Kompas.com - 03/09/2020, 21:41 WIB
Presiden China Xi Jinping saat melakukan inspeksi pasukan sebelum digelarnya parade perayaan 70 tahun Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat, di Qingdao, Provinsi Shandong, Selasa (23/4/2019). SCMP / XINHUAPresiden China Xi Jinping saat melakukan inspeksi pasukan sebelum digelarnya parade perayaan 70 tahun Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat, di Qingdao, Provinsi Shandong, Selasa (23/4/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) memperkirakan China diperkirakan akan memiliki angkatan laut terbesar di dunia dengan jumlah berlipat ganda dari sekarang.

Melansir Daily Mail pada Rabu (2/9/2020), markas besar Departemen Pertahanan AS, Pentagon, mengklaim saat ini kekuatan angkatan militer China sudah setara atau bahkan sudah melebihi AS di beberapa bidang modernisasi militer.

Dikatakan juga bahwa militer China telah membuat kemajuan besar dalam pembangunan kapal, pengembangan rudal balistik dan jelajah, serta sistem pertahanan udara terintegrasi.

Baca juga: Ekspansi Militer China: Gandakan 200 Lebih Hulu Ledak dalam 1 Dekade

Laporan Pentagon yang merinci kemampuan militer China tersebut, ditolak oleh kementerian luar negeri negara China pada Rabu.

Hua Chunying, juru bicara kementerian luar negeri China, mengatakan pada jumpa pers bahwa klaim Pentagon dipenuhi dengan bias.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Chunying mengatakan klaim tersebut terjadi ketika ketegangan meningkat antara Beijing dan Washington karena beberapa masalah, termasuk aktivitas militer China di Laut China Selatan yang disengketakan, dan di Taiwan yang berpemerintahan sendiri.

Baca juga: Taiwan: Militer China Memang Semakin Kuat, tetapi...


Dalam laporan Pentagon disebutkan, "Selama dekade berikutnya, persediaan hulu ledak nuklir China, diproyeksikan setidaknya 2 kali lipat, saat China memperluas dan memodernisasi kekuatan nuklirnya.

Saat ini, diperkirakan jumlah persediaan hulu ledak nuklir China berada di bawah 200.

"Kekuatan nuklir China akan berkembang secara signifikan selama dekade berikutnya karena memodernisasi, mendiversifikasi, dan meningkatkan jumlah platform pengiriman nuklir berbasis darat, laut, dan udara," lanjut laporan tersebut.

Baca juga: Targetkan China, AS dan Australia Cari Kerja Sama Militer Baru

Dokumen tersebut juga menambahkan bahwa China telah memiliki angkatan laut terbesar di dunia, dengan "kekuatan tempur keseluruhan sekitar 350 kapal dan kapal selam termasuk lebih dari 130 kombatan permukaan utama".

"Sebagai perbandingan, kekuatan tempur Angkatan Laut AS adalah sekitar 293 kapal pada awal 2020," sebutnya.

Chad Sbragia, wakil asisten menteri pertahanan China, mengatakan pemerintah Komunis "telah menjadi semakin percaya diri (akan) mencapai tujuannya" untuk memiliki "militer kelas dunia pada 2049".

Baca juga: Curigai Jadi Lokasi Perekrutan Mata-mata, Pusat Budaya China di AS Akhir Tahun Semua Ditutup

China juga menjajaki pangkalan potensial dari Myanmar hingga Afrika dan Amerika Selatan untuk menguji jangkauannya di wilayah laut yang jauh, kata pejabat AS itu dalam forum American Enterprise Institute, pada Selasa.

Hubungan antara AS dan China telah berada di level terendah dalam beberapa dekade di tengah perselisihan atas berbagai masalah termasuk perdagangan, teknologi, Taiwan, dan Laut China Selatan.

Pekan lalu, China meluncurkan 2 rudal ke Laut China Selatan, sebuah langkah langka yang dianggap oleh para ahli sebagai pemanasan dan mengirimkan peringatan yang jelas ke AS.

Baca juga: Muak dengan China, Taiwan akan Desain Ulang Paspornya

China naik pitam sehari setelah Beijing mengira Washington mengirim pesawat mata-mata U-2 Angkatan Udara AS ke zona larangan terbang, yang diberlakukan selama latihan militer tembak langsung di China utara.

China juga mengadakan latihan angkatan laut di Laut China Selatan, yang disengketakan oleh 5 pemerintahan negara.

China keberatan dengan semua aktivitas militer AS di dalam dan di atas jalur perairan strategis, terutama "operasi kebebasan navigasi", di mana kapal Angkatan Laut AS berlayar di dekat pulau-pulau yang dikuasai China.


Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Biden Ancam Perang Betulan Jika AS Terus Jadi Target Serangan Siber

Biden Ancam Perang Betulan Jika AS Terus Jadi Target Serangan Siber

Global
POPULER GLOBAL: Video Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village | AS Kirim Jet Temput F-22 untuk Hadapi China

POPULER GLOBAL: Video Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village | AS Kirim Jet Temput F-22 untuk Hadapi China

Global
Bawa Sebatang Besi, Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel

Bawa Sebatang Besi, Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel

Global
UPDATE Ledakan Pabrik Kimia Jerman: Satu Orang Tewas, Empat Masih Hilang

UPDATE Ledakan Pabrik Kimia Jerman: Satu Orang Tewas, Empat Masih Hilang

Global
Bongkahan Safir Bintang Terbesar di Dunia Ditemukan di Sri Lanka, Ditaksir Nilainya Rp 1,4 Triliun

Bongkahan Safir Bintang Terbesar di Dunia Ditemukan di Sri Lanka, Ditaksir Nilainya Rp 1,4 Triliun

Global
Haiti: Permintaan Maaf Jaringan TV Korea Selatan “Tidak Cukup” soal Deskripsi Negara di Pembukaan Olimpiade

Haiti: Permintaan Maaf Jaringan TV Korea Selatan “Tidak Cukup” soal Deskripsi Negara di Pembukaan Olimpiade

Global
Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Global
Tak Sadar Kamar Mandinya Tembus Pandang, Gadis Ini Disurati Tetangga

Tak Sadar Kamar Mandinya Tembus Pandang, Gadis Ini Disurati Tetangga

Global
Faskes Ibu Kota Penuh, Thailand Kirim Pasien Covid-19 ke Kampungnya dengan Kereta Api

Faskes Ibu Kota Penuh, Thailand Kirim Pasien Covid-19 ke Kampungnya dengan Kereta Api

Global
Gara-gara Pakai Celana Jins, Seorang Gadis di India Dibunuh Keluarga Sendiri

Gara-gara Pakai Celana Jins, Seorang Gadis di India Dibunuh Keluarga Sendiri

Global
Ketika T-Rex Jemput Adik Pulang Sekolah dan Jumpa Fans dengan Anak-anak

Ketika T-Rex Jemput Adik Pulang Sekolah dan Jumpa Fans dengan Anak-anak

Global
Robot Hitam ala Film Fiksi Ilmiah Meriahkan Olimpiade Tokyo, Apa Kemampuannya?

Robot Hitam ala Film Fiksi Ilmiah Meriahkan Olimpiade Tokyo, Apa Kemampuannya?

Global
Rusia Tak Boleh Pakai Nama, Bendera, dan Lagu Kebangsaan di Olimpiade Tokyo, Mengapa?

Rusia Tak Boleh Pakai Nama, Bendera, dan Lagu Kebangsaan di Olimpiade Tokyo, Mengapa?

Global
Bikin Konten Berbahaya Pura-pura Tersambar Kereta Api, Influencer India Langsung Dipolisikan

Bikin Konten Berbahaya Pura-pura Tersambar Kereta Api, Influencer India Langsung Dipolisikan

Global
Peneliti Temukan Komet Terbesar, Seribu Kali Lebih Besar dari Lainnya

Peneliti Temukan Komet Terbesar, Seribu Kali Lebih Besar dari Lainnya

Global
komentar
Close Ads X