Markle

Global
Berhubungan Seks dengan Remaja 14 Tahun, Mantan Guru Ini Dipenjara 20 Tahun

Berhubungan Seks dengan Remaja 14 Tahun, Mantan Guru Ini Dipenjara 20 Tahun

Global
komentar
Close Ads X