2 Jurnalis Asing Kabur, China Tuduh Kedubes Australia Halangi Penyelidikan

Kompas.com - 10/09/2020, 20:03 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, saat menghadiri konferensi pers di Beijing, China, 8 April 2020. Carlos Garcia Rawlins/REUTERSJuru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, saat menghadiri konferensi pers di Beijing, China, 8 April 2020.

BEIJING, KOMPAS.com - Beijing pada Kamis (10/9/2020) menuduh Kedutaan Besar Australia menghalangi penyelidikan terhadap dua jurnalis asing yang kabur dari China.

Perselisihan antara kedua negara belakangan ini merembet sampai ke para jurnalisnya, setelah gesekan di sektor perdagangan, keamanan, dan virus corona.

Sebanyak dua koresponden yang bekerja untuk media Australia, Bill Bartles dan Michael Smith, melarikan diri dari China pada Senin malam (7/9/2020) di bawah perlindungan diplomatik karena takut ditangkap.

Baca juga: Intel Australia Diklaim Gerebek Rumah 4 Jurnalis China, Tablet Anak Disita Juga

Kedua pria itu sebelumnya telah diinterogasi tentang warga Australia lainnya yakni Cheng Lei, yang bekerja sebagai pembawa berita tv pemerintah China.

Secara misterius Lei ditahan selama hampir sebulan atas hukum keamanan nasional.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menuduh Kedutaan Besar Australia di China hari ini membantu Bartles dan Smith kabur dan "menghindari penyelidikan China".

"Tindakan ini melampaui perlindungan konsuler," katanya, seraya menambahkan mereka malah mencampuri "urusan dalam negeri dan kedaulatan peradilan China".

Baca juga: Didatangi Polisi, 2 Wartawan Australia Ini Dievakuasi dari China

Mengutip penggerebekan 26 Juni di rumah 4 wartawan media pemerintah China oleh intel Australia, Zhao menyalahkan Canberra atas "kemunafikannya".

"Australia mengatakan interogasi terhadap wartawan China sesuai dengan prosedur normal, tetapi mengatakan China terlibat dalam diplomasi sandera," kata Zhao kepada wartawan dikutip dari AFP.

Baik ASIO selaku badan intel utama Australia maupun Polisi Federal Australia tidak mengonfirmasi penggerebekan terhadap 4 jurnalis China pada 26 Juni.

Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video TikTok Sasha Obama Menari yang Viral Dihapus, Ada Apa?

Video TikTok Sasha Obama Menari yang Viral Dihapus, Ada Apa?

Global
Ditolak di 3 Rumah Sakit, Ibu Terjangkit Covid-19 Ini Meninggal Saat Melahirkan

Ditolak di 3 Rumah Sakit, Ibu Terjangkit Covid-19 Ini Meninggal Saat Melahirkan

Global
PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat-obatan Paling Berbahaya di Dunia

PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat-obatan Paling Berbahaya di Dunia

Global
UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-Militerisasi

UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-Militerisasi

Global
Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Global
Misi Sukses, China Bawa Sampel Material Bulan ke Bumi

Misi Sukses, China Bawa Sampel Material Bulan ke Bumi

Global
Pindahkan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Bangladesh Tuai Kontroversi

Pindahkan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Bangladesh Tuai Kontroversi

Global
Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Global
Hampir 2.800 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Perang Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

Hampir 2.800 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Perang Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

Global
Perempuan Amazon, Pelindung Hutan Hujan Ribuan Hektar dari Pengeboran Minyak Bumi

Perempuan Amazon, Pelindung Hutan Hujan Ribuan Hektar dari Pengeboran Minyak Bumi

Global
Aturan Visa Baru di AS, Seperempat Penduduk China Terancam Kena Cekal

Aturan Visa Baru di AS, Seperempat Penduduk China Terancam Kena Cekal

Global
Foto Viral Polisi Pukul Petani Tua dalam Aksi Protes di India

Foto Viral Polisi Pukul Petani Tua dalam Aksi Protes di India

Global
Kisah Misteri: 6 Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan Sepanjang Masa

Kisah Misteri: 6 Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan Sepanjang Masa

Internasional
Inovasi Hotel di Barcelona Bertahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Inovasi Hotel di Barcelona Bertahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Global
Boeing 737 MAX Uji Terbang Lagi, Keluarga Korban Lontarkan Kritik

Boeing 737 MAX Uji Terbang Lagi, Keluarga Korban Lontarkan Kritik

Global
komentar
Close Ads X