Bayi Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Rekamannya Disebar, Polisi Buru Pelaku

Kompas.com - 09/09/2020, 11:06 WIB
Brice Gage Watkins (22) dituduh melakukan pelecehan seksual kepada bayi 6 bulan dan merekam aksinya. Dia juga menyebarkan video rekaman itu di internet. Kepolisian Oklahoma, Amerika Serikat (AS) kini sedang memburunya. Oklahoma City Police Department via New York Post.Brice Gage Watkins (22) dituduh melakukan pelecehan seksual kepada bayi 6 bulan dan merekam aksinya. Dia juga menyebarkan video rekaman itu di internet. Kepolisian Oklahoma, Amerika Serikat (AS) kini sedang memburunya.

OKLAHOMA, KOMPAS.com - Otoritas Oklahoma mencari seorang pria yang mereka klaim merekam dirinya sendiri melakukan kekerasan seksual terhadap seorang bayi.

Tak cukup sampai di situ, dia menyebarkan video tersebut di internet sebagaimana dilansir dari New York Post, Selasa (8/9/2020).

Brice Gage Watkins (22) diduga melakukan kejahatan mengerikan terhadap seorang bayi berusia 6 bulan.

Dia merekam aksinya sebelum mengirimkan video itu ke media sosial, menurut Departemen Kepolisian Oklahoma City.

Baca juga: Seorang Penyintas Pelecehan Seksual Menyebut Kamala Harris Orang Munafik

Pada Selasa, Kepolisian meminta bantuan publik untuk melacak informasi dan keberadaan Watkins.

Marsekal AS dan Departemen Kepolisian Enid turut terlibat dalam pencarian.

Mereka percaya posisi Watkins masih berada di daerah Oklahoma City.

Baca juga: Terlalu Gemuk, Pelaku Pelecehan Seksual Ini Tidak Akan Masuk Penjara

Dia juga memiliki hubungan dengan Norman City dan Enid City, Oklahoma.

Watkins kini menghadapi dakwaan atas distribusi pornografi anak menurut laporan KFOR-TV.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X