Microsoft Gagal Oracle pun Jadi, Kenapa AS "Ngebet" Beli TikTok?

Kompas.com - 14/09/2020, 09:19 WIB
Ilustrasi logo TikTok di konflik AS-China. REUTERS/FLORENCE LOIlustrasi logo TikTok di konflik AS-China.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) terus mengejar pembelian operasional TikTok. Setelah proposal Microsoft ditolak, kini aplikasi itu disebut jatuh ke tangan Oracle Corp.

The Wall Street Journal melaporkan, Oracle akan diumumkan sebagai mitra teknologi TikTok di AS. Kesepakatan pun tidak akan disusun sebagai penjualan langsung.

" ByteDance memberi tahu kami hari ini bahwa mereka tidak akan menjual operasi TikTok AS ke Microsoft," kata Microsoft dikutip dari Bloomberg Senin (14/9/2020).

Baca juga: Pinangan Microsoft Ditolak, TikTok Dikabarkan Jatuh ke Tangan Oracle

"Kami yakin proposal kami akan baik untuk pengguna TikTok, sekaligus melindungi kepentingan keamanan nasional," sambungnya.

Beralihnya kandidat pemegang TikTok di AS dari Microsoft ke Oracle ini terjadi di tengah tenggat waktu yang semakin dekat, bagi aplikasi video milik perusahaan China itu untuk menjual atau menutup operasionalnya di "Negeri Paman Sam".

Sebab, TikTok kini menjadi pusat ketegangan diplomatik baru antara Washington dan Beijing.

Baca juga: Setelah TikTok, India Blokir PUBG dan 118 Aplikasi Lain dari China

Presiden AS Donald Trump pada 6 Agustus telah memberi orang-orang Amerika batas waktu 45 hari untuk berhenti berbisnis dengan perusahaan induk TikTok di China, ByteDance.

Larangan Trump dinilai untuk mendorong penjualan aplikasi yang telah diunduh lebih dari 1 miliar pengguna di seluruh dunia itu ke perusahaan AS.

Trump mengklaim TikTok dapat dipakai China untuk mengawasi lokasi karyawan federal, membuat dokumen untuk pemerasan, dan melakukan spionase perusahaan. Dia khawatir data-data publik AS bisa diakses China.

TikTok membantah tuduhan itu dan membalasnya dengan berbagai kecaman serta menggugat pemerintahan AS ke pengadilan pada Senin (24/8/2020).

Baca juga: Buntut Konflik Panjang dengan AS, Begini Nasib TikTok Sekarang

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Anggota Parlemen Oklahoma Usulkan Musim Berburu 'Bigfoot'

Seorang Anggota Parlemen Oklahoma Usulkan Musim Berburu 'Bigfoot'

Global
Dijuluki Manusia Terkotor di Dunia, Amou Haji Tak Mandi Selama 67 Tahun

Dijuluki Manusia Terkotor di Dunia, Amou Haji Tak Mandi Selama 67 Tahun

Global
Siapakah Shurahbil bin Hasana, Sahabat Nabi yang Dirikan Masjid di Israel?

Siapakah Shurahbil bin Hasana, Sahabat Nabi yang Dirikan Masjid di Israel?

Global
Rebelo de Sousa Kembali Terpilih sebagai Presiden Portugal meski Kasus Covid-19 Melonjak

Rebelo de Sousa Kembali Terpilih sebagai Presiden Portugal meski Kasus Covid-19 Melonjak

Global
China Ganggu Taiwan Lagi, Kali Ini Beijing Kirim 12 Jet Tempur

China Ganggu Taiwan Lagi, Kali Ini Beijing Kirim 12 Jet Tempur

Global
Pemerintah Chile Minta Maaf Setelah Salah Umumkan Peringatan Tsunami

Pemerintah Chile Minta Maaf Setelah Salah Umumkan Peringatan Tsunami

Global
Dubes Korea Utara Membelot ke Korsel Sejak 2019, Baru Ketahuan Sekarang

Dubes Korea Utara Membelot ke Korsel Sejak 2019, Baru Ketahuan Sekarang

Global
Inspirasi Energi: Tahun Bersejarah, Listrik Energi Terbarukan di Uni Eropa Kalahkan Batubara

Inspirasi Energi: Tahun Bersejarah, Listrik Energi Terbarukan di Uni Eropa Kalahkan Batubara

Global
Selandia Baru Belum Aman dari Covid-19, Varian Baru Virus Corona Sudah Masuk

Selandia Baru Belum Aman dari Covid-19, Varian Baru Virus Corona Sudah Masuk

Global
China Ganggu Taiwan, AS Kerahkan Kapal Induknya ke Laut China Selatan

China Ganggu Taiwan, AS Kerahkan Kapal Induknya ke Laut China Selatan

Global
Hong Kong Cabut Lockdown Usai Menguji 7.000 Orang dalam 2 Hari

Hong Kong Cabut Lockdown Usai Menguji 7.000 Orang dalam 2 Hari

Global
Taiwan Karantina 5.000 Orang karena Klaster Covid-19 dari Rumah Sakit

Taiwan Karantina 5.000 Orang karena Klaster Covid-19 dari Rumah Sakit

Global
Suami Ditusuk Istri karena Dikira Selingkuh, padahal Foto Lama Mereka

Suami Ditusuk Istri karena Dikira Selingkuh, padahal Foto Lama Mereka

Global
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador Dinyatakan Positif Covid-19

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador Dinyatakan Positif Covid-19

Global
7 Fakta Meme Bernie Sanders yang Viral sampai Indonesia

7 Fakta Meme Bernie Sanders yang Viral sampai Indonesia

Global
komentar
Close Ads X