Dibuka 2 Pekan, 1.200 Mahasiswa Universitas Alabama Terinfeksi Virus Corona

Kompas.com - 30/08/2020, 17:38 WIB
Ilustrasi Mahasiswa DOK. PIXABAYIlustrasi Mahasiswa

ALABAMA, KOMPAS.com – Sebanyak 1.200 mahasiswa Universitas Alabama di Amerika Serikat (AS) dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Kasus tersebut mencuat setelah perguruan tinggi tersebut membuka kembali kelasnya dua pekan lalu sebagaimana dilansir dari New York Post, Minggu (30/8/2020).

Jumlah kasus tersebut dilaporkan oleh situs online pelaporan kasus Covid-19 milik Universitas Alabama.

Dilaporkan New York Post, perguruan tinggi tersebut memiliki 30.000 mahasiswa.

Baca juga: 7 Orang Dewasa dan Seekor Anjing Ditembak Mati di Alabama

Pada 23 Agustus, sebanyak 500 orang yang terdiri atas mahasiswa dan staf universitas dinyatakan terinfeksi virus corona.

Hal itu membuat Presiden Universitas Alabama Stuart R Bell angkat bicara dalam suratnya kepada seluruh warga kampus.

Saat itu, Bell menyatakan jumlah kasus tersebut “tidak dapat diterima”.

Namun ketika dimintai tanggapan mengenai lonjakan kasus virus corona di Universitas Alabama, Bell tidak segera memberikan tanggapan.

Baca juga: Demo Anti Virus Corona di Ibu Kota Jerman, Ratusan Orang Ditangkap

Sementara itu, dilansir dari CNN sejumlah sekolah di Georgia, Mississippi, Tennessee, dan Indiana menyatakan menutup kembali kelasnya sejak dibuka dua pekan lalu.

Selama empat pekan terakhir, jumlah kasus Covid-19 di kalangan anak-anak AS melonjak hingga 90 persen.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Menghina Islam, Presiden Perancis Dikecam Umat Kristen di Arab

Dianggap Menghina Islam, Presiden Perancis Dikecam Umat Kristen di Arab

Global
Israel Mulai Uji Coba Kandidat Vaksin Covid-19 Terhadap Manusia

Israel Mulai Uji Coba Kandidat Vaksin Covid-19 Terhadap Manusia

Global
Seorang Wanita Pilih Babi sebagai Binatang Peliharaan Kesayangan

Seorang Wanita Pilih Babi sebagai Binatang Peliharaan Kesayangan

Global
Darurat Nasional Ditolak Raja, PM Malaysia Sempat Putus Asa Ingin Mundur

Darurat Nasional Ditolak Raja, PM Malaysia Sempat Putus Asa Ingin Mundur

Global
Kapal Tanker Dilaporkan Dibajak di Selat Inggris, Militer Turun Tangan

Kapal Tanker Dilaporkan Dibajak di Selat Inggris, Militer Turun Tangan

Global
Dimediasi AS, Azerbaijan-Armenia Sepakati Gencatan Senjata Ketiga

Dimediasi AS, Azerbaijan-Armenia Sepakati Gencatan Senjata Ketiga

Global
Penggunaan 2 Vaksin Influenza di Singapura Dihentikan, Ini Sebabnya

Penggunaan 2 Vaksin Influenza di Singapura Dihentikan, Ini Sebabnya

Global
Muncul 137 Kasus Baru Covid-19, China Langsung Tes 4,75 Juta Warga Xinjiang

Muncul 137 Kasus Baru Covid-19, China Langsung Tes 4,75 Juta Warga Xinjiang

Global
Nge-'Like' Foto Kepala Guru yang Dipenggal di Perancis, Pria Ini Diadili

Nge-"Like" Foto Kepala Guru yang Dipenggal di Perancis, Pria Ini Diadili

Global
Ada Tembakan Nyasar, Iran Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Azerbaijan-Armenia

Ada Tembakan Nyasar, Iran Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Azerbaijan-Armenia

Global
PM Bulgaria Positif Covid-19, Tambah Daftar Kepala Negara yang Terinfeksi

PM Bulgaria Positif Covid-19, Tambah Daftar Kepala Negara yang Terinfeksi

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Brunei Mati Muda | Final Debat Capres AS

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Brunei Mati Muda | Final Debat Capres AS

Global
Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game 'Among Us'

Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game "Among Us"

Global
Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Global
Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Global
komentar
Close Ads X