Seniman Tato Meksiko Tawarkan Tato Gratis Bertuliskan "Penyintas Covid-19"

Kompas.com - 01/09/2020, 08:56 WIB
Seorang pria berbicara kepada dokter melalui robot. Rumah Sakit NOVA di Monterrey, Meksiko, melakukan demonstrasi konsultasi terhadap pasien penyakit virus corona (Covid-19) pada 18 Agustus 2020. REUTERS PHOTO/DANIEL BECERRILSeorang pria berbicara kepada dokter melalui robot. Rumah Sakit NOVA di Monterrey, Meksiko, melakukan demonstrasi konsultasi terhadap pasien penyakit virus corona (Covid-19) pada 18 Agustus 2020.

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Seorang seniman tato Meksiko menawarkan tato gratis bertuliskan "penyintas Covid-19", bagi mereka yang sudah sembuh dari penyakit mematikan itu.

Seniman bernama Omi Debua itu mengatakan, dia menawarkan pembuatan rajah tubuh itu sebagai pengingat bahwa wabah itu pernah menyapu "Negeri Sombrero".

Baca juga: 53 Lansia Usia 100 Tahun Lebih Di Meksiko Berhasil Lawan Covid-19

Debua menuturkan, tawaran membuat tato gratis itu muncul supaya para penyintas Covid-19 bisa menceritakannya kepada anak dan cucu mereka kelak.

"Mereka akan mengatakan 'lihat, pada 2020, saya terkena Covid-19. Penyakit super mematikan dan saya selamat. Ini tatonya'," kata Debua.

Salah satu penyintas, Oscar Morales, langsung menjajal tawaran artis asal Monterrey itu setelah melihatnya di media sosial.

Pria 20 tahun itu mengaku terinfeksi virus corona dalam keadaan tanpa gejala. Dia khawatir jika dia menularkannya ke ayah, kakek, dan kakaknya yang kini masuk rumah sakit.

"Saya sering berada di jalanan, jadi mungkin saya yang mungkin menginfeksi mereka," jelas Morales seperti dikutip AFP Senin (31/8/2020).

Dia mengatakan banyak korban Covid-19 yang meninggal setelah terinfeksi. "Puji Tuhan, saya dan keluarga saya baik-baik saja," ujar dia bersyukur.

Morales mengungkapkan, dia awalnya meremehkan pandemi ini dengan mengabaikan protokol kesehatan selama berada di tempat kerja.

"Tetapi sejak saya terkena, saya begitu hati-hati. Sekarang saya mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," kata dia.

Meksiko sendiri sudah mencatatkan lebih dari 64.000 kematian karena virus corona, dan merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Baca juga: Penyesalan Suami yang Sebut Virus Corona Hoaks, Istrinya Meninggal karena Covid-19

Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Ancam Balas Sanksi yang 'Tak Bisa Dihindari' AS

Rusia Ancam Balas Sanksi yang "Tak Bisa Dihindari" AS

Global
Kim Jong Un Rayakan Ulang Tahun Pendiri Korea Utara

Kim Jong Un Rayakan Ulang Tahun Pendiri Korea Utara

Global
[POPULER GLOBAL] Ratusan Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Ritual | Ratu Elizabeth II Beri Pantangan di Makam Pangeran Philip

[POPULER GLOBAL] Ratusan Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Ritual | Ratu Elizabeth II Beri Pantangan di Makam Pangeran Philip

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

Internasional
Warga Heboh Ada Makhluk Aneh di Pohon sampai Telepon Polisi, Ternyata...

Warga Heboh Ada Makhluk Aneh di Pohon sampai Telepon Polisi, Ternyata...

Global
Warga Korea Utara Rayakan Ulang Tahun Kakek Kim Jong Un

Warga Korea Utara Rayakan Ulang Tahun Kakek Kim Jong Un

Global
Tegang dengan Ukraina, Rusia Tank Catnya dengan 'Garis Invasi'

Tegang dengan Ukraina, Rusia Tank Catnya dengan "Garis Invasi"

Global
1.000 Orang Mandi Massal di Sungai Gangga Positif Covid-19, Panitia: Kami Percaya 'Ibu' Akan Menyelamatkan

1.000 Orang Mandi Massal di Sungai Gangga Positif Covid-19, Panitia: Kami Percaya "Ibu" Akan Menyelamatkan

Global
Entesar Al-Hammadi Ditahan Houthi, Pemerintah Yaman Serukan PBB Turun Tangan

Entesar Al-Hammadi Ditahan Houthi, Pemerintah Yaman Serukan PBB Turun Tangan

Global
Olimpiade Tokyo Tanpa Ragu-ragu Harus Dibatalkan jika Covid-19 Jepang Semakin Parah

Olimpiade Tokyo Tanpa Ragu-ragu Harus Dibatalkan jika Covid-19 Jepang Semakin Parah

Global
Digigit Ular Beludak Afrika Tanpa Penawar, Ini Gejala yang Bisa Dialami Petugas San Diego Zoo

Digigit Ular Beludak Afrika Tanpa Penawar, Ini Gejala yang Bisa Dialami Petugas San Diego Zoo

Global
Entesar Al-Hammadi Diculik dan Dituduh Melakukan Tindakan Kriminal oleh Houthi

Entesar Al-Hammadi Diculik dan Dituduh Melakukan Tindakan Kriminal oleh Houthi

Global
AS Tarik Pasukan dari Afghanistan, Taliban: Kami Menang Perang

AS Tarik Pasukan dari Afghanistan, Taliban: Kami Menang Perang

Global
Kirim Pesan Cabul ke Anak Buahnya, Bos Ini Dipukul Kain Pel

Kirim Pesan Cabul ke Anak Buahnya, Bos Ini Dipukul Kain Pel

Global
Perancis Imbau Semua Warganya Tinggalkan Pakistan, Ada Apa?

Perancis Imbau Semua Warganya Tinggalkan Pakistan, Ada Apa?

Global
komentar
Close Ads X