Militer AS Menyesal Dukung Trump Usai Diejek "Pecundang" dan "Bodoh"

Kompas.com - 08/09/2020, 18:30 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan pers di Ruangan James Brady, Gedung Putih, Washington DC, pada 10 Agustus 2020. AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/ALEX WONGPresiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan pers di Ruangan James Brady, Gedung Putih, Washington DC, pada 10 Agustus 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Donald Trump terus mendapatkan penurunan dukungan dari anggota dan keluarga militer dalam jajak pendapat, terutama setelah tersebar luas ejekannya terhadap veteran dan pasukan yang tewas dalam perang.

Pekan lalu, panglima tertinggi AS itu menyebut anggota tentara AS yang gugur dan ditangkap, sebagai "pecundang" dan "bodoh".

Trump melontarkan pernyataan itu pada 2018, saat ia membatalkan kunjungan ke pemakaman militer Amerika di Paris untuk memberi penghormatan, karena dia mengira tentara yang tewas adalah "pecundang" dan "bodoh".

Selain itu, dia tidak ingin hujan mengacak-acak rambutnya.

Pernyataan Trump itu diungkapkan majalah The Atlantic dengan mengantongi 4 sumber yang dekat dengan Trump.

Seketika, laporan The Atlantic yang dirilis kurang lebih 2 bulan sebelum pemilihan presiden AS 3 November 2020 itu, memicu kecaman.

Baca juga: Donald Trump Sebut Joe Biden Bodoh Sekaligus Disuruh Minta Maaf

Melansir The Guardian pada Senin (7/9/2020), jajak pendapat pada 2016 menunjukkan anggota dinas aktif lebih menyukai Trump daripada Hilary Clinton dengan selisih besar.

Namun, jajak pendapat dari akhir Juli dan awal Agustus tahun ini, yang dilakukan oleh  menunjukkan dukungan terus menurun untuk Trump, sejak dia terpilih.

Hampir 50 persen responden melaporkan pandangan yang tidak menyenangkan kepada Trump.

“Saya merekomendasikan semua veteran untuk menggunakan foto militer mereka sebagai foto profil untuk memberi tahu Trump berapa banyak orang yang telah dia sakiti dengan menyebut tentara yang jatuh pecundang dan bodoh. #NewProfilePics," ucap David Weissman di akun Twitternya pada pekan lalu, yang kemudian menjadi viral.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X