Mantan Menpora Malaysia Syed Saddiq Daftarkan Partai Muda yang Didirikannya

Kompas.com - 17/09/2020, 14:48 WIB
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia Syed Saddiq Instagram Syed SaddiqMantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia Syed Saddiq

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia Syed Saddiq mendaftarkan partainya, Partai Muda, atau Malaysian United Democratic Alliance.

Anggota partlemen dari daerah pemilihan Muar itu datang ke kantor pusat Pendaftaran Masyarakat (ROS) pada Kamis (17/9/2020).

Baca juga: Dituduh Mahathir Memecah Dukungan Melayu, Ini Jawaban Syed Saddiq

Kepada awak media, Syed Saddiq menerangkan meski namanya adalah Partai Muda, partai itu tidak fokus kepada golongan usia tertentu.

"Partai ini akan melambangkan semua lapisan masyarakat. Tidak peduli dari agama, ras, maupun umur berapa orang itu," tegas dia.

Mantan Menpora di era pemerintahan Mahathir Mohamad itu menerangkan, pihaknya menyambut baik kandidat yang mempunyai ideologi, visi dan perjuangan sama.

"Muda akan menjadi partai bagi semua ras dan agama, di mana sebagian besar pemimpinnya berasal dari golongan milenial," kata dia.

Dilansir The Star, dia menyatakan baru akan mengumumkan struktur kepengurusannya kemudian, saat menanggapi pertanyaan apakah dia bakal menjadi ketuanya.

Politisi berusia 27 tahun tersebut mengklaim, banyak yang tertarik bergabung dengannya demi membawa angin perubahan ke Malaysia.

Sebelum mendirikan partai, dia merupakan ketua sayap muda Partai Pribumi yang dipimpin Mahathir sebelum tidak mendapat tempat di era Muhyidiin.

Mahathir yang merupakan mentor politiknya itu sempat berseloroh bahwa partai Syed Saddiq hanya akan membawa perpecahan di kalangan Melayu.

Selain itu, politisi gaek berjuluk Dr M tersebut menuding Syed tidak akan memberikan tempat kepada para politisi generasi tua.

Baca juga: Mahathir Tidak Yakin Partai Milenial Syed Saddiq Akan Menang Pemilu


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suriah Minta Tukar Sandera dengan Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS

Suriah Minta Tukar Sandera dengan Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS

Global
Kasus Guru Dipenggal karena Tunjukkan Kartun Nabi Muhammad, Polisi Perancis Tahan 15 Orang

Kasus Guru Dipenggal karena Tunjukkan Kartun Nabi Muhammad, Polisi Perancis Tahan 15 Orang

Global
Abaikan Larangan Berenang, Video Perlihatkan Pria Ini Diterkam Buaya

Abaikan Larangan Berenang, Video Perlihatkan Pria Ini Diterkam Buaya

Global
Temuannya Berpotensi Sembuhkan Covid-19, Gadis Ini Dihadiahi Rp 366 Juta

Temuannya Berpotensi Sembuhkan Covid-19, Gadis Ini Dihadiahi Rp 366 Juta

Global
Indonesia Tolak Permintaan AS Daratkan Pesawat Mata-mata P-8 Poseidon di Tanah Air

Indonesia Tolak Permintaan AS Daratkan Pesawat Mata-mata P-8 Poseidon di Tanah Air

Global
Kawasan di Kanada Ini Masih Bebas Virus Corona, Kok Bisa?

Kawasan di Kanada Ini Masih Bebas Virus Corona, Kok Bisa?

Global
Belanda Mau Ganti Rugi Rp 86 Juta ke Anak-anak Pejuang Indonesia yang Dieksekusi, tapi...

Belanda Mau Ganti Rugi Rp 86 Juta ke Anak-anak Pejuang Indonesia yang Dieksekusi, tapi...

Global
Hanya Menatap Kamera Ponsel, Pria Ini Jadi Bintang TikTok

Hanya Menatap Kamera Ponsel, Pria Ini Jadi Bintang TikTok

Global
Pria Ini Merasa Bangga Mengenakan Rok dan Sepatu Hak Tinggi Saat Bekerja

Pria Ini Merasa Bangga Mengenakan Rok dan Sepatu Hak Tinggi Saat Bekerja

Global
Sistem Praperadilan Korea Utara Dilaporkan Tidak Manusiawi, Penuh Siksaan

Sistem Praperadilan Korea Utara Dilaporkan Tidak Manusiawi, Penuh Siksaan

Global
Pekerja Gelap Tak Diampuni, Bagaimana Nasib Pertanian Australia?

Pekerja Gelap Tak Diampuni, Bagaimana Nasib Pertanian Australia?

Global
Penanganan Covid-19 Dinilai Buruk, Pengaruh Diplomatik Indonesia Anjlok pada 2020

Penanganan Covid-19 Dinilai Buruk, Pengaruh Diplomatik Indonesia Anjlok pada 2020

Global
Kisah Perang: 7 Bunker Terbesar di Dunia, Ada Starbucks dan Bioskopnya

Kisah Perang: 7 Bunker Terbesar di Dunia, Ada Starbucks dan Bioskopnya

Global
Tak Hanya Soekarno, Presiden Jokowi Juga Dijadikan Nama Jalan di Luar Negeri

Tak Hanya Soekarno, Presiden Jokowi Juga Dijadikan Nama Jalan di Luar Negeri

Global
Presiden Jokowi Akan Sambut Kunjungan PM Jepang Yoshihide Suga

Presiden Jokowi Akan Sambut Kunjungan PM Jepang Yoshihide Suga

Global
komentar
Close Ads X