Kembali Memanas, China Tuduh Tentara India Lepaskan Tembakan Peringatan di Perbatasan

Kompas.com - 08/09/2020, 08:02 WIB
Tentara India berjaga di pos perbatasan negara yang terletak di jalan dataran tinggi Ladakh, pada 17 Juni 2020. REUTERS/DANISH ISMAILTentara India berjaga di pos perbatasan negara yang terletak di jalan dataran tinggi Ladakh, pada 17 Juni 2020.

BEIJING, KOMPAS.com – China menuduh pasukan India melanggar perjanjian bilateral dengan melepaskan tembakan peringatan ke udara pada Senin (7/9/2020) di perbatasan kedua negara.

Pernyataan itu menandai babak baru ketegangan kedua negara ihwal sengketa perbatasan di Ladakh, kawasan Pegunungan Himalaya sebagaimana dilansir dari Reuters, Selasa (8/9/2020).

Juru Bicara Komando Barat Militer China, Zhang Shuili, mengatakan penjaga perbatasan China mengambil tindakan balasan untuk menstabilkan situasi.

Shuili memberikan komentar tersebut melalui sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh situs berita militer China pada Selasa pagi.

Baca juga: India-China Sepakat Redakan Ketegangan Perbatasan

Pernyataan itu tidak memerinci tindakan apa yang dilakukan pasukan China atau apakah pasukan China juga melepaskan tembakan peringatan.

"Kami meminta pihak India untuk segera menghentikan tindakan berbahaya ... dan secara ketat menyelidiki serta menghukum personel yang melepaskan tembakan untuk memastikan bahwa insiden serupa tidak terjadi lagi," kata Zhang dalam pernyataan itu.

Kedutaan Besar India di Beijing tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk berkomentar di luar jam kerja.

Sebelumnya, India dan China sepakat untuk meredakan ketegangan terkait perbatasan keduanya di Himalaya.

Baca juga: India Blokir PUBG, China Marah-marah Lagi

Kesepakatan tersebut diumumkan pada Sabtu (5/9/2020) sebagaimana dilansir dari Reuters.

Pejabat tinggi kedua negara akhirnya bertemu di sela-sela pertemuan Organisasi Kerja Sama Shanghai di Moskwa, Rusia, pada Jumat (4/9/2020).

Dua petinggi tersebut adalah Menteri Pertahanan India Rajnath Singh dan Komandan Pasukan Roket China Jenderal Wei Fenghe.

Kementerian Pertahanan India menyatakan kedua negara sepakat bahwa tidak ada pihak boleh memperkeruh hubungan Negeri “Anak Benua” dan Negeri “Panda”.

Baca juga: Konflik Perbatasan China-India Berkepanjangan, Panglima India: Bisa Selesai dengan Pembicaraan

 

Sejak bentrokan berdarah di perbatasan kedua negara pecah pada Juni, kedua belah pihak mengerahkan kekuatan tambahan di sepanjang perbatasan.

India menyatakan 20 tentaranya tewas dalam bentrokan itu sedangkan China tidak merilis jumlah korban dari pihaknya.


Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X