AS Blokir Download TikTok, China Merasa Di-bully dan Siap Balas

Kompas.com - 19/09/2020, 11:09 WIB
Ilustrasi TikTok ByteDance cnet.comIlustrasi TikTok ByteDance

BEIJING, KOMPAS.com - China pada Sabtu (19/9/2020) menuduh Amerika Serikat ( AS) "mem-bully" mereka dan mungkin akan membalas, setelah Washington memblokir download TikTok dan melarang penggunaan WeChat.

"China mendesak AS menghentikan penindasan, menghentikan tindakan yang salah dan dengan sungguh-sungguh mempertahankan aturan serta ketertiban internasional yang adil dan transparan," kata pernyataan Kementerian Perdagangan China dikutip dari AFP.

"Jika AS bersikeras menempuh jalannya sendiri, China akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk secara tegas melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan-perusahaan China."

Baca juga: Mulai Besok, AS Bakal Larang Warganya Unduh Aplikasi TikTok

AS menindak dua aplikasi China itu pada Jumat (18/9/2020) dengan alasan membahayakan keamanan nasional, yang meningkatkan perselisihan dengan Beijing soal teknologi digital.

Di bawah perintah tersebut, aplikasi WeChat milik Tencent tidak bisa diakses di "Negeri Paman Sam" mulai Minggu (20/9/2020).

Sementara itu pengguna TikTok tak bisa meng-install update tetapi masih bisa mengakses aplikasi itu sampai 12 November.

Baca juga: Pendiri Instagram Jadi Kandidat CEO TikTok

Halaman:

Sumber AFP,Sky News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Raja Malaysia Segera Adakan Konsultasi dengan Penguasa Kerajaan Lain Setelah Terima Proposal Keadaan Darurat

Raja Malaysia Segera Adakan Konsultasi dengan Penguasa Kerajaan Lain Setelah Terima Proposal Keadaan Darurat

Global
Erdogan Sindir Presiden Perancis untuk Periksa Mental

Erdogan Sindir Presiden Perancis untuk Periksa Mental

Global
Mantan Pramugari Bercinta dengan Remaja di Sekolah, Hanya Dipenjara Seminggu

Mantan Pramugari Bercinta dengan Remaja di Sekolah, Hanya Dipenjara Seminggu

Global
Minta Berhubungan Seks sebagai Ganti Bantuan Kemanusiaan, Staf Inggris Akan Dipecat

Minta Berhubungan Seks sebagai Ganti Bantuan Kemanusiaan, Staf Inggris Akan Dipecat

Global
Pemuda Jepang Ciptakan Layanan Teman Bercerita untuk Tekan Angka Bunuh Diri

Pemuda Jepang Ciptakan Layanan Teman Bercerita untuk Tekan Angka Bunuh Diri

Global
Polandia Zona Merah Covid-19, Presidennya Positif Corona

Polandia Zona Merah Covid-19, Presidennya Positif Corona

Global
Kesepian dan Depresi Diisolasi, Lansia Berharap Tidak Ada Lagi Lockdown

Kesepian dan Depresi Diisolasi, Lansia Berharap Tidak Ada Lagi Lockdown

Global
AstraZeneca Akan Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19 di AS

AstraZeneca Akan Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19 di AS

Global
Efek Kebijakan Imigrasi Trump, Ratusan Anak Migran Terpisah dari Orangtua

Efek Kebijakan Imigrasi Trump, Ratusan Anak Migran Terpisah dari Orangtua

Global
Pertama Kalinya dalam 13 Tahun, Jepang Akan Rekrut Astronaut pada 2021

Pertama Kalinya dalam 13 Tahun, Jepang Akan Rekrut Astronaut pada 2021

Global
Pistachio, Anjing Berbulu Hijau yang Langka Lahir di Italia

Pistachio, Anjing Berbulu Hijau yang Langka Lahir di Italia

Global
Pemilik Kastil Setan Bernilai Rp 52,1 Miliar Mulai Merasakan Tempatnya Berhantu

Pemilik Kastil Setan Bernilai Rp 52,1 Miliar Mulai Merasakan Tempatnya Berhantu

Global
Mufti Damaskus yang Tewas dalam Ledakan Mobil adalah Seorang Pejuang

Mufti Damaskus yang Tewas dalam Ledakan Mobil adalah Seorang Pejuang

Global
Seorang Wanita Telantarkan Bayi 4 Bulan Positif Covid-19

Seorang Wanita Telantarkan Bayi 4 Bulan Positif Covid-19

Global
Petani Australia Putus Asa, Desak agar Backpacker Segera Didatangkan

Petani Australia Putus Asa, Desak agar Backpacker Segera Didatangkan

Global
komentar
Close Ads X