Wali Kota Ini Menang Pilkada 2 Minggu Setelah Meninggal karena Covid-19

Kompas.com - 30/09/2020, 20:01 WIB
Ion Aliman, Wali Kota Deveselu, Romania, yang dinyatakan kembali menang pilkada dua pekan setelah dia meninggal karena Covid-19. Reuters via BBCIon Aliman, Wali Kota Deveselu, Romania, yang dinyatakan kembali menang pilkada dua pekan setelah dia meninggal karena Covid-19.

DEVESELU, KOMPAS.com - Seorang wali kota di Romania kembali memenangkan pemilihan kepala daerah, dua pekan setelah dia meninggal karena Covid-19.

Ion Aliman memenangkan periode ketiga di Deveselu, sebuah kota yang berlokasi di selatan Romania, di mana dia menggamit 64 persen suara.

Pejabat setempat menerangkan, sebelum pilkada dimulai dia diketahui sudah meninggal karena Covid-19 di Bukares pada 15 September lalu.

Baca juga: WHO Bakal Luncurkan 120 Juta Rapid Test Covid-19 ke Negara Miskin

Namun, saat itu panitia tidak sempat mengganti namanya di surat suara, hingga sang mendiang wali kota tetap "bertarung" dalam pemilihan.

Dalam hasil sementara yang digelar pada Minggu malam waktu setempat (27/9/2020), Aliman diketahui menang 1.57 dari 1.600 surat suara yang dihitung.

Jadi, sekelompok warga kemudian pergi ke makamnya untuk memberikan penghormatan dan menyalakan lilin, dilansir AP dan BBC Senin (28/9/2020).

Dalam video yang beredar di media sosial, nampak mereka menyalakan lilin dan senter, serta mengatakan "ini kemenanganmu" atau "kami akan membuatmu bangga".

Kepada kanal televisi setempat ProTV, warga lainnya mengungkapkan bahwa Aliman merupakan sosok yang bisa diandalkan sebagai pemimpin.

"Dia memerhatikan tempat ini, menghormati semua hukum yang berlaku. Saya tidak yakin akan menemukan sosok seperti dirinya," jelasnya.

Aliman, mantan perwira angkatan laut Romania, adalah politisi dari Partai Sosial Demokrat (PSD), di mana dia akan berulang tahun ke-57 Senin kemarin.

Panitia pemungutan suara seperti diberitakan Reuters menyatakan, mereka tentu akan segera menggelar pilkada lagi setelah kematian Aliman.

Kemenangan Aliman bukanlah yang pertama bagi kandidat kepala daerah di Romania yang menang setelah dia meninggal dunia.

Pada 2008, Neculai Ivascu yang juga berasal dari PSD menang dalam pilkada Voinesti, setelah dia wafat karena penyakit liver.

Oleh panitia setempat, runner up Gheorghe Dobrescu kemudian dinyatakan sebagai pemenang, sehingga memunculkan protes dari PSD.

Baca juga: WHO Akan Rilis Alat Tes Covid-19 Seharga Rp 70.000, Hasilnya Keluar 30 Menit

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamat dari Perang Dunia dan Flu Spanyol, Nenek 107 Tahun Ini Tak Khawatir Covid-19

Selamat dari Perang Dunia dan Flu Spanyol, Nenek 107 Tahun Ini Tak Khawatir Covid-19

Global
2 Perempuan Ditikam di Bawah Menara Eiffel Sambil Diteriaki 'Arab Kotor'

2 Perempuan Ditikam di Bawah Menara Eiffel Sambil Diteriaki "Arab Kotor"

Global
Pemenggal Kepala Guru di Perancis Sogok Murid hingga Rp 6 Juta Sebelum Beraksi

Pemenggal Kepala Guru di Perancis Sogok Murid hingga Rp 6 Juta Sebelum Beraksi

Global
Terungkap, Trump Ternyata Punya Rekening Bank di China

Terungkap, Trump Ternyata Punya Rekening Bank di China

Global
9 Warga Korea Selatan Meninggal Setelah Terima Suntikan Vaksinasi Flu Musiman

9 Warga Korea Selatan Meninggal Setelah Terima Suntikan Vaksinasi Flu Musiman

Global
Paus Fransiskus Kembali Buka Maskernya

Paus Fransiskus Kembali Buka Maskernya

Global
Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Global
Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Global
Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Global
Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Global
Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Global
Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Global
Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Global
Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Global
11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

Global
komentar
Close Ads X