Kompas.com - 02/09/2020, 21:15 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pria dengan lingkar pinggang di atas 103 cm, kemungkinan 35 persen meninggal karena kanker prostat dibandingkan pria yang memiliki lingkar pinggang kurang dari 90 cm.

Penyakit kanker prostat akan lebih mengerikan jika dialami oleh orang dengan obesitas. Terutama yang memiliki lemak di sekitar perut dan pinggang daripada anggota tubuh lainnya.

Melansir The Sun, peneliti dari Universitas Oxford menganalisis dari 218.225 pria di Inggris yang berusia 40 hingga 69 tahun, yang dilacak melalui penelitian selama 10,8 tahun.

Baca juga: 6 Alasan Mengapa Obesitas Dapat Menyebabkan Penyakit Jantung

Hasilnya, sekitar 571 orang meninggal karena kanker prostat selama periode tersebut.

Para ahli tidak menemukan hubungan yang jelas antara total lemak tubuh atau indeks massa tubuh (BMI) dengan kemungkinan meninggal akibat penyakit tersebut.

Riwayat medis dan faktor sosio-ekonomi dan gaya hidup juga diperhitungkan ketika memperkirakan hubungan antara risiko kematian akibat kanker prostat dan ukuran adipositas, jumlah lemak dalam tubuh.

Baca juga: Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Pemimpin studi penelitian, Dr Aurora Perez-Cornago mengatakan, “Kami menemukan hubungan yang signifikan antara konsentrasi lemak tubuh di sekitar perut dan pinggang dengan risiko kematian akibat kanker prostat. Akan tetapi belum ada hubungan yang jelas antara total lemak tubuh dan risiko kematian akibat kanker prostat."

"Namun, sejumlah besar kasus dalam penelitian ini bersamaan dengan studi pada populasi lain diperlukan untuk bisa mengonfirmasi penemuan ini."

Cornago menambahkan, "BMI yang tinggi meningkatkan risiko penyakit lain, termasuk jenis kanker lainnya, jadi orang harus mempertimbangkan implikasi dari kelebihan lemak tubuh di mana pun ditemukan di dalam tubuhnya."

Baca juga: 3 Penyebab Obesitas pada Anak dan Cara Mengatasinya

Penelitian selanjutnya akan memeriksa hubungan antara lemak tubuh dan jenis kanker prostat yang agresif.

Prostat adalah penyebab paling umum kedua dari kematian akibat kanker di antara pria di Inggris, dan telah merenggut hampir 12.000 nyawa dalam setahun.

Penyakit ini menyerang satu dari enam pria selama hidup mereka, menyebabkan lebih dari seperempat dari semua kasus kanker pria baru.

Penemuan ini dikabarkan akan dipresentasikan pada Konferensi Eropa dan Internasional yang bertajuk 'Obesitas'.

Baca juga: Ingin Kurangi Tingkat Obesitas, PM Inggris Larang Promosi Buy 1 Get 1 untuk Produk Junk Food

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber The Sun

Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PM Malaysia Anwar Ibrahim Tolak Sedan Rp 6,6 Miliar Jadi kendaraan Dinas, Pilih Mobil yang Ada

PM Malaysia Anwar Ibrahim Tolak Sedan Rp 6,6 Miliar Jadi kendaraan Dinas, Pilih Mobil yang Ada

Global
Tanah Longsor Tewaskan 14 Orang yang Hadiri Pemakaman di Kamerun

Tanah Longsor Tewaskan 14 Orang yang Hadiri Pemakaman di Kamerun

Global
Milisi Al-Shabaab Serang Hotel di Somalia, Para Pejabat Dikeluarkan lewat Jendela

Milisi Al-Shabaab Serang Hotel di Somalia, Para Pejabat Dikeluarkan lewat Jendela

Global
Piala Dunia: Federasi Sepak Bola AS Sempat Hilangkan Lambang Bendera Iran di Media Sosial

Piala Dunia: Federasi Sepak Bola AS Sempat Hilangkan Lambang Bendera Iran di Media Sosial

Global
Kritik Keras Rezim Iran, Keponakan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei Ditangkap

Kritik Keras Rezim Iran, Keponakan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei Ditangkap

Global
Rangkuman Hari Ke-277 Serangan Rusia ke Ukraina: Dnipropetrovsk Digempur 5 Serangan Moskwa, Salju Turun di Kyiv

Rangkuman Hari Ke-277 Serangan Rusia ke Ukraina: Dnipropetrovsk Digempur 5 Serangan Moskwa, Salju Turun di Kyiv

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Anwar Ibrahim Jadi PM Baru Malaysia| Misteri Sekawanan Domba di China Berjalan Melingkar

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Anwar Ibrahim Jadi PM Baru Malaysia| Misteri Sekawanan Domba di China Berjalan Melingkar

Global
Seorang Pria Bertahan 32 Jam Terombang-ambing di Laut Setelah Jatuh dari Kapal Pesiar

Seorang Pria Bertahan 32 Jam Terombang-ambing di Laut Setelah Jatuh dari Kapal Pesiar

Global
TV China Sensor Siaran Piala Dunia Qatar, Adegan Penonton Tanpa Masker Hilang

TV China Sensor Siaran Piala Dunia Qatar, Adegan Penonton Tanpa Masker Hilang

Global
Kisah Pilu Remaja dengan “Sindrom Manusia Serigala', Kerap Dirundung hingga Dilempari Batu

Kisah Pilu Remaja dengan “Sindrom Manusia Serigala", Kerap Dirundung hingga Dilempari Batu

Global
Putri Kim Jong Un Kembali Muncul, Sedang Disiapkan untuk Jadi Penerus?

Putri Kim Jong Un Kembali Muncul, Sedang Disiapkan untuk Jadi Penerus?

Global
Protes Anti-lockdown China Meluas, Massa Turun ke Jalan Serukan Partai Komunis Mundur

Protes Anti-lockdown China Meluas, Massa Turun ke Jalan Serukan Partai Komunis Mundur

Global
Viral Aksi 'Metro Man' Piala Dunia Qatar, Sederhana tapi Sukses Curi Perhatian Pengunjung

Viral Aksi "Metro Man" Piala Dunia Qatar, Sederhana tapi Sukses Curi Perhatian Pengunjung

Global
Presiden Uganda Perpanjang Masa Karantina 2 Distrik Episentrum Ebola

Presiden Uganda Perpanjang Masa Karantina 2 Distrik Episentrum Ebola

Global
Anwar Ibrahim Perintahkan Tinjau Subsidi, Ganti BLT untuk Berpenghasilan Rendah

Anwar Ibrahim Perintahkan Tinjau Subsidi, Ganti BLT untuk Berpenghasilan Rendah

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.