[POPULER GLOBAL] Negara Kaya Disebut Sudah Borong Lebih dari Setengah Calon Vaksin Covid-19 | "Nasionalisme Vaksin" Berdampak pada COVAX, Ini Faktanya...

Kompas.com - 18/09/2020, 06:11 WIB
Ilustrasi vaksin corona. Vaksin virus corona yang dikembangkan Rusia, Sputnik V diragukan ilmuwan Barat, terkait data keamanan vaksin yang dikembangkan untuk mencegah Covid-19. SHUTTERSTOCK/Orpheus FXIlustrasi vaksin corona. Vaksin virus corona yang dikembangkan Rusia, Sputnik V diragukan ilmuwan Barat, terkait data keamanan vaksin yang dikembangkan untuk mencegah Covid-19.

KOMPAS.com - Berita terpopuler dari kanal global adalah berita tentang negara-negara kaya yang sudah memborong lebih dari setengah calon vaksin Covid-19.

Selanjutnya, berita tentang dampak "nasionalisme vaksin" terhadap COVAX. Berikut berita populer global selengkapnya.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] AS Bersumpah Cegah Iran Beli Senjata | Yoshihide Suga Jadi PM Jepang

1. Negara Kaya Disebut Sudah Borong Lebih dari Setengah Calon Vaksin Covid-19

Sekelompok negara kaya, mewakili 13 persen populasi dunia, dilaporkan memborong lebih dari separuh calon vaksin Covid-19.

Kabar itu berdasarkan laporan organisasi non-pemerintah Oxfam yang menganalisa data yang sudah dikumpulkan oleh perusahaan analisa, Airfinity.

Oxfam membuat data itu setelah meneliti kesepakatan yang dibuat perusahaan farmasi atas lima kandidat vaksin yang sudah memasuji uji coba tahap akhir.

Baca juga: Negara Kaya Disebut Sudah Borong Lebih dari Setengah Calon Vaksin Covid-19

2. "Nasionalisme Vaksin" Berdampak pada COVAX, Ini Faktanya...

Setelah Covid-19 dinyatakan sebagai penyakit darurat kesehatan dan wabah internasional pada 30 Januari, para ilmuwan mulai meneliti dan mengerjakan vaksin.

Meski negara-negara kaya menggaungkan ' nasionalisme vaksin' yang semakin menjadi perhatian, beberapa organisasi internasional termasuk WHO justru memberikan dukungan mereka untuk Covid-19 Global Access (COVAX).

Hal itu mendorong negara-negara lain menandatangani kesepakatan yang telah dirancang untuk menyediakan 2 miliar dosis vaksin pada akhir tahun 2021.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selandia Baru Selangkah Lagi Legalkan Euthanasia, Bagaimana dengan Ganja?

Selandia Baru Selangkah Lagi Legalkan Euthanasia, Bagaimana dengan Ganja?

Global
200 Hari Tanpa Kasus Covid-19, Ini Rumus Keberhasilan Taiwan

200 Hari Tanpa Kasus Covid-19, Ini Rumus Keberhasilan Taiwan

Global
Insinyur Muda Indonesia di Inggris Siap Bantu Tangani Covid-19 di Tanah Air, Ini Programnya

Insinyur Muda Indonesia di Inggris Siap Bantu Tangani Covid-19 di Tanah Air, Ini Programnya

Global
Tak Berdiri Saat Lagu Nasional Dikumandangkan, Siswa Ditempeleng Penjual Makanan

Tak Berdiri Saat Lagu Nasional Dikumandangkan, Siswa Ditempeleng Penjual Makanan

Global
[Cerita Dunia] 17 Tahun Silam Mahathir Mohamad Pertama Kali Mundur dari Panggung Politik Malaysia

[Cerita Dunia] 17 Tahun Silam Mahathir Mohamad Pertama Kali Mundur dari Panggung Politik Malaysia

Global
Para Pemimpin Dunia Kecam Serangan Teror di Perancis

Para Pemimpin Dunia Kecam Serangan Teror di Perancis

Global
Presiden Aljazair Dipindah ke Jerman Setelah Dirawat di Aljir

Presiden Aljazair Dipindah ke Jerman Setelah Dirawat di Aljir

Global
Perayaan Hari Orang Mati di Meksiko Lesu akibat Wabah Corona

Perayaan Hari Orang Mati di Meksiko Lesu akibat Wabah Corona

Global
Dianggap Mengglorifikasi Kekerasan, Twit Mahathir Mohammad Dihapus

Dianggap Mengglorifikasi Kekerasan, Twit Mahathir Mohammad Dihapus

Global
AS Sahkan Warganya Cantumkan Israel sebagai Negara dari Yerusalem di Paspor

AS Sahkan Warganya Cantumkan Israel sebagai Negara dari Yerusalem di Paspor

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Kim Yo Jong, Adik Kim Jong Un yang Jabatannya Terus Menanjak

[Biografi Tokoh Dunia] Kim Yo Jong, Adik Kim Jong Un yang Jabatannya Terus Menanjak

Global
Detik-detik Teror Brutal di Gereja Notre-Dame Perancis

Detik-detik Teror Brutal di Gereja Notre-Dame Perancis

Global
Rebut Wilayah Pendudukan Armenia, Azerbaijan Bentuk Administrasi Khusus

Rebut Wilayah Pendudukan Armenia, Azerbaijan Bentuk Administrasi Khusus

Global
Sekitar 140 Migran Afrika Tenggelam dalam Kecelakaan di Lepas Pantai Senegal

Sekitar 140 Migran Afrika Tenggelam dalam Kecelakaan di Lepas Pantai Senegal

Global
Muslim Perancis Prihatin dan Bersimpati atas Pembunuhan di Gereja Kota Nice

Muslim Perancis Prihatin dan Bersimpati atas Pembunuhan di Gereja Kota Nice

Global
komentar
Close Ads X