Menolak Usir Tikus dari Kamar, Penis Seorang Pria Digigit Istrinya

Kompas.com - 03/09/2020, 21:34 WIB
Ilustrasi penis Tanawut PunketnakornIlustrasi penis

KITWE, KOMPAS.com - Penis seorang pria di Zambia dilaporkan digigit si istri, setelah dia menolak mengusir tikus yang masuk ke kamar tidur mereka.

Pasangan bernama Abraham Musonda dan Mukupa yang tinggal di kota Kitwe itu awalnya berkelahi mengenai keberadaan hewan pengerat tersebut.

Baca juga: Penisnya Dicopot karena Infeksi, Pria Ini Bikin Penis Baru di Lengan

Mukupa menuturkan, dia baru saja pulang dari minum bersama teman ketika melihat ada tikus di kamar tidur dan menjadi marah.

Karena merasa tidak nyaman dengan kehadiran hewan itu, si istri yang berusia 40 tahun tersebut meminta kepada suaminya untuk mengusirnya.

Namun seperti dilaporkan Daily Mirror Kamis (3/9/2020), Musonda pun menolak sehingga keduanya terlibat pertengkaran sengit.

Tanpa diduga, Mukupa kemudian menggigit penis pria 52 tahun itu, di mana media Zambia menyebut dia menderita "luka robek yang parah".

Bothwell Namuswa, Wakil Komisaris Polisi Provinsi Copperbelt kepada Zambian Observer menerangkan, pasangan itu sebenarnya hidup terpisah meski di rumah yang sama.

Setelah alat kelaminnya digigit, Musonda dilaporkan segera dilarikan ke Rumah Sakit Kitwe Teaching untuk mendapat penanganan darurat.

Baca juga: Lintah Masuk ke Penis Pria Ini Saat Berenang, Sedot 1 Liter Darah


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Menghina Islam, Presiden Perancis Dikecam Umat Kristen di Arab

Dianggap Menghina Islam, Presiden Perancis Dikecam Umat Kristen di Arab

Global
Israel Mulai Uji Coba Kandidat Vaksin Covid-19 Terhadap Manusia

Israel Mulai Uji Coba Kandidat Vaksin Covid-19 Terhadap Manusia

Global
Seorang Wanita Pilih Babi sebagai Binatang Peliharaan Kesayangan

Seorang Wanita Pilih Babi sebagai Binatang Peliharaan Kesayangan

Global
Darurat Nasional Ditolak Raja, PM Malaysia Sempat Putus Asa Ingin Mundur

Darurat Nasional Ditolak Raja, PM Malaysia Sempat Putus Asa Ingin Mundur

Global
Kapal Tanker Dilaporkan Dibajak di Selat Inggris, Militer Turun Tangan

Kapal Tanker Dilaporkan Dibajak di Selat Inggris, Militer Turun Tangan

Global
Dimediasi AS, Azerbaijan-Armenia Sepakati Gencatan Senjata Ketiga

Dimediasi AS, Azerbaijan-Armenia Sepakati Gencatan Senjata Ketiga

Global
Penggunaan 2 Vaksin Influenza di Singapura Dihentikan, Ini Sebabnya

Penggunaan 2 Vaksin Influenza di Singapura Dihentikan, Ini Sebabnya

Global
Muncul 137 Kasus Baru Covid-19, China Langsung Tes 4,75 Juta Warga Xinjiang

Muncul 137 Kasus Baru Covid-19, China Langsung Tes 4,75 Juta Warga Xinjiang

Global
Nge-'Like' Foto Kepala Guru yang Dipenggal di Perancis, Pria Ini Diadili

Nge-"Like" Foto Kepala Guru yang Dipenggal di Perancis, Pria Ini Diadili

Global
Ada Tembakan Nyasar, Iran Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Azerbaijan-Armenia

Ada Tembakan Nyasar, Iran Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Azerbaijan-Armenia

Global
PM Bulgaria Positif Covid-19, Tambah Daftar Kepala Negara yang Terinfeksi

PM Bulgaria Positif Covid-19, Tambah Daftar Kepala Negara yang Terinfeksi

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Brunei Mati Muda | Final Debat Capres AS

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Brunei Mati Muda | Final Debat Capres AS

Global
Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game 'Among Us'

Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game "Among Us"

Global
Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Global
Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Global
komentar
Close Ads X