Situasi dengan Rusia Makin Memanas, Inggris Kerahkan Jet Tempur Ke Laut Hitam

Kompas.com - 05/09/2020, 20:12 WIB
Eurofighter Typhoon Fasttailwind/shutterstockEurofighter Typhoon

LONDON, KOMPAS.com – Jet tempur Inggris yang berbasis di Siprus diterbangkan ke wilayah Laut Hitam di tengah ketegangan dengan Rusia.

Pemindahan posisi jet tempur itu dilaporkan oleh Sky News pada Sabtu (5/9/2020). Jet tempur tersebut telah lama disiagakan di Siprus sebagai bagian dari misi untuk melawan ISIS.

Sumber militer mengatakan, Eurofighter Typhoons milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) dikerahkan pada Jumat (4/9/2020) menyusul digelarnya latihan militer Rusia di daerah tersebut.

Pengerahan sejumlah jet tempur itu dibarengi dengan pengerahan pesawat tanker pengisi bahan bakar Voyager.

Baca juga: Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Pengintai AS di Laut Hitam

Sumber itu mengatakan mereka beroperasi dengan sejumlah pesawat pengebom seperti B-52 milik Amerika Serikat ( AS) yang terbang dari sebuah pangkalan udara di Inggris, tempat mereka ditempatkan.

Seorang Juru Bicara Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi bahwa Eurofighter Typhoons RAF telah beroperasi di wilayah Laut Hitam.

"Itu menunjukkan kemampuan Inggris untuk mendukung kerja sama berkelanjutan dengan sekutu dan mitra di kawasan yang memperdalam hubungan dan keamanan kawasan," kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Inggris.

Pada Jumat, Rusia mengatakan pihaknya menerbangkan delapan jet tempur untuk mencegat tiga pesawat pengebom strategis B-52 milik AS yang terbang di atas Laut Hitam.

Baca juga: Kapal Perang Inggris Dikelilingi 17 Jet Tempur Rusia di Laut Hitam

Sebuah akun Twitter yang melacak pergerakan pesawat militer dan kapal perang menulis di Twitter tentang jet Eurofighter Typhoon yang terbang dari Siprus ke Ukraina.

"Eurofighter Typhoon RAF ZK301 yang biasanya berbasis di RAF Akrotiri (Siprus) telah dikirim ke wilayah Laut Hitam dan sekarang ke Ukraina," tulis akun Twitter @air_intel.

Eurofighter Typhoon dan Voyager tersebut selama ini disiagakan di Siprus sebagai bagian dari Operasi Shader, sebuah nama kontribusi Inggris untuk koalisi pimpinan AS melawan ISIS.

Baca juga: AS: Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat AS dengan Tidak Profesional

Halaman:

Sumber Sky News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Global
Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Global
Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Global
Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Global
Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Global
Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Global
Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Global
Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Global
11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

Global
Singapura Akan Mulai Vaksin Warga dari Covid-19 pada 2021

Singapura Akan Mulai Vaksin Warga dari Covid-19 pada 2021

Global
Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Global
Di Umur 95 Tahun, Mahathir Mohamad Kembali Calonkan Diri sebagai PM Malaysia

Di Umur 95 Tahun, Mahathir Mohamad Kembali Calonkan Diri sebagai PM Malaysia

Global
Sudan Transfer AS Rp 4,9 Triliun untuk Keluar dari Daftar Negara Terorisme

Sudan Transfer AS Rp 4,9 Triliun untuk Keluar dari Daftar Negara Terorisme

Global
Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Global
Jerman Dakwa Operator Darknet dengan Lebih dari 249.000 Kejahatan Siber Lewat 900 Server Gelap

Jerman Dakwa Operator Darknet dengan Lebih dari 249.000 Kejahatan Siber Lewat 900 Server Gelap

Global
komentar
Close Ads X