Ditinggal 8 Bulan di Asrama, Kura-kura Ini Tinggal Tulang

Kompas.com - 08/09/2020, 12:09 WIB
Bangkai kura-kura peliharaan mahasiswa di Wuhan, China, yang tinggal tulangnya saja. The Paper via MothershipBangkai kura-kura peliharaan mahasiswa di Wuhan, China, yang tinggal tulangnya saja.

WUHAN, KOMPAS.com – Seorang mahasiswa di Wuhan, China meninggalkan asrama beserta kura-kura peliharaannya di dalamnya selama delapan bulan karena lockdown akibat Covid-19.

Ketika dia kembali ke asramanya, dia terkejut melihat kura-kuranya telah mati sebagaimana dilansir dari Mothership, Jumat (4/9/2020) pekan lalu.

Makhluk malang itu tinggal tulangnya saja dan tengkoraknya tampak menyeringai.

Sebuah media di China mewartakan mahasiwa tersebut sebenarnya sudah menyiapkan makanan dan air sebelum meninggalkan Wuhan pada 11 Januari.

Baca juga: Ayahnya Meninggal karena Covid-19, Perempuan Wuhan Ini Gugat China

Dia berasumsi kalau paling lama aturan lockdown tersebut hanya berlangsung selama 40 hari.

Rupanya dia salah perhitungan, pemberlakukan lockdown di Wuhan berlangsung selama berbulan-bulan.

Bahkan pada 23 Januari, Otoritas Wuhan memberlakukan karantina total di kota itu.

Mahasiswa tersebut juga baru kembali ke asramanya pada 31 Agustus.

Baca juga: 8 Bulan Bergulat dengan Virus Corona, Wuhan yang Dulu Menderita Kini Berpesta

Ketika kembali, dia menemukan bangkai hewan peliharannya tersebut di balkon asrama.

Kura-kura yang dia beli pada 2019 telah menjadi hewan peliharaannya selama kurang dari setengah tahun.

Ketika mahasiwa itu mengambil cangkang kura-kura itu, ada lapisan organik terlepas.

"Saya telah memprediksinya, karena saya tahu bahwa kura-kura saya tidak akan selamat," kata dia.

Dia menyatakan akan menyimpan tulang belulang kura-kura tersebut.

Baca juga: TK dan Sekolah-sekolah di Wuhan Buka Kembali Setelah 7 Bulan Tutup


Sumber Mothership
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beda Pesan Penghormatan dari Pangeran William dan Harry untuk Pangeran Philip

Beda Pesan Penghormatan dari Pangeran William dan Harry untuk Pangeran Philip

Global
Pria Kulit Hitam Ini Ditembak Mati, Polisi Sebut Kecelakaan

Pria Kulit Hitam Ini Ditembak Mati, Polisi Sebut Kecelakaan

Global
Bulan Puasa Tiba, Malaysia Longgarkan Aturan Covid-19

Bulan Puasa Tiba, Malaysia Longgarkan Aturan Covid-19

Global
Penembak Paris: Pelaku Masih Melarikan Diri, Diduga Sudah Targetkan Korban

Penembak Paris: Pelaku Masih Melarikan Diri, Diduga Sudah Targetkan Korban

Global
Lakukan 'Serbuan' Terbesar, China Terbangkan 25 Jet Tempur dan Pengebom ke Taiwan

Lakukan "Serbuan" Terbesar, China Terbangkan 25 Jet Tempur dan Pengebom ke Taiwan

Global
[POPULER GLOBAL] Klarifikasi Pejabat Kesehatan China Soal Efektivitas Vaksin | Anjing Terjatuh Jadi Santapan Kawanan Serigala

[POPULER GLOBAL] Klarifikasi Pejabat Kesehatan China Soal Efektivitas Vaksin | Anjing Terjatuh Jadi Santapan Kawanan Serigala

Global
Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Global
Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Global
Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Global
Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Global
Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Global
Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Global
Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Global
Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Global
Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Global
komentar
Close Ads X