Rusia Dikabarkan Kirim Tentara Bayaran ke Libya, Berasal dari Suriah

Kompas.com - 20/09/2020, 14:01 WIB
Tentara bayaran Rusia diduga turut terlibat dalam perang di Suriah, hal yang dibantah keras pemerintah Kremlin. SKY NEWSTentara bayaran Rusia diduga turut terlibat dalam perang di Suriah, hal yang dibantah keras pemerintah Kremlin.

QAMISHLI, KOMPAS.com – Rusia dilaporkan mengirim 400 tentara bayaran dari Qamishli, Suriah, ke Libya untuk bertempur bersama Khalifa Haftar.

Dilansir dari Yeni Safak, Minggu (20/9/2020), Rusia terus memperkuat pasukan Haftar di timur Libya untuk melawan Pemerintah Libya yang berbasis di Tripoli.

400 milisi tersebut berasal dari kelompok milisi Shabiha, sebuah kelompok yang dibentuk oleh Presiden Suriah Bashar al-Assad di Qamishli.

Milisi yang terdiri atas penjahat perang tersebut telah tiba di Pangkalan Udara Khmeimim di Provinsi Latakia, Suriah, setelah bertolak dari bandara Qamishli.

Baca juga: Gagal Kudeta Venezuela, Tentara Bayaran AS Terancam Hukuman 30 Tahun Penjara

Rusia juga dilaporkan menggelontorkan dana sekitar 1.500 dollar AS (Rp 22 juta) hingga 2.000 dollar AS (Rp 29 juta) perbulan untuk setiap tentara bayaran yang dikirim ke Libya dari Suriah.

Bulan lalu, Rusia mencapai kesepakatan di Qamishli dengan 1.000 orang yang berusia antara 20 hingga 45 tahun, yang juga diharapkan segera dikirim ke Libya.

Jumlah tentara bayaran yang dikirim Rusia untuk Haftar dari berbagai provinsi di Suriah sejauh ini diperkirakan melebihi 5.000 milisi sebagimana dilaporkan Yeni Safak.

Prajurit asing di barisan Haftar termasuk di antaranya adalah tentara bayaran Rusia, milisi Janjaweed yang dibawa dari Sudan, serta pemberontak bersenjata dari Chad.

Baca juga: Turki Dilaporkan Miliki Pasukan Bayangan, Siap Bergerak Jika Diperintah Erdogan

Halaman:

Sumber Yeni Safak
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Calon Direktur CIA Sebut Kunci Keamanan Nasional AS Adalah Perlawanan terhadap China

Calon Direktur CIA Sebut Kunci Keamanan Nasional AS Adalah Perlawanan terhadap China

Global
Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Global
2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

Global
Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Global
PBB Tekan Negara Teluk Beri Bantuan Rp 50 Triliun Lebih untuk Kelaparan Skala Besar di Yaman

PBB Tekan Negara Teluk Beri Bantuan Rp 50 Triliun Lebih untuk Kelaparan Skala Besar di Yaman

Global
Dokumen 'Sangat Rahasia' Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Dokumen "Sangat Rahasia" Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Global
Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Global
Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Global
[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

Global
Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Global
Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Global
Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli meski Ada Anak-anak

Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli meski Ada Anak-anak

Global
Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Global
Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Global
Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Global
komentar
Close Ads X