Citra Satelit Tunjukkan Asap Kebakaran Bagian Barat AS Capai Eropa

Kompas.com - 16/09/2020, 18:31 WIB
Asap dari kebakaran hutan dan kabut mengaburkan pemandangan laut dari Grand View Park di San Francisco, Senin, 14 September 2020. AP/Jeff ChiuAsap dari kebakaran hutan dan kabut mengaburkan pemandangan laut dari Grand View Park di San Francisco, Senin, 14 September 2020.

BERLIN, KOMPAS.com - Citra satelit menunjukkan bahwa asap dari kebakaran hutan di bagian barat Amerika Serikat telah mencapai hingga Eropa.

Melansir The Associated Press (AP), pakar pada Rabu (16/9/2020) mengatakan bahwa asap dari kebakaran hutan di bagian barat AS telah mencapai hingga Eropa.

Data yang dikumpulkan oleh Copernicus Atmosphere Monitoring Service Uni Eropa mengungkap bahwa asap dari kebakaran telah menempuh jarak sejauh 8.000 kilometer (hampir 5.000 mil) melalui lapisan atmosfer ke Inggris dan bagian lain di Eropa Utara.

Baca juga: Sebut Kebakaran California Mendingin, Trump Tepis Isu Perubahan Iklim

Pusat Prakiraan Cuaca Jarak Menengah Eropa, yang mengoperasikan beberapa sistem pemantauan satelit Copernicus, mengatakan bahwa kebakaran di California, Oregon dan negara bagian Washington, AS telah mengeluarkan sekitar 30,3 juta metrik ton (33,4 juta ton) karbon.

“Skala dan besarnya kebakaran ini berada pada tingkat yang jauh lebih tinggi daripada 18 tahun [lalu] yang dicakup data pemantauan kami, sejak 2003,” kata Mark Parrington, ilmuwan senior dan ahli kebakaran di Copernicus Atmosphere Monitoring Service.

Parrington mengatakan ketebalan asap dari kebakaran, yang dikenal sebagai kedalaman optik aerosol atau AOD, sangat besar, menurut pengukuran satelit.

Baca juga: Kebakaran California Ubah Langit Jadi Oranye, Warga: Rasanya Seperti Kiamat

“Kami telah melihat bahwa level AOD telah mencapai nilai yang sangat tinggi yaitu tujuh atau lebih, yang telah dikonfirmasi oleh pengukuran berbasis darat yang independen,” katanya.

“Untuk lebih jelasnya [sebagai perbandingan], AOD satu sudah menunjukkan banyak aerosol di atmosfer.”

Sebelumnya, dikutip BBC Indonesia, gumpalan asap dari kebakaran hutan di negara bagian California, Amerika Serikat ( AS), menyelimuti kota San Francisco dan menyebabkan langit di wilayah tersebut berubah menjadi oranye.

Baca juga: Kebakaran California Tahun Ini Salah Satu yang Terbesar Sepanjang Masa

 

Sekitar 14.000 petugas pemadam kebakaran sedang memerangi 28 titik kebakaran besar di California, di tengah gelombang udara panas bersejarah yang melanda wilayah itu.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X