Berselisih Paham Ihwal Antifa, Trump Diisukan Akan Pecat Direktur FBI

Kompas.com - 19/09/2020, 15:33 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berpidato sebelum menyetujui seremoni dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic dan Perdana Menteri Kosovo Avdullah Hoti, di Oval Office Gedung Putih, Jumat (4/9/2020). AP/EVAN VUCCIPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat berpidato sebelum menyetujui seremoni dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic dan Perdana Menteri Kosovo Avdullah Hoti, di Oval Office Gedung Putih, Jumat (4/9/2020).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump memberikan petunjuk kuat bahwa dia akan mencopot Direktur FBI Christopher Wray.

Dilansir dari The Independent, Sabtu (19/9/2020), isu tersebut mengemuka karena ketidaksepahaman antara Trump dengan Wray dalam gerakan anti-fasis atau biasa disebut sebagai antifa.

Trump secara terbuka mengkritik Wray pekan ini atas komentar kepada Kongres AS tentang antifa dan campur tangan Rusia dalam pemilihan umum ( pemilu) mendatang.

Wray membuat marah Trump ketika dia memberi tahu anggota parlemen AS bahwa dia memandang antifa sebagai ideologi, bukan organisasi teroris.

Baca juga: Hakim Agung AS Ini Meninggal, Dampaknya ke Pertarungan Politik Trump dan Joe Biden

Hal itu yang membuatnya berselisih dengan Gedung Putih. Padahal, Wray ditunjuk langsung oleh Trump untuk mengepalai FBI pada 2017.

Dalam sidang di depan Komite Keamanan Dalam Negeri Kongres AS, Wray mengatakan bahwa dia menganggap antifa sebagai "hal yang nyata", tetapi membantahnya sebagai kelompok teror.

"Kami melihat antifa lebih sebagai ideologi atau gerakan daripada organisasi," kata Wray.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, Jumat (18/9/2020), Trump mencecar Wray dan menolak untuk mengesampingkan pemecatannya.

Baca juga: Mengenal tentang Antifa, Kelompok yang Disebut Teroris oleh Donald Trump

Antifa adalah kelompok yang buruk. Dan mereka adalah penjahat, dan mereka anarkis, dan mereka adalah agitator, dan mereka adalah penjarah dan perusuh," kata Trump.

Trump menambahkan, dia heran apabila ada orang yang berbeda pendapat dengannya mengenai antifa.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X