Banyak Penampakan UFO, Jepang Buat Perintah Baru untuk Pilot Militer

Kompas.com - 29/09/2020, 22:18 WIB
Foto penampakan piring terbang: di langit Jepang yang tidak diketahui ukurannya. DW INDONESIAFoto penampakan piring terbang: di langit Jepang yang tidak diketahui ukurannya.

TOKYO, KOMPAS.com - Pasukan Pertahanan Jepang (SDF) telah dibekali dengan protokol baru tentang apa yang harus mereka lakukan ketika menghadapi benda terbang tak dikenal (UFO), yang berpotensi menimbulkan ancaman bagi keamanan nasional.

Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Jepang Taro Kono mengatakan dalam konferensi pers pada awal September, bahwa anggota militer perlu merekam visual dari fenomena benda tak dikenal yang mereka temui. Rekaman tersebut kemudian harus dianalisis sepenuhnya.

Militer juga ditugaskan untuk mengecek laporan penampakan UFO dari masyarakat. Keputusan itu adalah arahan terakhir Kono sebagai Menhan, sebelum pemerintah Jepang melakukan reshuffle menteri pada pertengahan September.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Presiden AS ke-39 Jimmy Carter Resmi Ajukan Laporan Penampakan UFO

Dalam pernyataan sebelumnya, Kono meragukan keberadaan pesawat alien dari luar angkasa yang mengunjungi Bumi. Dalam konferensi pers pada April ia mengatakan, "Terus terang, saya tidak percaya pada UFO."

Namun demikian, dalam pertemuan rutin mengenai masalah keamanan regional antara AS-Jepang, Kono dan Menhan AS Mark Esper membahas topik ini di Guam pada akhir Agustus lalu.

AS disebut berminat untuk bekerja sama dengan Jepang dalam penanganan UFO, terutama setelah Pentagon merilis tiga klip video pada bulan April yang menunjukkan "fenomena benda udara tak dikenal."

Rekaman tersebut dengan cepat beredar online, dan pihak berwenang AS mengonfirmasi bahwa mereka tidak dapat mengidentifikasi objek dalam klip tersebut.

Baca juga: Eks Pilot AL AS Klaim Bertemu UFO dan Ditantang Perang pada 2004

Pada 2018 pameran museum The Science of Aliens di Tokyo menampilkan model otopsi alien.GETTY IMAGES/AFP/T KITAMURA via DW INDONESIA Pada 2018 pameran museum The Science of Aliens di Tokyo menampilkan model otopsi alien.
Pemerintah menyangkal banyak penampakan?

Menurut Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Jepang, tidak ada kasus personel SDF yang bertemu dengan UFO. Seorang peneliti UFO ternama Jepang mengaku terkejut dengan pernyataan tersebut.

Greg Sullivan, Direktur Pusat Intelijen Luar Angkasa Jepang (JCETI) mengatakan, Kemenhan harus menyadari setidaknya ada enam dugaan kejadian pertemuan antara pilot dan UFO, yang semuanya telah dilaporkan kepada pemerintah Jepang. Sullivan juga mengutip sejumlah rekaman penampakan UFO dari warga sipil di seluruh Jepang.

"Sebelumnya tidak ada protokol yang berlaku, seperti yang telah dikonfirmasi oleh para saksi pilot yang saya ajak bicara, jadi tidak ada cara untuk melaporkan secara resmi insiden semacam ini," kata Sullivan kepada DW.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertarungan Mata-mata antara Barat dan Rusia Memanas di Tengah Perang Ukraina

Pertarungan Mata-mata antara Barat dan Rusia Memanas di Tengah Perang Ukraina

Global
KBRI Roma Adakan Joint Webinar dengan Utusan Swiss, Bahas Pertanian Digital

KBRI Roma Adakan Joint Webinar dengan Utusan Swiss, Bahas Pertanian Digital

Global
AS Akan Hapus 5 Kelompok Ekstremis Ini dari Daftar Organisasi Teroris Asing

AS Akan Hapus 5 Kelompok Ekstremis Ini dari Daftar Organisasi Teroris Asing

Global
McDonald's Akan Keluar dari Rusia dan Jual Bisnisnya

McDonald's Akan Keluar dari Rusia dan Jual Bisnisnya

Global
Meski Ada Larangan Ekspor, India Akan Tetap Kirim Gandum ke Negara yang Membutuhkan

Meski Ada Larangan Ekspor, India Akan Tetap Kirim Gandum ke Negara yang Membutuhkan

Global
Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Global
Turki: Finlandia Gabung NATO dengan Damai, Swedia Provokatif

Turki: Finlandia Gabung NATO dengan Damai, Swedia Provokatif

Global
Saingi Krakatau, Letusan Gunung Tonga Jadi Ledakan Terbesar di Atmosfer yang Pernah Tercatat

Saingi Krakatau, Letusan Gunung Tonga Jadi Ledakan Terbesar di Atmosfer yang Pernah Tercatat

Global
Ketika Angklung Bergema di Markas AC Milan...

Ketika Angklung Bergema di Markas AC Milan...

Global
Derita Warga India “Disengat” Gelombang Panas hingga 49 Derajat Celsius

Derita Warga India “Disengat” Gelombang Panas hingga 49 Derajat Celsius

Global
Korea Utara: Lebih dari 1 Juta Orang Dikhawatirkan Telah Terinfeksi Covid-19

Korea Utara: Lebih dari 1 Juta Orang Dikhawatirkan Telah Terinfeksi Covid-19

Global
Kisah Ibu dengan 7 Anak Berkebutuhan Khusus, Sempat Jenuh tapi Tak Menyerah

Kisah Ibu dengan 7 Anak Berkebutuhan Khusus, Sempat Jenuh tapi Tak Menyerah

Global
Hassan Sheik Mohamud Terpilih sebagai Presiden Somalia untuk Kedua Kalinya dengan Pemilu Damai

Hassan Sheik Mohamud Terpilih sebagai Presiden Somalia untuk Kedua Kalinya dengan Pemilu Damai

Global
Penembakan Massal di Gereja California AS, Pelaku Tembak Jemaat Lansia, Insiden Kedua Minggu Ini

Penembakan Massal di Gereja California AS, Pelaku Tembak Jemaat Lansia, Insiden Kedua Minggu Ini

Global
Profil Sheikh Mohamed bin Zayed, Presiden UEA, Ahli Strategi yang Karismatik

Profil Sheikh Mohamed bin Zayed, Presiden UEA, Ahli Strategi yang Karismatik

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.