[POPULER GLOBAL] Keponakan Pablo Escobar Temukan Kantong Plastik Berisi Uang Senilai Rp 268 Miliar Tersembunyi di Dinding | Musuh Politik Bebuyutan, Akankah UMNO Lapangkan Jalan Anwar Ibrahim Jadi PM?

Kompas.com - 26/09/2020, 06:33 WIB
Pemimpin Oposisi Malaysia yang juga Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim berbicara pada konferensi pers di Hotel Le Meridien, Kuala Lumpur, Rabu siang (23/09/2020) menyampaikan dia telah mengamankan mayoritas di parlemen untuk menggulingkan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin AFPPemimpin Oposisi Malaysia yang juga Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim berbicara pada konferensi pers di Hotel Le Meridien, Kuala Lumpur, Rabu siang (23/09/2020) menyampaikan dia telah mengamankan mayoritas di parlemen untuk menggulingkan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin

KOMPAS.com - Berita terpopuler dari kanal global pada hari ini bervariasi mulai tentang penemuan uang ratusan miliar di rumah gembong narkoba oleh keponakannya, kemudian tentang Kim Jong Un yang meminta maaf soal pejabat Korea Selatan yang ditembak dan dibakar, hingga tentang drama politik Malaysia. 

Seperti apa kelanjutan berita tersebut? Simak selengkapnya hanya di Populer Global berikut ini.

1. Keponakan Pablo Escobar Temukan Kantong Plastik Berisi Uang Senilai Rp 268 Miliar Tersembunyi di Dinding

Seorang keponakan gembong narkoba terkenal, Pablo Escobar, mengatakan bahwa dia menemukan sebuah kantong plastik dengan uang senilai 18 juta dollar AS (sekitar Rp 268 miliar).

Melansir BBC, kantong plastik berisi uang itu ditemukan tersembunyi di dinding salah satu rumah pamannya itu.

Nicolás Escobar mengatakan kepada media Kolombia dan menunjukkan di mana dapat "mencari" uang di apartemen tempat dia tinggal di Kota Medellín.

Dia mengatakan, itu bukan pertama kalinya dia menemukan uang di tempat-tempat di mana pamannya dulu menghindari penangkapan karena Escobar dilaporkan menyembunyikan jutaan properti.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Keponakan Pablo Escobar Temukan Kantong Plastik Berisi Uang Senilai Rp 268 Miliar Tersembunyi di Dinding

2. Kim Jong Un Minta Maaf soal Pejabat Korsel yang Ditembak dan Dibakar

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, menyampaikan permintaan maafnya kepada Korea Selatan atas insiden penembakan warga Korsel di perbatasan.

Melansir Indian Express, kepada Korsel, Kim menyatakan bahwa insiden itu "seharusnya tidak terjadi" dan bahwa dia "menyesal karena telah mengecewakan".

Insiden awal pekan ini adalah pembunuhan pertama dalam sekitar satu dekade, dan Seoul menuntut Pyongyang untuk menunjukkan penyesalan atas perilakunya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Khawatir Air Laut Terinfeksi Virus Corona, Kim Jong Un Larang Rakyatnya Tangkap Ikan

Khawatir Air Laut Terinfeksi Virus Corona, Kim Jong Un Larang Rakyatnya Tangkap Ikan

Global
Semakin Berani, Demonstran Thailand Geruduk Markas Tentara

Semakin Berani, Demonstran Thailand Geruduk Markas Tentara

Global
Inspirasi Energi: Panas Bumi (3) Daftar Negara dengan PLTP Terbesar, Indonesia Peringkat 2

Inspirasi Energi: Panas Bumi (3) Daftar Negara dengan PLTP Terbesar, Indonesia Peringkat 2

Global
Kawan Trump, Presiden Bolsonaro Yakini Ada Penipuan dalam Pemilu AS

Kawan Trump, Presiden Bolsonaro Yakini Ada Penipuan dalam Pemilu AS

Global
Curhatan Kecewa Trump karena FBI Tidak Membantunya Tangani Penipuan Pemilu AS

Curhatan Kecewa Trump karena FBI Tidak Membantunya Tangani Penipuan Pemilu AS

Global
Seorang Detektif Ditembak Mati Istrinya Sendiri, Diduga karena Masalah Rumah Tangga

Seorang Detektif Ditembak Mati Istrinya Sendiri, Diduga karena Masalah Rumah Tangga

Global
Pembantaian Petani oleh Militan Boko Haram, Sekitar 40 Orang Tewas

Pembantaian Petani oleh Militan Boko Haram, Sekitar 40 Orang Tewas

Global
Kaki Joe Biden Retak, Ini Respons Donald Trump

Kaki Joe Biden Retak, Ini Respons Donald Trump

Global
Tuntut Pencarian Tentara yang Hilang, Ribuan Orang Berdemo di Armenia

Tuntut Pencarian Tentara yang Hilang, Ribuan Orang Berdemo di Armenia

Global
Pelabuhan Haifa, Israel Target Serangan Balasan atas Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

Pelabuhan Haifa, Israel Target Serangan Balasan atas Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

Global
Tolak Penerapan Lockdown, 150 Demonstran Ditahan Polisi

Tolak Penerapan Lockdown, 150 Demonstran Ditahan Polisi

Global
Akankah Era Film 'Blockbuster' Hollywood Berakhir di Pandemi Covid-19?

Akankah Era Film 'Blockbuster' Hollywood Berakhir di Pandemi Covid-19?

Global
UPDATE: Tulang Kaki Joe Biden Retak akibat Terpeleset

UPDATE: Tulang Kaki Joe Biden Retak akibat Terpeleset

Global
UEA Kecam Pembunuhan terhadap Ilmuwan Nuklir Top Iran, Minta Semua Pihak Tahan Diri

UEA Kecam Pembunuhan terhadap Ilmuwan Nuklir Top Iran, Minta Semua Pihak Tahan Diri

Global
Tak Tahan Terus Dipukuli, Wanita yang Hamil Muda Ini Lompat dari Lantai 4 untuk Melarikan Diri

Tak Tahan Terus Dipukuli, Wanita yang Hamil Muda Ini Lompat dari Lantai 4 untuk Melarikan Diri

Global
komentar
Close Ads X