Siasati Kabut di Kacamata, Seniman Jepang Ini Ciptakan "Masker Ramen" Bikin Lapar

Kompas.com - 26/09/2020, 14:58 WIB
Orang ini kesal karena kacamatanya berkabut, jadi dia membuat semangkuk masker ramen yang cocok. Twitter/Now ThisOrang ini kesal karena kacamatanya berkabut, jadi dia membuat semangkuk masker ramen yang cocok.

SYDNEY, KOMPAS.com - Seniman Jepang Takahiro Shibata menciptakan masker unik untuk menyisiasati kabut di kacamatanya saat menggunakan masker selama pandemi virus corona.

Kabut di kacamata adalah hal yang menyebalkan ketika menggunakan masker karena terlihat aneh, selain mengganggu pandangan, 

Baca juga: Tak Mau Pakai Masker di Kereta, Pria Mabuk Ditendang dan Diinjak Polisi

Melansir New York Post pada Kamis (24/9/2020), hal yang menyebalkan tersebut disiasati Shibata menjadi sesuatu yang unik dan menarik. Ia menciptakan "masker ramen".

Semakin berkabut kacamatanya, maka ramen di mukanya menjadi semakin menarik dengan seolah-oleh kuah ramennya beruap.

Baca juga: Selfie dalam Jarak Dekat dan Tak Pakai Masker, PM Selandia Baru Minta Maaf

Shibata, seorang animator dan artis, awalnya berusaha untuk menemukan solusi atas masalah yang mengganggu banyak orang berkacamata yang mengenakan masker untuk melindungi diri dari penyebaran infeksi Covid-19.

Namun, ia pikir solusi itu sulit diciptakan, maka ia memutuskan untuk bersenang-senang saja dengan persoalan kabut di kacamata itu.

Baca juga: Setelah Menolak Aturan Pakai Masker, Seorang Pastur di AS Positif Virus Corona

Sebuah kain flanel dan tanah liat adalah bahan yang digunakan Shibata untuk membuat "masker ramen" yang lengkap dengan topingnya, seolah siap disantap.

Dengan tanah liat, Shibata membuat daging rebus, daun bawang, rebung, dan sepotong fish cake.

Baca juga: Menolak Pakai Masker dan Mempertanyakan Covid-19, Pendeta Ini Dirawat di ICU

Shibata, yang mengatakan ingin "sedikit menghibur orang," jadi tidak berencana menjual "masker ramen" bersama dengan karya seninya yang lain. Meski pun, dia mungkin tidak terlalu banyak memakainya.

"'Mangkuk' itu diisi dengan kapas dan beratnya hampir seberat boneka," katanya.

“Jadi, tidak nyaman saat aku memakainya,” ucapnya.

Baca juga: Curiga Masker Dibuat di Korea Selatan, Kim Jong Un Kembalikan ke China


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game 'Among Us'

Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game "Among Us"

Global
Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Global
Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Hendak Kabur, Remaja Palestina Tewas Dipukuli Tentara Israel

Hendak Kabur, Remaja Palestina Tewas Dipukuli Tentara Israel

Global
Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya

Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya

Global
Pengawalnya Positif Covid-19, Raja Thailand Dilarikan ke Rumah Sakit

Pengawalnya Positif Covid-19, Raja Thailand Dilarikan ke Rumah Sakit

Global
Viral Video Raja Thailand Vajiralongkorn Ucapkan Terima Kasih kepada Pendukungnya

Viral Video Raja Thailand Vajiralongkorn Ucapkan Terima Kasih kepada Pendukungnya

Global
Sarang 'Lebah Pembunuh' Ditemukan, Departemen Pertanian Washington Turunkan Kru Pembasmi

Sarang 'Lebah Pembunuh' Ditemukan, Departemen Pertanian Washington Turunkan Kru Pembasmi

Global
Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

Global
Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal di Usia 38 Tahun

Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal di Usia 38 Tahun

Global
Kumbang Tangguh Ini Jadi Inspirasi Ilmuwan untuk Rancang Pesawat Lebih Kuat

Kumbang Tangguh Ini Jadi Inspirasi Ilmuwan untuk Rancang Pesawat Lebih Kuat

Global
Seruan Agar Australia Melindungi Perempuan Korban KDRT Pemegang Visa Sementara

Seruan Agar Australia Melindungi Perempuan Korban KDRT Pemegang Visa Sementara

Global
Biografi Lee Kun-hee, Bos Samsung Perombak Perusahaan Warisan Ayahnya

Biografi Lee Kun-hee, Bos Samsung Perombak Perusahaan Warisan Ayahnya

Global
Kronologi Demo Nigeria: Kebrutalan Polisi dan Tuntutan Reformasi

Kronologi Demo Nigeria: Kebrutalan Polisi dan Tuntutan Reformasi

Global
Bunuh Korban dengan Racun 'Napas Iblis' Sepasang Kriminal Ini Dipenjara Seumur Hidup

Bunuh Korban dengan Racun "Napas Iblis" Sepasang Kriminal Ini Dipenjara Seumur Hidup

Global
komentar
Close Ads X