[POPULER GLOBAL] Pesta Pernikahan Jadi Superspreader Virus Corona | Bakteri Penyakit Bocor dari Lab China, Ribuan Orang Terinfeksi

Kompas.com - 19/09/2020, 04:00 WIB
Ilustrasi pernikahan RomannoIlustrasi pernikahan

KOMPAS.com - Berita terpopuler dari kanal global datang dari Amerika Serikat (AS). Sebuah pesta pernikahan di pedesaan Maine, AS berujung maut.

Sementara itu, dari China dikabarkan bahwa ribuan orang di bagian barat laut China dinyatakan positif mengidap penyakit bakteri. 

Seperti apa kelanjutan beritanya? Selengkapnya simak di populer global edisi Jumat (18/9/2020) sampai Sabtu (19/9/2020) berikut ini.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Negara Kaya Disebut Sudah Borong Lebih dari Setengah Calon Vaksin Covid-19 | Nasionalisme Vaksin Berdampak pada COVAX, Ini Faktanya...

1. Pesta Pernikahan jadi Superspreader Virus Corona, 7 Tewas dan 177 Terinfeksi

 

Sebuah pesta pernikahan di pedesaan Maine, Amerika Serikat ( AS), berujung maut setelah menjadi superspreader virus corona yang menyebabkan 7 orang tewas dan 177 lainnya terinfeksi. \

Pernikahan pada awal Agustus itu dihadiri 65 orang, melanggar batas resmi 50 orang yang diizinkan berkumpul di sebuah pertemuan.

Seremoni di gereja dilanjutkan dengan resepsi di Big Moose Inn, keduanya berlokasi di Millinocket kota kecil di AS yang hanya berpopulasi 4.000 penduduk.

Selengkapnya baca di sini.

Baca juga: Pesta Pernikahan jadi Superspreader Virus Corona, 7 Tewas dan 177 Terinfeksi

2. Bakteri Penyakit Bocor dari Lab China, Ribuan Orang Terinfeksi

Ribuan orang di China barat laut dinyatakan positif mengidap penyakit bakteri, setelah kebocoran terjadi di pabrik biofarmasi milik negara yang membuat vaksin hewan tahun lalu.

Pejabat kesehatan di kota Lanzhou mengatakan, 3.245 orang telah terjangkit brucellosis, penyakit yang sering disebabkan oleh kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi, atau produk hewani yang dapat menyebabkan demam, nyeri sendi, dan sakit kepala.

Kemudian 1.401 orang lainnya dinyatakan positif di tahap awal mengidap penyakit itu, dan otoritas kesehatan mengatakan sejauh ini tidak ada bukti penularan antarmanusia.

Selengkapnya simak di sini.

Baca juga: Bakteri Penyakit Bocor dari Lab China, Ribuan Orang Terinfeksi

3. Bagaimana 5 Pandemi Terburuk dalam Sejarah Berakhir?

Perkembangan peradaban manusia seiring dengan penyakit menular. Sejumlah besar orang tinggal berdekatan satu sama lain, dengan hewan, seringkali dengan sanitasi dan nutrisi yang buruk, semua itu membuat perkembang biakan subur bagi penyakit.

Dan kini, rute perdagangan luar negeri yang luas, mudah dan cepat mampu menjadi sarana bagi penyebaran infeksi virus Covid-19 yang begitu cepat dan masif, menciptakan pandemi global.

Dengan Covid-19 yang tidak diketahui kapan akan berakhir, orang-orang mungkin hanya bisa bercermin dari wabah-wabah yang pernah terjadi sebelumnya.

Selengkapnya simak di sini.

Baca juga: Bagaimana 5 Pandemi Terburuk dalam Sejarah Berakhir?

4. Covid-19 Mereda, Kasus Infeksi Harian di Singapura Sentuh Angka Terendah dalam 6 Bulan

Kabar baik kembali datang dari negeri “Singa”. Kasus harian Covid-19 di Singapura menyentuh angka terendah dalam 6 bulan terakhir.

Data terbaru yang diberitakan Kementerian Kesehatan Singapura (MOH), Kamis malam (17/9/2020) melaporkan 18 kasus baru.

Angka ini terendah sejak 17 kasus pada 16 Maret. Dari 18 kasus, 1 kasus adalah kasus komunal atau community cases dan 2 adalah kasus impor. Sisanya 15 adalah kasus dari asrama pekerja asing.

Simak selengkapnya di sini.

Baca juga: Covid-19 Mereda, Kasus Infeksi Harian di Singapura Sentuh Angka Terendah dalam 6 Bulan


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X