Pembunuhan Jamal Khashoggi, Jaksa Turki Dapat 6 Tersangka Baru dari Arab

Kompas.com - 28/09/2020, 22:04 WIB
Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober. via Sky NewsJamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober.

ISTANBUL, KOMPAS.com - Jaksa Turki pada Senin (28/9/2020) dapat 6 tersangka baru atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, yang semuanya berasal dari Arab Saudi.

Sebelumnya jaksa Istanbul menuntut hukuman seumur hidup untuk 2 tersangka dan 5 tahun penjara bagi 4 tersangka lainnya, lapor kantor berita Anadolu.

Khashoggi (59) yang merupakan kontributor The Washington Post, dibunuh dan jasadnya dimutilasi di konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

Baca juga: Pembunuhan Khashoggi, 29 Negara Kecam Arab Saudi

Khashoggi saat itu sedang mengurus dokumen pernikahannya dengan tunangannya dari Turki Hatice Cengiz, dan kasus tersebut mencoreng reputasi Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Keenam tersangka asal Arab yang didakwa hanya beberapa hari jelang peringatan dua tahun tewasnya jurnalis itu, tidak berada di Turki dan harus diadili secara in absentia menurut laporan media lokal yang dikutip AFP.

Dalam kasus terpisah yang diluncurkan pada Juli, pengadilan Istanbul mulai mengadili secara in absentia 20 warga Saudi lainnya atas pembunuhan itu, termasuk 2 mantan asisten pangeran Arab.

Baca juga: Trump Sesumbar Selamatkan Putra Mahkota Saudi dari Kasus Pembunuhan Khashoggi

Jaksa Turki mengklaim wakil kepala intelijen Arab Ahmed Al Assiri dan bos media pengadilan Arab Saud Al Qahtani memimpin operasi tersebut, dan memberi perintah kepada tim pembunuh.

Khashoggi dicekik dan tubuhnya dimutilasi oleh grup yang terdiri dari 15 orang di dalam konsulat, menurut para pihak berwenang Turki. Jenazahnya sampai sekarang belum ditemukan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, perintah untuk membunuh Khashoggi datang dari "tingkat tertinggi" pemerintah Saudi tetapi tidak pernah secara langsung menyalahkan Pangeran MBS.

Pada September pengadilan Saudi membatalkan lima hukuman mati yang dikeluarkan setelah sidang tertutup di Arab Saudi, dan menggantinya dengan hukuman 20 tahun penjara.

Baca juga: Arab Saudi Cabut Hukuman Mati bagi Pembunuh Jamal Khashoggi, Keluarga: Itu Adil


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ilmuwan Temukan Jalur Lain yang Digunakan Virus Covid-19 untuk Masuki Sel Manusia

Ilmuwan Temukan Jalur Lain yang Digunakan Virus Covid-19 untuk Masuki Sel Manusia

Global
Paus Fransiskus secara Gamblang Dukung Serikat Sipil untuk Kaum Homoseksual

Paus Fransiskus secara Gamblang Dukung Serikat Sipil untuk Kaum Homoseksual

Global
Mesir Buka Restoran Wisata Pertama di Piramida Giza

Mesir Buka Restoran Wisata Pertama di Piramida Giza

Global
Usai Dicoret dari Daftar Hitam, Sudan Diharapkan Berdamai dengan Israel

Usai Dicoret dari Daftar Hitam, Sudan Diharapkan Berdamai dengan Israel

Global
Raja Belanda Minta Maaf Telah Berlibur di Tengah Aturan Lockdown Covid-19 di Negaranya

Raja Belanda Minta Maaf Telah Berlibur di Tengah Aturan Lockdown Covid-19 di Negaranya

Global
[POPULER GLOBAL] Temuan Terowongan Bawah Tanah Tembus Israel | 9 Anggota Keluarga Meninggal Setelah Makan Mie

[POPULER GLOBAL] Temuan Terowongan Bawah Tanah Tembus Israel | 9 Anggota Keluarga Meninggal Setelah Makan Mie

Global
Selamat dari Perang Dunia dan Flu Spanyol, Nenek 107 Tahun Ini Tak Khawatir Covid-19

Selamat dari Perang Dunia dan Flu Spanyol, Nenek 107 Tahun Ini Tak Khawatir Covid-19

Global
2 Perempuan Ditikam di Bawah Menara Eiffel

2 Perempuan Ditikam di Bawah Menara Eiffel

Global
Pemenggal Kepala Guru di Perancis Sogok Murid hingga Rp 6 Juta Sebelum Beraksi

Pemenggal Kepala Guru di Perancis Sogok Murid hingga Rp 6 Juta Sebelum Beraksi

Global
Terungkap, Trump Ternyata Punya Rekening Bank di China

Terungkap, Trump Ternyata Punya Rekening Bank di China

Global
9 Warga Korea Selatan Meninggal Setelah Terima Suntikan Vaksinasi Flu Musiman

9 Warga Korea Selatan Meninggal Setelah Terima Suntikan Vaksinasi Flu Musiman

Global
Paus Fransiskus Kembali Buka Maskernya

Paus Fransiskus Kembali Buka Maskernya

Global
Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Global
Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Global
Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Global
komentar
Close Ads X