Kompas.com - 09/09/2020, 11:29 WIB
Pelatih Alfred Riedl saat masih di Vietnam 24h.com.vnPelatih Alfred Riedl saat masih di Vietnam

VIENNA, KOMPAS.com -  Media asing Associated Press mengabarkan bahwa Alfred Riedl, pelatih tim nasional sepak bola Austria sebelum bekerja dengan tim sepak bola dari seluruh dunia, meninggal dunia di usia 70 tahun.

Federasi sepak bola Austria mengatakan pada Selasa (8/9/2020) bahwa Riedl meninggal pada malam sebelumnya setelah lama sakit.

Baca juga: Alfred Riedl Meninggal Dunia karena Sakit Kanker

Sebagai pemain, Riedl adalah seorang penyerang yang memainkan empat pertandingan untuk Austria dan merupakan pencetak gol terbanyak di liga Belgia dan Austria.

Dia melatih Austria selama delapan pertandingan pada tahun 1990 dan 1991, termasuk tawaran yang gagal untuk lolos ke Kejuaraan Eropa 1992.

Baca juga: Mantan Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl Meninggal, PSSI Berduka

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Riedl kemudian bekerja sebagai direktur olahraga tim nasional Iran dan sebagai pelatih Liechtenstein, Vietnam, Palestina, Laos, dan Indonesia, serta dengan klub-klub dari Afrika Utara dan Asia.

Pekerjaan terakhir Riedl adalah sebagai pelatih timnas Indonesia.

Baca juga: Timnas Indonesia, Tim Terakhir yang Ditangani Alfred Riedl


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswi Malaysia yang Adukan Candaan Pemerkosaan Guru Penjas Dituntut Ganti Rugi Rp 3,4 Miliar

Siswi Malaysia yang Adukan Candaan Pemerkosaan Guru Penjas Dituntut Ganti Rugi Rp 3,4 Miliar

Global
Facebook Dituduh Biarkan Industri Bahan Bakar Fosil Dorong Misinformasi Iklim

Facebook Dituduh Biarkan Industri Bahan Bakar Fosil Dorong Misinformasi Iklim

Global
Konflik Gaza Picu Peningkatan Anti-Semitisme dan Insiden Kebencian di Inggris

Konflik Gaza Picu Peningkatan Anti-Semitisme dan Insiden Kebencian di Inggris

Global
Inilah Sejumlah Basis Penggemar Sepak Bola Paling Berbahaya di Dunia

Inilah Sejumlah Basis Penggemar Sepak Bola Paling Berbahaya di Dunia

Global
Viral Tagar di China 'Atlet Australia Memalukan', Setelah Merusak Kasur Kardus di Olympic Village Jepang

Viral Tagar di China "Atlet Australia Memalukan", Setelah Merusak Kasur Kardus di Olympic Village Jepang

Global
Covid-19 di AS Melonjak Lagi, Tembus 100.000 Kasus 2 Hari Beruntun

Covid-19 di AS Melonjak Lagi, Tembus 100.000 Kasus 2 Hari Beruntun

Global
5 Agustus dalam Sejarah: Burkina Faso Merdeka dari Koloni Perancis

5 Agustus dalam Sejarah: Burkina Faso Merdeka dari Koloni Perancis

Global
Uji Coba Festival Musik Saat Pandemi Gagal, 2.279 Penonton Terinfeksi Massal

Uji Coba Festival Musik Saat Pandemi Gagal, 2.279 Penonton Terinfeksi Massal

Global
Dulu Tak Bisa Bahasa Inggris, Kini Pemuda Surabaya Jadi Tentara AS

Dulu Tak Bisa Bahasa Inggris, Kini Pemuda Surabaya Jadi Tentara AS

Global
Selain Saatkamp, 2 Pevoli Brasil Ini Juga Pakai Masker Saat Bertanding di OlimpiadeTokyo

Selain Saatkamp, 2 Pevoli Brasil Ini Juga Pakai Masker Saat Bertanding di OlimpiadeTokyo

Global
Makau Temukan Kasus Covid-19 Pertama dalam 16 Bulan, Seluruh Kota Dites Massal

Makau Temukan Kasus Covid-19 Pertama dalam 16 Bulan, Seluruh Kota Dites Massal

Global
Profil Pemimpin Dunia: Naruhito, Kaisar Jepang

Profil Pemimpin Dunia: Naruhito, Kaisar Jepang

Global
Kronologi Masuknya Varian Delta hingga Buat China Lockdown Parsial Lagi

Kronologi Masuknya Varian Delta hingga Buat China Lockdown Parsial Lagi

Global
Peringatan 30 Tahun Kemerdekaan Ukraina, Ini Agenda Acaranya

Peringatan 30 Tahun Kemerdekaan Ukraina, Ini Agenda Acaranya

Global
China Lockdown Parsial, Strategi “Toleransi Nol” Covid-19 Tunjukkan Kelemahan

China Lockdown Parsial, Strategi “Toleransi Nol” Covid-19 Tunjukkan Kelemahan

Global
komentar
Close Ads X