6 Bulan Pandemi Virus Corona, Sikap Para Pemimpin Dunia Ini Jadi Sorotan

Kompas.com - 02/09/2020, 13:46 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Jumat (14/8/2020). AP/PATRICK SEMANSKYPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Jumat (14/8/2020).

KOMPAS.com - Wabah virus corona telah berlangsung selama 6 bulan sejak dinyatakan sebagai pandemi oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Maret. Bukannya jumlah kasus semakin turun, justru penyebarannya semakin masif.

Dilansir dari Reuters, Minggu (30/8/2020), jumlah kasus virus corona di seluruh dunia telah melampaui 25 juta kasus.

Jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di seluruh dunia dilaporkan melebihi 840.000 kematian.

Amerika Serikat (AS) adalah pemuncak jumlah kasus virus corona di seluruh dunia, disusul Brasil sebagai nomor dua.

Kendati demikian, sejumlah pemimpin di dunia, terutama AS dan Brasil, masih dianggap “meremehkan” pandemi virus corona oleh media-media barat.

Baca juga: 8 Bulan Bergulat dengan Virus Corona, Wuhan yang Dulu Menderita Kini Berpesta

Presiden AS, Donald Trump

Presiden AS Donald Trump me-retweet beberapa unggahan penganut teori konspirasi yang mengklaim jumlah korban tewas telah dibesar-besarkan.

Dilansir dari The New York Times, Trump me-retweet sejumlah unggahan pada Sabtu (29/8/2020) dan Minggu (30/8/2020) pagi.

Sejumlah unggahan tersebut menyatakan jumlah kematian sebenarnya akibat virus corona itu hanya sekitar 9.000 karena banyak dari mereka yang meninggal juga memiliki masalah kesehatan lain dan sebagian besar berusia lanjut.

Faktanya, para ahli mengatakan bahwa jumlah kematian akibat Covid-19 yang dilaporkan oleh pemerintah AS mungkin bisa lebih rendah dari angka kematian yang sebenarnya.

Setidaknya ada 370 kematian virus korona baru dan 33.239 kasus baru dilaporkan di Amerika Serikat pada Minggu, menurut database yang dikelola oleh The New York Times.

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Iron Dome, Senjata Israel untuk Melawan Roket Hamas

Mengenal Iron Dome, Senjata Israel untuk Melawan Roket Hamas

Internasional
Kota Israel Ini Masuk Kondisi Darurat setelah Terjadi Kerusuhan yang Melukai 12 Orang

Kota Israel Ini Masuk Kondisi Darurat setelah Terjadi Kerusuhan yang Melukai 12 Orang

Global
Jelang Gencatan Senjata Idul Fitri, Taliban Rebut Daerah Dekat Ibu Kota Afghanistan

Jelang Gencatan Senjata Idul Fitri, Taliban Rebut Daerah Dekat Ibu Kota Afghanistan

Global
Konflik di Gaza Makin Panas, PM Israel Janji Hamas Bakal 'Membayar Mahal'

Konflik di Gaza Makin Panas, PM Israel Janji Hamas Bakal "Membayar Mahal"

Global
Cerita Puasa Ramadhan Diaspora Muslim Indonesia di Alaska Ikuti Waktu Mekkah

Cerita Puasa Ramadhan Diaspora Muslim Indonesia di Alaska Ikuti Waktu Mekkah

Global
Mantan Ratu Kecantikan Myanmar Gabung Pemberontak Menentang Junta Militer

Mantan Ratu Kecantikan Myanmar Gabung Pemberontak Menentang Junta Militer

Global
AS Bersedia Berbagi Vaksin Covid-19 dengan Korea Utara

AS Bersedia Berbagi Vaksin Covid-19 dengan Korea Utara

Global
Kecaman Indonesia terhadap Konflik Israel dan Palestina yang Memanas

Kecaman Indonesia terhadap Konflik Israel dan Palestina yang Memanas

Global
Lagi, Jenazah Diduga Korban Covid-19 Terdampar di Sungai Gangga India

Lagi, Jenazah Diduga Korban Covid-19 Terdampar di Sungai Gangga India

Global
Derita Warga Sipil Saat Bentrokan antara Israel dan Palestina Memanas

Derita Warga Sipil Saat Bentrokan antara Israel dan Palestina Memanas

Global
Israel Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan di Tengah Konflik dengan Militan Gaza

Israel Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan di Tengah Konflik dengan Militan Gaza

Global
35 Tewas dalam Serangan Udara Israel, Gaza Terancam Dilanda Perang

35 Tewas dalam Serangan Udara Israel, Gaza Terancam Dilanda Perang

Global
Menlu Negara-negara Arab Kutuk Keras Tindakan Israel terhadap Warga Palestina

Menlu Negara-negara Arab Kutuk Keras Tindakan Israel terhadap Warga Palestina

Global
Mesir Akhirnya Setuju Melebarkan Terusan Suez setelah Insiden Kapal Ever Given

Mesir Akhirnya Setuju Melebarkan Terusan Suez setelah Insiden Kapal Ever Given

Global
Sejak Senin, Milisi Jalur Gaza Tembakkan 1.000 Roket ke Israel

Sejak Senin, Milisi Jalur Gaza Tembakkan 1.000 Roket ke Israel

Global
komentar
Close Ads X