Demo Jacob Blake Terus Memakan Korban Tewas, Trump dan Biden Saling Serang

Kompas.com - 31/08/2020, 08:40 WIB
Bangkai mobil-mobil yang dibakar saat kerusuhan demo penembakan Jacob Blake di Kenosha, Negara Bagian Wisconsin, Amerika Serikat, Selasa (25/8/2020). HANDOUT via REUTERSBangkai mobil-mobil yang dibakar saat kerusuhan demo penembakan Jacob Blake di Kenosha, Negara Bagian Wisconsin, Amerika Serikat, Selasa (25/8/2020).

PORTLAND, KOMPAS.com - Tewasnya seorang pria yang ditembak di Portland dalam demo Jacob Blake, membuat aksi unjuk rasa yang berujung ricuh itu terus memakan korban jiwa.

Akibatnya Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump saling serang dengan Joe Biden, rivalnya di pemilu AS 2020.

Beberapa jam usai terjadi penembakan di Portland pada Sabtu (29/8/2020), Biden menuduh Trump mengobarkan api kekerasan di "Negeri Paman Sam" yang situasinya kian menegang.

Baca juga: Trump Bakal Kunjungi Kota Tempat Jacob Blake Ditembak 7 Kali di Punggung

Kerusuhan di Portland meletus saat terjadi demonstrasi yang melibatkan ratusan kendaraan "di seluruh pusat kota Portland," kata polisi dikutip dari AFP Senin (31/8/2020).

OregonLive melaporkan, bentrokan terjadi antara demonstran yang pro dan kontra dengan kasus ini.

Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan korban mengenakan topi berlogo "Patriot Prayer" yang digambarkan media lokal sebagai kelompok sayap kanan di tengah berbagai demo Portland yang berujung kericuhan.

Bentrokan di Portland terjadi setelah kerusuhan di Kenosha, di mana jaksa penuntut menuduh Kyle Rittenhouse (17) menembak mati dua pria dan melukai satu lagi. Ketiga korban semuanya memprotes penembakan Blake.

Baca juga: Selidiki Penembak Demo Jacob Blake, Polisi Temukan Ini di Media Sosialnya

Trump akan menuju Midwestern pada Selasa (1/9/2020) untuk bertemu dengan para pejabat penegak hukum, guna meninjau kerusakan dari kerusuhan yang dipicu penembakan Blake akhir pekan lalu.

Namun Gubernur Wisconsin Tony Evers mengirim surat ke presiden yang memintanya untuk mempertimbangkan lagi kunjungan itu, karena "hanya akan menghambat pemulihan kami," menurut laporan media AS yang dikutip AFP.

Law & Order

Kerusuhan yang terkait protes anti-rasialisme menjadi masalah utama dalam kampanye Trump untuk memenangkan pemilu pada November mendatang.

Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Erdogan Sebut Macron Hanya Beban Negara dan Berharap Segera Lengser

Presiden Erdogan Sebut Macron Hanya Beban Negara dan Berharap Segera Lengser

Global
Program Vaksin Covid-19 di Rusia Sudah Dimulai, Meski Pengujian Massal Belum Selesai

Program Vaksin Covid-19 di Rusia Sudah Dimulai, Meski Pengujian Massal Belum Selesai

Global
Para Ilmuwan Identifikasi Covid-19 Sudah Menyebar Jauh Lebih Lama Sebelum Resmi jadi Pandemi Global

Para Ilmuwan Identifikasi Covid-19 Sudah Menyebar Jauh Lebih Lama Sebelum Resmi jadi Pandemi Global

Global
Butuh Donor Ginjal Saat Pandemi Covid-19, Gadis Ini Minta Bantuan di Media Sosial

Butuh Donor Ginjal Saat Pandemi Covid-19, Gadis Ini Minta Bantuan di Media Sosial

Global
Viral Video Pengantin Wanita Ditelanjangi Keluarga untuk Tes Keperawanan, Suaminya Diam Saja

Viral Video Pengantin Wanita Ditelanjangi Keluarga untuk Tes Keperawanan, Suaminya Diam Saja

Global
Video Viral: Masak Menu ala Restoran di Kamar Hotel Selama Karantina Covid-19

Video Viral: Masak Menu ala Restoran di Kamar Hotel Selama Karantina Covid-19

Global
Peta Galaksi Bima Sakti Terungkap, Bumi Menuju Lubang Hitam?

Peta Galaksi Bima Sakti Terungkap, Bumi Menuju Lubang Hitam?

Global
Peneliti di Afrika Selatan Usul Redupkan Matahari untuk Atasi Kekeringan

Peneliti di Afrika Selatan Usul Redupkan Matahari untuk Atasi Kekeringan

Global
Joe Biden Tidak Akan Wajibkan Suntik Vaksin Covid-19 di AS, Ini Alasannya...

Joe Biden Tidak Akan Wajibkan Suntik Vaksin Covid-19 di AS, Ini Alasannya...

Global
Viral Curhat Gadis Dimintai Foto Syur, Langsung Putus Pacarnya Walau Baru Sehari Pacaran

Viral Curhat Gadis Dimintai Foto Syur, Langsung Putus Pacarnya Walau Baru Sehari Pacaran

Global
'Jemur Kelamin', Model Ini Klaim Rahasia Hebat di Ranjang

"Jemur Kelamin", Model Ini Klaim Rahasia Hebat di Ranjang

Global
Akibat Pandemi Virus Corona, Kunjungan Wisatawan ke Kamboja Anjlok 76 Persen

Akibat Pandemi Virus Corona, Kunjungan Wisatawan ke Kamboja Anjlok 76 Persen

Global
CEO Muda Ini Jadi Tajir Melintir dalam Satu Malam, Seperti Apa Kisahnya?

CEO Muda Ini Jadi Tajir Melintir dalam Satu Malam, Seperti Apa Kisahnya?

Global
Pelancong Mancanegara Diklaim Berisiko Lebih Rendah Tularkan Covid-19

Pelancong Mancanegara Diklaim Berisiko Lebih Rendah Tularkan Covid-19

Global
Setelah Inggris, Bahrain Beri Otorisasi Darurat Vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech

Setelah Inggris, Bahrain Beri Otorisasi Darurat Vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech

Global
komentar
Close Ads X