Pemerintah Siprus akan Cabut "Paspor Emas" 7 Orang yang Diduga Terlibat Kasus Kriminal

Kompas.com - 05/09/2020, 16:36 WIB
Ilustrasi paspor Inggris. SHUTTERSTOCKIlustrasi paspor Inggris.

NIKOSIA, KOMPAS.com - Pemerintah Siprus akan menghapus 7 orang dari daftar "paspor emas" karena diketahui membelinya dalam skema kewarganegaraan oleh investasi.

Melansir Al Jazeera pada Jumat (4/9/2020), langkah pemerintah itu dilakukan setelah 2 minggu Unit Investigasi Al Jazeera menerbitkan The Cyprus Papers, kumpulan dokumen yang bocor tentang pemberian paspor.

Di dalam dokumen itu menunjukkan bahwa negara menjual paspor kepada para narapidana, buronan hukum, dan mereka yang dianggap berisiko tinggi terkena dalam korupsi.

Presiden Nicos Anastasiades mengatakan kepada kantor berita AFP pada Jumat (5/9/2020), bahwa sebuah komite khusus sebelumnya telah memulai penyelidikan terhadap 30 orang yang membeli paspor tersebut untuk melihat apakah ada "pelanggaran terhadap kriteria kami".

Baca juga: Desain Baru Paspor Taiwan: Membesarkan Taiwan, Menciutkan Republik China

"Tampaknya 7 dari 30, kewarganegaraan Siprus mereka harus dicabut," kata Anastasiades tanpa mengungkapkan identitas mereka.

Namun, ada pertanyaan apakah ini benar-benar tindakan baru oleh otoritas Siprus atau pengulangan dari apa yang telah diumumkan.

Pada akhir 2019, pemerintah Siprus mengatakan 30 orang sedang diselidiki dan kewarganegaraannya terancam dicabut.

Nama 9 investor dan 16 kerabat terungkap dalam laporan berita.

Sementara, 5 sisanya tidak disebutkan namanya, tetapi tidak satu pun dari nama-nama itu termasuk di antara yang dipublikasikan di The Cyprus Papers.

Baca juga: Siprus akan Deportasi 17 Migran yang Diduga Terafiliasi ISIS dan Al-Qaeda

Pada Mei 2019, kementerian dalam negeri Siprus mengatakan kepada Al Jazeera bahwa mereka telah "memulai prosedur pencabutan" untuk 11 investor dan kerabat mereka.

Halaman:

Sumber Aljazeera
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X