Kampanye Pemilu AS Dimulai, Biden Ungguli Trump di Swing State Krusial

Kompas.com - 13/09/2020, 18:54 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan lawannya di pemilu 2020, mantan Wakil Presiden Joe Biden. AFPPresiden Amerika Serikat Donald Trump dan lawannya di pemilu 2020, mantan Wakil Presiden Joe Biden.

MILWAUKEE, KOMPAS.com – Calon presiden (capres) dari Partai Demokrat Joe Biden mempertahankan status favoritnya untuk menjadi presiden ke-46 Amerika Serikat ( AS).

Rekapitulasi dari serangkaian hasil survei pada satu pekan terakhir sejak kampanye pemilu AS 2020 resmi dimulai, menunjukkan keunggulan Biden atas Presiden Donald Trump secara nasional dan di sejumlah swing states krusial.

Survei Swing State

Istilah swing states memang kerap muncul di banyak pemberitaan mengenai kampanye pilpres AS. Lantas apa sebenarnya swing states itu?

Swing State didefinisikan sebagai negara-negara bagian kompetitif yang menjadi kunci penentu pemenang pilpres. Kedua partai yaitu Demokrat dan Republik memiliki kekuatan yang berimbang dan peluang yang sama untuk memenangkan swing states.

Baca juga: Gedung Putih Hentikan Laporan Keamanan Pemilu AS ke Kongres

Ada belasan swing state di pilpres AS 2020, dan enam yang menjadi fokus utama adalah Wisconsin, Pennsylvania, Michigan, Florida, Arizona, serta North Carolina.

Survei dengan metode live interview ini menghubungi calon pemilih atau likely voters menghasilkan kabar baik untuk Biden.

Wapres di masa Presiden Barack Obama itu memimpin dengan jarak relatif aman di Wisconsin berdasarkan hasil dari dua lembaga survei ternama.

Marquette Law School merilis Biden unggul 48 persen melawan 44 persen yang diraih Trump.

Baca juga: Kalau Trump Nyinyir Lagi Saat Pemilu AS, Ini yang Akan Dilakukan Media Sosial

Hasil survei The New York Times/Siena College menunjukkan Biden berjarak 5 poin atas Trump. Biden didukung 48 persen pemilih sedangkan Trump 43 persen.

Biden difavoritkan memenangkan Pennsylvania, negara bagian di mana dia dilahirkan. Survei NBC News/Marist College memberikannya keunggulan telak 9 poin atas Trump yaitu 53 persen berbanding 44 persen.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Global
Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Global
Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Global
Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Global
Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Global
Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Global
Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Global
Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Global
11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

Global
Singapura Akan Mulai Vaksin Warga dari Covid-19 pada 2021

Singapura Akan Mulai Vaksin Warga dari Covid-19 pada 2021

Global
Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Global
Di Umur 95 Tahun, Mahathir Mohamad Kembali Calonkan Diri sebagai PM Malaysia

Di Umur 95 Tahun, Mahathir Mohamad Kembali Calonkan Diri sebagai PM Malaysia

Global
Sudan Transfer AS Rp 4,9 Triliun untuk Keluar dari Daftar Negara Terorisme

Sudan Transfer AS Rp 4,9 Triliun untuk Keluar dari Daftar Negara Terorisme

Global
Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Global
Jerman Dakwa Operator Darknet dengan Lebih dari 249.000 Kejahatan Siber Lewat 900 Server Gelap

Jerman Dakwa Operator Darknet dengan Lebih dari 249.000 Kejahatan Siber Lewat 900 Server Gelap

Global
komentar
Close Ads X