Pasukan Khusus India Tewas dalam Bentrok Perbatasan dengan Tentara China

Kompas.com - 02/09/2020, 11:02 WIB

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorng anggota pasukan khusus India keturunan Tibet dilaporkan tewas dalam bentrok perbatasan melawan tentara China.

Kematian prajurit itu merupakan yang pertama kali terkonfirmasi pada dua insiden yang dilaporkan dalam 48 jam terakhir di perbatasan Himalaya.

Peristiwa itu juga menjadi babak baru ketegangan di perbatasan sejak tentara India dan China baku pukul pada Juni, di mana 20 personel "Negeri Bollywood" tewas.

Baca juga: Militer India Tuding China Lakukan Provokasi Baru di Perbatasan

Dua negara, yang saling berebut Lembah Galwan sejak 1952, saling menuding sudah melakukan pelanggaran untuk memperluas teritori mereka.

Tudingan pertama pelanggaran Garis Kontrol Aktual (LAC) pertama muncul pada Sabtu pekan lalu (29/8/2020), kemudian muncul lagi Senin (31/8/2020).

Kedua belah pihak tidak menyebut jumlah korban. Namun keterangan berbeda disampaikan Dolkar Lhagyari, anggota parlemen Tibet.

Dilansir AFP Rabu (2/9/2020), dia mengaku ada anggota pasukan khusus yang "menjadi martir" dalam bentrok yang terjadi Sabtu malam.

Politisi yang kini dalam masa pengasingan itu menuturkan, banyak juga anggota unit itu, berasal dari etnis Tibet, terluka.

Baca juga: Buntut Konflik Perbatasan, Hotel-hotel New Delhi Tolak Tamu dari China

"Provokasi dengan pergerakan militer"

Dalam insiden terbaru, Kementerian Pertahanan India mengklaim bahwa negara tetangganya "melakukan provokasi dengan menggerakkan militer" pada Sabtu.

Sementara melalui kementerian luar negerinya, New Delhi menyebut "Negeri Panda" adalah dalang insiden terbaru pada Senin, bahkan ketika dua komandan masih terlibat diskusi.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3.000 Ton Produk Kinder Ditarik dari Pasaran karena Kekhawatiran Salmonella

3.000 Ton Produk Kinder Ditarik dari Pasaran karena Kekhawatiran Salmonella

Global
Belum Lama Istrinya Meninggal Setelah Melahirkan, Pria Ini Kini Harus Kehilangan Sang Bayi karena Kebakaran RS di Senegal

Belum Lama Istrinya Meninggal Setelah Melahirkan, Pria Ini Kini Harus Kehilangan Sang Bayi karena Kebakaran RS di Senegal

Global
Menlu China Telepon Menlu RI, Koordinasikan Keberhasilan KTT G20

Menlu China Telepon Menlu RI, Koordinasikan Keberhasilan KTT G20

Global
Amerika Mengukuhkan Afganistan sebagai 'The Graveyard of Empires'

Amerika Mengukuhkan Afganistan sebagai "The Graveyard of Empires"

Global
Bendera Ukraina Berkibar di Puncak Putin, Polisi Kirgistan Luncurkan Penyelidikan

Bendera Ukraina Berkibar di Puncak Putin, Polisi Kirgistan Luncurkan Penyelidikan

Global
Rangkuman Hari Ke-92 Serangan Rusia ke Ukraina, Moskwa Gempur 40 Kota, Kanselir Jerman Sebut Putin Tak Akan Menang

Rangkuman Hari Ke-92 Serangan Rusia ke Ukraina, Moskwa Gempur 40 Kota, Kanselir Jerman Sebut Putin Tak Akan Menang

Global
[POPULER GLOBAL] Reaksi Dunia atas Penembakan Massal di SD Texas | Pria Jepang Habiskan Rp 230 Juta demi 'Berubah' jadi Anjing

[POPULER GLOBAL] Reaksi Dunia atas Penembakan Massal di SD Texas | Pria Jepang Habiskan Rp 230 Juta demi "Berubah" jadi Anjing

Global
Utusan HAM PBB Desak Taliban Cabut Pembatasan Terhadap Perempuan

Utusan HAM PBB Desak Taliban Cabut Pembatasan Terhadap Perempuan

Global
Benarkah Rusia Kerahkan Senjata Laser di Ukraina?

Benarkah Rusia Kerahkan Senjata Laser di Ukraina?

Global
Kanselir Jerman Tegaskan Putin Tidak Akan Menang Perang

Kanselir Jerman Tegaskan Putin Tidak Akan Menang Perang

Global
Rusia Akan Usir Wartawan Negara Barat Jika Briefing Diblokir YouTube

Rusia Akan Usir Wartawan Negara Barat Jika Briefing Diblokir YouTube

Global
Penahanan Massal Etnis Uighur China Terungkap Lewat Dokumen Kepolisian

Penahanan Massal Etnis Uighur China Terungkap Lewat Dokumen Kepolisian

Global
Perusahaan Swiss Kembangkan Alat Pendeteksi Cacar Monyet

Perusahaan Swiss Kembangkan Alat Pendeteksi Cacar Monyet

Global
Demi Berpacaran dengan Kekasihnya, Petugas Listrik Berulangkali Padamkan Setrum Desa, Ingin Rahasiakan Hubungan

Demi Berpacaran dengan Kekasihnya, Petugas Listrik Berulangkali Padamkan Setrum Desa, Ingin Rahasiakan Hubungan

Global
Kisah Petugas Medis Texas yang Putrinya jadi Korban Penembakan, Mayat Putrinya Ditemukan saat Bantu Anak Lain

Kisah Petugas Medis Texas yang Putrinya jadi Korban Penembakan, Mayat Putrinya Ditemukan saat Bantu Anak Lain

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.