Pemilu Sabah Jadi Ujian Besar Muhyiddin, Bagaimana Peluangnya?

Kompas.com - 26/09/2020, 11:55 WIB
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin AFP/MOHD RASFANPerdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin

SEMPORNA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menghadapi ujian politik terbesarnya sejak menjabat, yakni pemilu negara bagian di Sabah pada hari ini, Sabtu (26/9/2020).

Para analis yang dikutip kantor berita AFP mengatakan, Muhyiddin sangat butuh kemenangan untuk memperkuat kekuasaannya yang lemah.

Para pengamat juga memperingatkan, kekalahan para sekutunya di negara bagian Sabah akan mengikis dukungan di antara mitra koalisi pemerintahannya yang baru berjalan 7 bulan.

Baca juga: Tanggapi Anwar Ibrahim, Muhyiddin: Saya Masih PM Malaysia yang Sah

Masalah lainnya adalah pemilihan itu diadakan hanya beberapa hari setelah pemimpin oposisi Anwar Ibrahim mengeklaim, dia telah mengumpulkan cukup dukungan dari anggota parlemen untuk mengambil alih kekuasaan.

Malaysia berada dalam guncangan politik sejak kolapsnya pemerintahan reformis pada Februari, yang dipimpin Mahathir Mohamad dan termasuk Anwar, di tengah pertikaian sengit keduanya.

Muhyiddin kemudian merebut kekuasaan tanpa pemilihan, dan memimpin koalisi yang didukung UMNO partai yang terlibat skandal, tetapi pemerintahannya hanya memiliki mayoritas tipis di parlemen, dan para kritikus mengatakan itu tidak sah.

Pemilihan di Sabah diadakan setelah sekutu Muhyiddin melakukan upaya pengambilalihan pemerintahan. Namun, bukannya menyerahkan kekuasaan, Muhyiddin justru membubarkan majelis negara bagian.

Baca juga: Klaim Mayoritas Parlemen, Anwar Ibrahim: Pemerintahan Muhyiddin Telah Jatuh

Sekitar 1,1 juta orang berhak memilih 73 kursi majelis di negara bagian Malaysia yang berlokasi di pulau Kalimantan.

Para analis mengatakan, pemungutan suara ini terlalu dini, dan hasilnya diperkirakan akan keluar Sabtu malam.

Hasilnya tidak akan secara langsung memengaruhi kekuasaan di tingkat nasional, tetapi ini adalah ujian utama dari popularitas Muhyiddin.

Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game 'Among Us'

Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game "Among Us"

Global
Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Global
Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Hendak Kabur, Remaja Palestina Tewas Dipukuli Tentara Israel

Hendak Kabur, Remaja Palestina Tewas Dipukuli Tentara Israel

Global
Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya

Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya

Global
Pengawalnya Positif Covid-19, Raja Thailand Dilarikan ke Rumah Sakit

Pengawalnya Positif Covid-19, Raja Thailand Dilarikan ke Rumah Sakit

Global
Viral Video Raja Thailand Vajiralongkorn Ucapkan Terima Kasih kepada Pendukungnya

Viral Video Raja Thailand Vajiralongkorn Ucapkan Terima Kasih kepada Pendukungnya

Global
Sarang 'Lebah Pembunuh' Ditemukan, Departemen Pertanian Washington Turunkan Kru Pembasmi

Sarang 'Lebah Pembunuh' Ditemukan, Departemen Pertanian Washington Turunkan Kru Pembasmi

Global
Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

Global
Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal di Usia 38 Tahun

Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal di Usia 38 Tahun

Global
Kumbang Tangguh Ini Jadi Inspirasi Ilmuwan untuk Rancang Pesawat Lebih Kuat

Kumbang Tangguh Ini Jadi Inspirasi Ilmuwan untuk Rancang Pesawat Lebih Kuat

Global
Seruan Agar Australia Melindungi Perempuan Korban KDRT Pemegang Visa Sementara

Seruan Agar Australia Melindungi Perempuan Korban KDRT Pemegang Visa Sementara

Global
Biografi Lee Kun-hee, Bos Samsung Perombak Perusahaan Warisan Ayahnya

Biografi Lee Kun-hee, Bos Samsung Perombak Perusahaan Warisan Ayahnya

Global
Kronologi Demo Nigeria: Kebrutalan Polisi dan Tuntutan Reformasi

Kronologi Demo Nigeria: Kebrutalan Polisi dan Tuntutan Reformasi

Global
Bunuh Korban dengan Racun 'Napas Iblis' Sepasang Kriminal Ini Dipenjara Seumur Hidup

Bunuh Korban dengan Racun "Napas Iblis" Sepasang Kriminal Ini Dipenjara Seumur Hidup

Global
komentar
Close Ads X