Trump Hanya Bayar Pajak Penghasilan Sebesar Rp 11 Juta pada 2016

Kompas.com - 28/09/2020, 06:03 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dalam pesan yang telah direkam sebelumnya yang diputar selama sesi ke-75 Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Selasa, 22 September 2020, di markas besar PBB di New York. AP/UNTVPresiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dalam pesan yang telah direkam sebelumnya yang diputar selama sesi ke-75 Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Selasa, 22 September 2020, di markas besar PBB di New York.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump dilaporkan hanya membayar pajak penghasilan sebesar 750 dollar AS (Rp 11 juta) pada 2016, atau saat dia menang Pilpres AS.

Kabar itu diungkapkan harian terkemuka New York Times, yang melaporkannya setelah mengutip data surat pemberitahuan pajak selama 20 tahun.

Disebutkan bahwa dia tidak membayar pajak penghasilan pada 10 dari 15 tahun terakhir, dikarenakan dia kehilangan banyak uang.

Baca juga: Ribuan Orang Gelar Doa Bersama dan Beri Dukungan pada Trump

Mendapatkan laporan dia hanya membayar Rp 11 juta pada 2016, Trump langsung menyanggah dan menyebutnya sebagai "kabar yang jelas bohong".

Memang secara hukum, seorang Presiden AS tidak diwajibkan mengungkap laporan keuangannya. Tapi itu menjadi aturan tak tertulis sejak era Richard Nixon.

Presiden 74 tahun itu dianggap sudah melanggar tradisi karena selain tak mengungkap SPT, dia juga terlibat dalam gugatan hukum.

Dilansir AFP Minggu (27/9/2020), upaya itu jelas memunculkan spekulasi mengenai apa yang disembunyikan oleh presiden ke-45 AS tersebut.

SPT menjadi salah satu isu yang tidak hanya dibahas selama dia menjabat, namun jelang Pilpres AS yang digulirkan 3 November mendatang.

Berdasarkan data New York Times, terungkap seperti apa peta pengungkapannya, mulai dari penghapusan biaya untuk membayar pengacara yang membela kriminal.

Kemudian nilai rumah besar yang dipakai keluarga Trump untuk berlibur, hingga jutaan dollar AS yang sang presiden terima dari kontes Miss Universe pada 2013 di Moskwa, Rusia.

The Times melaporkan, catatan tersebut tidak hanya mengungkapkan kehampaan, tetapi juga keajaiban dibalik citra taipan real estate itu.

Alan Garten, pengacara Organisasi Trump, merespons dengan menyatakan bahwa selama ini presiden sudah membayar pajak puluhan juta dollar AS.

Selain itu, dia juga sudah merogoh koceknya hingga jutaan dollar AS ketika mengumumkan pencalonannya pada 2015.

Baca juga: Trump Resmi Calonkan Barrett Jadi Hakim Agung AS, Biden: Itu Ancaman Bagi Obamacare


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game 'Among Us'

Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game "Among Us"

Global
Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Global
Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Hendak Kabur, Remaja Palestina Tewas Dipukuli Tentara Israel

Hendak Kabur, Remaja Palestina Tewas Dipukuli Tentara Israel

Global
Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya

Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya

Global
Pengawalnya Positif Covid-19, Raja Thailand Dilarikan ke Rumah Sakit

Pengawalnya Positif Covid-19, Raja Thailand Dilarikan ke Rumah Sakit

Global
Viral Video Raja Thailand Vajiralongkorn Ucapkan Terima Kasih kepada Pendukungnya

Viral Video Raja Thailand Vajiralongkorn Ucapkan Terima Kasih kepada Pendukungnya

Global
Sarang 'Lebah Pembunuh' Ditemukan, Departemen Pertanian Washington Turunkan Kru Pembasmi

Sarang 'Lebah Pembunuh' Ditemukan, Departemen Pertanian Washington Turunkan Kru Pembasmi

Global
Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

Global
Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal di Usia 38 Tahun

Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal di Usia 38 Tahun

Global
Kumbang Tangguh Ini Jadi Inspirasi Ilmuwan untuk Rancang Pesawat Lebih Kuat

Kumbang Tangguh Ini Jadi Inspirasi Ilmuwan untuk Rancang Pesawat Lebih Kuat

Global
Seruan Agar Australia Melindungi Perempuan Korban KDRT Pemegang Visa Sementara

Seruan Agar Australia Melindungi Perempuan Korban KDRT Pemegang Visa Sementara

Global
Biografi Lee Kun-hee, Bos Samsung Perombak Perusahaan Warisan Ayahnya

Biografi Lee Kun-hee, Bos Samsung Perombak Perusahaan Warisan Ayahnya

Global
Kronologi Demo Nigeria: Kebrutalan Polisi dan Tuntutan Reformasi

Kronologi Demo Nigeria: Kebrutalan Polisi dan Tuntutan Reformasi

Global
Bunuh Korban dengan Racun 'Napas Iblis' Sepasang Kriminal Ini Dipenjara Seumur Hidup

Bunuh Korban dengan Racun "Napas Iblis" Sepasang Kriminal Ini Dipenjara Seumur Hidup

Global
komentar
Close Ads X