Korban Tewas Kecelakaan Pesawat AU Ukraina Meningkat Jadi 26, 1 Orang Selamat

Kompas.com - 26/09/2020, 19:41 WIB
Dalam tayangan TV yang dirilis oleh Kementerian Situasi Darurat Ukraina, sebuah pesawat militer AN-26 terbakar setelah jatuh di kota Chuguyiv (Chuhuiv) dekat Kharkiv, Ukraina, Jumat malam, 25 September 2020. AP/Kementerian Situasi DaruratDalam tayangan TV yang dirilis oleh Kementerian Situasi Darurat Ukraina, sebuah pesawat militer AN-26 terbakar setelah jatuh di kota Chuguyiv (Chuhuiv) dekat Kharkiv, Ukraina, Jumat malam, 25 September 2020.

CHUHUIV, KOMPAS.com - Tim penyelamat yang berusaha mencari korban selamat dari insiden nahas pesawat militer Ukraina menemukan 2 mayat lain pada Sabtu hari ini (26/9/2020). Satu orang ditemukan selamat.

Menurut laporan Associated Press (AP), pesawat Antonov-26 milik Angkatan Udara Ukraina yang membawa 7 awak dan 20 taruna militer jatuh dan terbakar pada Jumat malam kemarin saat mencoba mendarat di Bandara Chuhuiv, 400 kilometer bagian Timur ibu kota Kyiv.

Sementara menurut laporan media Perancis AFP, pesawat itu membawa 21 taruna militer dan 7 awak dengan 22 orang tewas.

Baca juga: Pesawat AU Ukraina Jatuh, 22 Tewas Termasuk Taruna Militer

Sebelumnya, dilaporkan AP bahwa 2 orang selamat dari insiden tersebut namun salah satunya kemudian meninggal dunia di rumah sakit. Sampai saat ini belum diketahui apa penyebab kecelakaan tersebut.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy menyatakan bahwa hari Sabtu ini adalah hari berkabung untuk para korban kecelakaan dan memerintahkan agar penerbangan pesawat- pesawat An-26 dihentikan sambil menunggu penyelidikan penyebab kecelakaan.

Zelenskiy, yang mengunjungi area kecelakaan pada hari Sabtu, menyerukan penilaian penuh terhadap kondisi peralatan militer negara itu dan mengatakan bahwa dia menginginkan laporan resmi tentang kecelakaan itu pada 25 Oktober mendatang.

Baca juga: Ribuan Peziarah Yahudi Tertahan Tak Bisa Masuk Ukraina karena Virus Corona

An-26 adalah pesawat angkut yang digunakan oleh operator militer dan sipil. Hampir 1.400 pesawat itu diproduksi dari tahun 1969 hingga 1986, menurut situs web perusahaan. Usia pesawat yang jatuh pada hari Jumat sayangnya tidak segera dilaporkan.

Sebelumnya, sebuah pesawat AN-26 yang disewa oleh kontraktor untuk Program Pangan Dunia jatuh pada 22 Agustus saat lepas landas dari Juba di Sudan Selatan, menewaskan tujuh orang penumpang.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul 137 Kasus Baru Covid-19, China Langsung Tes 4,75 Juta Warga Xinjiang

Muncul 137 Kasus Baru Covid-19, China Langsung Tes 4,75 Juta Warga Xinjiang

Global
Nge-'Like' Foto Kepala Guru yang Dipenggal di Perancis, Pria Ini Diadili

Nge-"Like" Foto Kepala Guru yang Dipenggal di Perancis, Pria Ini Diadili

Global
Ada Tembakan Nyasar, Iran Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Azerbaijan-Armenia

Ada Tembakan Nyasar, Iran Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Azerbaijan-Armenia

Global
PM Bulgaria Positif Covid-19, Tambah Daftar Kepala Negara yang Terinfeksi

PM Bulgaria Positif Covid-19, Tambah Daftar Kepala Negara yang Terinfeksi

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Brunei Mati Muda | Final Debat Capres AS

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Brunei Mati Muda | Final Debat Capres AS

Global
Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game 'Among Us'

Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game "Among Us"

Global
Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Global
Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Hendak Kabur, Remaja Palestina Tewas Dipukuli Tentara Israel

Hendak Kabur, Remaja Palestina Tewas Dipukuli Tentara Israel

Global
Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya

Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya

Global
Pengawalnya Positif Covid-19, Raja Thailand Dilarikan ke Rumah Sakit

Pengawalnya Positif Covid-19, Raja Thailand Dilarikan ke Rumah Sakit

Global
Viral Video Raja Thailand Vajiralongkorn Ucapkan Terima Kasih kepada Pendukungnya

Viral Video Raja Thailand Vajiralongkorn Ucapkan Terima Kasih kepada Pendukungnya

Global
Sarang 'Lebah Pembunuh' Ditemukan, Departemen Pertanian Washington Turunkan Kru Pembasmi

Sarang 'Lebah Pembunuh' Ditemukan, Departemen Pertanian Washington Turunkan Kru Pembasmi

Global
Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

Global
Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal di Usia 38 Tahun

Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal di Usia 38 Tahun

Global
komentar
Close Ads X