Pejabat Daerah Gagal Lindungi Warganya, Siap-siap Dihukum Kim Jong Un

Kompas.com - 05/09/2020, 18:08 WIB
Dalam foto tak bertanggal yang diterbitkan pada 20 Juli 2020, terlihat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi lokasi konstruksi di Pyongyang. Korean Central News Agency/Korea News Service via APDalam foto tak bertanggal yang diterbitkan pada 20 Juli 2020, terlihat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi lokasi konstruksi di Pyongyang.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara telah menjanjikan hukuman berat bagi pejabat lokal yang gagal melindungi warganya dari bencana angin topan.

Peringatan itu dilaporkan oleh surat kabar milik Partai buruh Korea Utara sebagaimana diwartakan The Japan Times, Sabtu (5/9/2020).

Topan Maysak membawa hujan deras di yang mengguyur seluruh negeri awal pekan ini.

Sejumlah daerah seperti kota pelabuhan Wonsan, Provinsi Kangwon, dilanda banjir dengan jalanan yang terendam air.

Baca juga: Kim Jong Un Diisukan Koma, Pakar: Dia Sembunyi karena Panik

Surat kabar Rodong Sinmun pada Sabtu melaporkan bahwa para petinggi Korea Utara telah memutuskan untuk menghukum pejabat kota dan provinsi yang “tidak bertanggung jawab" karena menyebabkan insiden serius yang menyebabkan puluhan korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, laporan itu tidak menyebutkan atau memerinci berapa banyak korban yang terluka, hilang, atau tewas.

Laporan tersebut menambahkan para pejabat daerah gagal untuk mengidentifikasi properti yang berisiko secara menyeluruh dan mengevakuasi semua penduduk.

Meski, sambung laporan itu, pejabat daerah telah diperintahkan oleh Partai Buruh Korea yang dipimpin oleh pemimpin Kim Jong Un.

Baca juga: Kisah Eks Pengawal Ayah Kim Jong Un yang Membelot, Kini Khawatir Nyawanya di Ujung Tanduk

"Keputusan diambil untuk menjatuhkan hukuman berat, administratif, dan hukuman kepada mereka yang bertanggung jawab atas korban tersebut."

Topan Maysak tak hanya melanda Korea Utara, namun juga melanda Korea Selatan dan menewaskan sedikitnya dua orang.

Lebih dari 2.200 orang dievakuasi ke tempat penampungan sementara di selatan kota Busan.

Bencana alam cenderung berdampak lebih besar di Korea Utara karena infrastrukturnya yang kurang memadai.

Baca juga: Kim Jong Un Diklaim Mengedip ke Mantan Jubir Gedung Putih, Begini Candaan Trump

Halaman Selanjutnya
Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelamat Hewan Kaget Temukan 92 Ular Derik Bersembunyi di Bawah Rumah

Penyelamat Hewan Kaget Temukan 92 Ular Derik Bersembunyi di Bawah Rumah

Global
Kali Pertama, Rusia Laporkan 1.002 Kematian akibat Covid-19 dalam Sehari

Kali Pertama, Rusia Laporkan 1.002 Kematian akibat Covid-19 dalam Sehari

Global
Maling di Australia Curi Sepeda Motor Pakai Traktor Sawah

Maling di Australia Curi Sepeda Motor Pakai Traktor Sawah

Global
China Uji Rudal Hipersonik Berkemampuan Nuklir, AS Terkejut

China Uji Rudal Hipersonik Berkemampuan Nuklir, AS Terkejut

Global
Iran Tunda Lagi Eksekusi Tahanan yang Dipenjara Sejak Usia 17 Tahun

Iran Tunda Lagi Eksekusi Tahanan yang Dipenjara Sejak Usia 17 Tahun

Global
Shalat Subuh Pertama Tanpa Jaga Jarak, Arab Saudi Izinkan Masjidil Haram Kapasitas Penuh

Shalat Subuh Pertama Tanpa Jaga Jarak, Arab Saudi Izinkan Masjidil Haram Kapasitas Penuh

Global
Diintimidasi Taliban, Maskapai Pakistan Hentikan Operasi ke Kabul

Diintimidasi Taliban, Maskapai Pakistan Hentikan Operasi ke Kabul

Global
Mantan Gubernur dan Beberapa Kroninya di Bank Sentral Iran Dihukum Penjara

Mantan Gubernur dan Beberapa Kroninya di Bank Sentral Iran Dihukum Penjara

Global
Masjid Syiah Terus Jadi Target Serangan, Taliban Berjanji Tingkatkan Keamanan

Masjid Syiah Terus Jadi Target Serangan, Taliban Berjanji Tingkatkan Keamanan

Global
Intelijen AS: Korut Bakal Uji Coba Rudal Balistik Tahun Depan

Intelijen AS: Korut Bakal Uji Coba Rudal Balistik Tahun Depan

Global
Alat Setrum Kelamin dan Kursi Hukuman, Cara China Siksa Tahanan Menurut Mantan Perwiranya

Alat Setrum Kelamin dan Kursi Hukuman, Cara China Siksa Tahanan Menurut Mantan Perwiranya

Global
Jenderal Min Aung Hlaing, Junta Militer Myanmar Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Jenderal Min Aung Hlaing, Junta Militer Myanmar Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Global
Setelah Unggah Video Mengaku Dapat Ancaman, Wanita Qatar Ini Hilang Secara Misterius

Setelah Unggah Video Mengaku Dapat Ancaman, Wanita Qatar Ini Hilang Secara Misterius

Global
Kemenlu Verifikasi Dugaan Staf KJRI Los Angeles Aniaya ART yang Disorot Media AS

Kemenlu Verifikasi Dugaan Staf KJRI Los Angeles Aniaya ART yang Disorot Media AS

Global
Kematian Harian Covid-19 Rusia Lampaui 1.000 Jiwa untuk Pertama Kalinya

Kematian Harian Covid-19 Rusia Lampaui 1.000 Jiwa untuk Pertama Kalinya

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.