Pilpres AS: Konsisten Ungguli Trump, Biden Dekati Magic Number 50 Persen

Kompas.com - 22/09/2020, 15:02 WIB

MIAMI, KOMPAS.com – Rekapitulasi sejumlah survei sepanjang satu pekan terakhir menunjukkan calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden, mempertahankan keunggulannya atas petahana Partai Republik Presiden Donald Trump.

Biden konsisten memimpin secara nasional dan di sejumlah negara bagian krusial atau swing states, yang akan menentukan siapa penghuni Gedung Putih pada 20 Januari 2021.

Di negara bagian Wisconsin, dua survei menunjukkan mantan Wakil Presiden Barack Obama itu unggul meyakinkan 6 dan 10 poin atas Trump.

Baca juga: Kematian Hakim Agung AS Bisa Picu Pertarungan Politik Paling Berisiko Trump-Biden

Biden unggul 52 persen berbanding 46 persen menurut jajak pendapat ABC News/The Washington Post.

Politisi kawakan berusia 77 tahun itu juga meraih 52 persen di Wisconsin menurut hasil survei CNN/SSRS. Namun, dalam survei ini Trump hanya dipilih 42 persen responden.

Biden juga mendapatkan kabar baik dari dua negara bagian yang memiliki demografi pemilih Hispanik yang signifikan, yaitu Arizona dan Florida.

Arizona yang secara tradisional merupakan basis suara Partai Republik kelihatannya akan mengubah pilihan politik pada pilpres 2020 ini.

Survei Universitas Monmouth memberikan keunggulan tipis 2 poin terhadap Biden, yaitu 48 persen berbanding 46 persen.

Baca juga: Hakim Agung AS Ini Meninggal, Dampaknya ke Pertarungan Politik Trump dan Joe Biden

Namun, Biden unggul telak jika mengacu pada survei Siena College/The New York Times Upshot yang menunjukkan dia meninggalkan jauh Trump dengan jarak 9 poin, yaitu 49 persen melawan 40 persen.

Sementara itu, di Florida, Biden memimpin 50 persen melawan 45 persen berdasarkan jajak pendapat oleh Universitas Monmouth.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nasib Tentara Rusia yang Dihukum Seumur Hidup: Di Antara Rencana Banding dan Ancaman Hukuman Balik Rusia

Nasib Tentara Rusia yang Dihukum Seumur Hidup: Di Antara Rencana Banding dan Ancaman Hukuman Balik Rusia

Global
Rusia Dituduh Lancarkan Operasi “Bumi Hangus” di Donbas, Serang Kota Tanpa Pandang Bulu

Rusia Dituduh Lancarkan Operasi “Bumi Hangus” di Donbas, Serang Kota Tanpa Pandang Bulu

Global
Puluhan Miliarder Baru Muncul dari Sektor Pangan Dunia Hanya dalam 24 Bulan, Apa Penyebabnya?

Puluhan Miliarder Baru Muncul dari Sektor Pangan Dunia Hanya dalam 24 Bulan, Apa Penyebabnya?

Global
Pria Ini Buat Rumah Anjing Mewah Seharga Rp 749 Juta, Punya Roller Coaster Khusus Anjing

Pria Ini Buat Rumah Anjing Mewah Seharga Rp 749 Juta, Punya Roller Coaster Khusus Anjing

Global
Alasan Mengapa Turki Tak Setuju Swedia dan Finlandia Gabung NATO

Alasan Mengapa Turki Tak Setuju Swedia dan Finlandia Gabung NATO

Global
Peran Indonesia dalam Bidang Pendidikan di ASEAN

Peran Indonesia dalam Bidang Pendidikan di ASEAN

Internasional
UN Watch Minta Semua Diplomat Rusia Mundur

UN Watch Minta Semua Diplomat Rusia Mundur

Global
Sri Lanka Naikkan Harga BBM Capai Rekor Tertinggi

Sri Lanka Naikkan Harga BBM Capai Rekor Tertinggi

Global
Arab Saudi Larang Warganya Kunjungi Indonesia dan 15 Negara Lainnya

Arab Saudi Larang Warganya Kunjungi Indonesia dan 15 Negara Lainnya

Global
Diplomat Veteran Rusia untuk PBB Mundur, Malu atas Serangan Negaranya ke Ukraina

Diplomat Veteran Rusia untuk PBB Mundur, Malu atas Serangan Negaranya ke Ukraina

Global
Biden Siap Angkat Senjata jika Taiwan Diserang, China: Jangan Ikut Campur

Biden Siap Angkat Senjata jika Taiwan Diserang, China: Jangan Ikut Campur

Global
UNICEF Sebut Negara-negara Kaya Tempatkan Anak-anak di Dunia dalam Bahaya, Ini Alasannya

UNICEF Sebut Negara-negara Kaya Tempatkan Anak-anak di Dunia dalam Bahaya, Ini Alasannya

Global
Kenapa di Jepang Tidak Boleh Bilang Cincin dan Mangkok, Ini Sebabnya

Kenapa di Jepang Tidak Boleh Bilang Cincin dan Mangkok, Ini Sebabnya

Internasional
20 Negara Tawarkan Bantuan Senjata Baru untuk Ukraina

20 Negara Tawarkan Bantuan Senjata Baru untuk Ukraina

Global
Rusia Tak Yakin Perlu Melanjutkan Hubungan dengan Barat, Prioritaskan China

Rusia Tak Yakin Perlu Melanjutkan Hubungan dengan Barat, Prioritaskan China

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.