Dicegah Ibunya Telepon Pacar, Gadis Ini Tewas Bakar Diri

Kompas.com - 30/08/2020, 13:34 WIB
Hashini Piumika, gadis 20 tahun di Puttalam, Sri Lanka, yang dilaporkan tewas bakar diri setelah dia dilarang ibunya menelepon pacar. Newsflash via Daily MirrorHashini Piumika, gadis 20 tahun di Puttalam, Sri Lanka, yang dilaporkan tewas bakar diri setelah dia dilarang ibunya menelepon pacar.

PUTTALAM, KOMPAS.com - Seorang gadis di Sri Lanka tewas membakar dirinya sendiri, setelah ibunya menyembunyikan ponselnya sehingga dia tak bisa menelepon si pacar.

Perempuan yang diidentifikasi bernama Hashini Piumika itu menyiramkan minyak tanah ke tubuhnya dan menyalakan api, dalam insiden di Puttalam itu.

Berdasarkan media Sri Lanka Dinamina, semua berawal ketika gadis 20 tahun itu tengah berkencan dengan seorang pria, di mana si ibu tak setuju.

Baca juga: Kecewa Istrinya Lahirkan Anak Perempuan, Pria Ini Bakar Diri

Ibu Hashini sudah berulang kali meminta putrinya agar memutuskan lelaki itu. Tetapi, perempuan itu enggan berpisah dari si pacar.

Karena itu dilansir Daily Mirror Kamis (27/8/2020), ibunya menyembunyikan ponsel Hashini sehingga dia tak bisa menelepon kekasihnya.

Pada 20 Agustus, keduanya terlibat pertengkaran sengit di mana Hashini sempat meminta sang ibu agar bersedia mengembalikan ponselnya.

Di tengah perdebatan, gadis 20 tahun itu menyiramkan minyak tanah ke sekujur tubuh dan memutuskan untuk melakukan aksi bakar diri.

Hashini dilaporkan dilarikan ke rumah sakit di Chilaw. Sayangnya, dia dinyatakan tewas karena luka bakar keesokan harinya.

Tidak dijelaskan apakah Hashini memang berniat bunuh diri atau sekadar menakuti ibunya. Kepolisian Chilaw menyatakan mereka tengah menginvestigasi penyebabnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, angka bunuh diri di Sri Lanka sempat meningkat, dan menjadi salah satu yang tertinggi di dunia.

Dalam statistik tersebut, angka bunuh diri pada perempuan berada nomor dua di bawah China, dan kebanyakan menimpa kalangan miskin di pedesaan.

Namun berdasarkan studi terbaru, data itu mulai mengalami penurunan di mana mereka mencatatkan angka terendah dalam 30 tahun terakhir.

Baca juga: Motornya Disita Polisi, Tukang Ojek Marah dan Tewas Bakar Diri Sendiri


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya

Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya

Global
Pengawalnya Positif Covid-19, Raja Thailand Dilarikan ke Rumah Sakit

Pengawalnya Positif Covid-19, Raja Thailand Dilarikan ke Rumah Sakit

Global
Viral Video Raja Thailand Vajiralongkorn Ucapkan Terima Kasih kepada Pendukungnya

Viral Video Raja Thailand Vajiralongkorn Ucapkan Terima Kasih kepada Pendukungnya

Global
Sarang 'Lebah Pembunuh' Ditemukan, Departemen Pertanian Washington Turunkan Kru Pembasmi

Sarang 'Lebah Pembunuh' Ditemukan, Departemen Pertanian Washington Turunkan Kru Pembasmi

Global
Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

Global
Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal di Usia 38 Tahun

Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal di Usia 38 Tahun

Global
Kumbang Tangguh Ini Jadi Inspirasi Ilmuwan untuk Rancang Pesawat Lebih Kuat

Kumbang Tangguh Ini Jadi Inspirasi Ilmuwan untuk Rancang Pesawat Lebih Kuat

Global
Seruan Agar Australia Melindungi Perempuan Korban KDRT Pemegang Visa Sementara

Seruan Agar Australia Melindungi Perempuan Korban KDRT Pemegang Visa Sementara

Global
Biografi Lee Kun-hee, Bos Samsung Perombak Perusahaan Warisan Ayahnya

Biografi Lee Kun-hee, Bos Samsung Perombak Perusahaan Warisan Ayahnya

Global
Kronologi Demo Nigeria: Kebrutalan Polisi dan Tuntutan Reformasi

Kronologi Demo Nigeria: Kebrutalan Polisi dan Tuntutan Reformasi

Global
Bunuh Korban dengan Racun 'Napas Iblis' Sepasang Kriminal Ini Dipenjara Seumur Hidup

Bunuh Korban dengan Racun "Napas Iblis" Sepasang Kriminal Ini Dipenjara Seumur Hidup

Global
Virus Corona Makin Parah di AS, Naik Hampir 100.000 Kasus dalam 24 Jam

Virus Corona Makin Parah di AS, Naik Hampir 100.000 Kasus dalam 24 Jam

Global
Demo Nigeria Merembet ke London, Ratusan Pedemo Turun ke Jalan

Demo Nigeria Merembet ke London, Ratusan Pedemo Turun ke Jalan

Global
Tragedi Penembakan Siswa Sekolah di Kamerun, 8 Murid Tewas

Tragedi Penembakan Siswa Sekolah di Kamerun, 8 Murid Tewas

Global
Jusuf Kalla Menyaksikan Penandatanganan Kerja Sama Pembangunan Museum Nabi Muhammad

Jusuf Kalla Menyaksikan Penandatanganan Kerja Sama Pembangunan Museum Nabi Muhammad

Global
komentar
Close Ads X