Setelah Bunuh Ibunya secara Brutal, Pria Ini Berjalan Telanjang

Kompas.com - 01/09/2020, 13:29 WIB
Eam Samnang ketika ditahan di Phnom Penh, Kamboja, pada Sabtu (29/8/2020). Eam ditangkap dalam keadaan telanjang setelah mengaku membunuh ibunya, Hak Sokha, karena mengira sang ibu kerasukan setan. Cambodia Police/Newsflash via The SunEam Samnang ketika ditahan di Phnom Penh, Kamboja, pada Sabtu (29/8/2020). Eam ditangkap dalam keadaan telanjang setelah mengaku membunuh ibunya, Hak Sokha, karena mengira sang ibu kerasukan setan.

PHNOM PENH, KOMPAS.com - Seorang pria ditangkap dalam keadaan telanjang di Kamboja, setelah dia membunuh sang ibu secara brutal karena "mengira kerasukan setan".

Polisi segera membekuk Eam Samnang pada Sabtu (29/8/2020) dan mencegahnya berusaha bunuh diri di jalanan ibu kota Phnom Penh.

Saat ditanyai petugas mengapa dia berkeliaran dalam keadaan telanjang, pria 32 tahun itu mengaku sudah membunuh ibunya, Hak Sokha.

Baca juga: Polisi Masih Dalami Motif Anak dan Menantu yang Tega Bunuh Ibunya

Perempuan 65 tahun itu dibunuh secara brutal menggunakan golok setelah Eam mengira "ada setan yang merasuki dan menguasai tubuh ibunya".

Wakil Kepala Polisi Chea Sovann menerangkan, anggotanya menemukan Eam tengah berjalan di belakang gedung Universitas Internasional di Distrik Sen Sok.

Dilansir Phnom Penh Post via The Sun Senin (31/8/2020), Eam mengaku dia bermaksud bunuh diri. Tetapi dengan sigap polisi berhasil meringkusnya.

Adapun ketika penegak hukum ke rumah Eam, Sovann menerangkan bahwa mereka menemukan kepala sang ibu sudah terpisah dari tubuhnya.

Aparat kemudian menemukan sepucuk surat dari Rumah Sakit Persahabatan Khmer-Soviet, menerangkan bahwa Eam mengalami gangguan kejiwaan.

Juru bicara kepolisian mengatakan, temuan tersebut membuat mereka tidak percaya. Sebab, Eam diketahui merupakan karyawan.

"Dia punya gangguan jiwa. Tetapi bagaimana perusahaan bisa menerimanya bekerja dan menggajinya. Bahkan kartu pekerjanya berlaku hingga 2021," jelas juru bicara itu.

Dokter Nong Sovanrath, yang bertugas melakukan otopsi terhadap ibu Eam menjelaskan, dia tidak tahu jika pria itu punya masalah kejiwaan.

Dia hanya memaparkan bahwa berdasarkan pemeriksaan, Hak mengalami luka memar di dahi yang kemungkinan disebabkan dipukul anaknya hingga tak sadar.

Lebih lanjut, tetangga mengungkapkan bahwa beberapa saat sebelum pembunuhan, Hak membawa anaknya itu ke rumah yang dia sewa.

Kamera pengawas yang dipasang di lokasi tersebut merekam momen ketika dia keluar dalam keadaan telanjang pukul 20.40 waktu setempat,

Baca juga: Usai Bunuh Ibunya, Pria Ini Minum Kopi dan Pura-pura Sedih


Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2,1 Juta Vaksin Covid-19 Pfizer Akan Tersedia untuk Lebanon

2,1 Juta Vaksin Covid-19 Pfizer Akan Tersedia untuk Lebanon

Global
Belum Resmi Pindah Rumah, Kedatangan Trump Sudah Ditolak Tetangga

Belum Resmi Pindah Rumah, Kedatangan Trump Sudah Ditolak Tetangga

Global
Trump “Obral” Hak Prerogatif, Rencana Beri 100 Grasi Sekaligus di Hari Terakhir Kepresidenan

Trump “Obral” Hak Prerogatif, Rencana Beri 100 Grasi Sekaligus di Hari Terakhir Kepresidenan

Global
Kelompok Bersenjata Serang Kamp Pengungsi di Sudan, 80 Orang Tewas

Kelompok Bersenjata Serang Kamp Pengungsi di Sudan, 80 Orang Tewas

Global
Khawatir Ancaman dari Dalam, Personel Garda Nasional Diperiksa FBI

Khawatir Ancaman dari Dalam, Personel Garda Nasional Diperiksa FBI

Global
Partai Republik Serukan Persatuan meski Enggan Akui Biden Menang secara Adil

Partai Republik Serukan Persatuan meski Enggan Akui Biden Menang secara Adil

Global
Para Pemohon Grasi Dikabarkan Bayar Sekutu Trump untuk Lobi Presiden AS

Para Pemohon Grasi Dikabarkan Bayar Sekutu Trump untuk Lobi Presiden AS

Global
Kronologi Tewasnya Pramugari Christine Dacera, CCTV Rekam Belasan Pria Keluar Masuk Kamarnya

Kronologi Tewasnya Pramugari Christine Dacera, CCTV Rekam Belasan Pria Keluar Masuk Kamarnya

Global
Kerusuhan Remaja di Tunisia, Tandai 10 Tahun Sejak Pengunduran Diri Ben Ali

Kerusuhan Remaja di Tunisia, Tandai 10 Tahun Sejak Pengunduran Diri Ben Ali

Global
Turki Dituduh “Korbankan” Muslim Uighur demi Vaksin Covid-19

Turki Dituduh “Korbankan” Muslim Uighur demi Vaksin Covid-19

Global
10 Pendaki Nepal Ukir Sejarah dengan Taklukkan Gunung Tertinggi Kedua di Dunia

10 Pendaki Nepal Ukir Sejarah dengan Taklukkan Gunung Tertinggi Kedua di Dunia

Global
3 Negara Kepung Rusia, Kecam Penangkapan Alexei Navalny

3 Negara Kepung Rusia, Kecam Penangkapan Alexei Navalny

Global
Terjadi Kematian Driver Ojek Online Makanan di China Selama Pandemi Covid-19, Perusahaan Disalahkan

Terjadi Kematian Driver Ojek Online Makanan di China Selama Pandemi Covid-19, Perusahaan Disalahkan

Global
Mesir Temukan Kuil Ratu Neit dan Kertas Berisi Mantra dari 'Dunia Bawah'

Mesir Temukan Kuil Ratu Neit dan Kertas Berisi Mantra dari 'Dunia Bawah'

Global
Tahanan Palestina Dapat Vaksin Covid-19 di Penjara Israel

Tahanan Palestina Dapat Vaksin Covid-19 di Penjara Israel

Global
komentar
Close Ads X