Demo Anti Virus Corona di Ibu Kota Jerman, Ratusan Orang Ditangkap

Kompas.com - 30/08/2020, 11:40 WIB
Polisi menahan seorang demonstran dalam aksi unjuk rasa menentang peraturan pemerintah melawan virus corona di Berlin, Jerman, pada 29 Agustus 2020. REUTERS PHOTO/CHRISTIAN MANGPolisi menahan seorang demonstran dalam aksi unjuk rasa menentang peraturan pemerintah melawan virus corona di Berlin, Jerman, pada 29 Agustus 2020.

BERLIN, KOMPAS.com - Polisi di Berlin menangkap 300 pengunjuk rasa dalam demonstrasi menentang pembatasan selama pandemi virus corona di Jerman.

Sejumlah 38.000 orang turut serta dalam demonstrasi di ibu kota Berlin dalam demonstrasi yang secara keseluruhan berlangsung damai.

Namun, sekitar 200 orang ditangkap dalam sebuah demonstrasi yang ricuh, yang oleh pihak berwenang disebut dipicu oleh provokasi untuk melempar batu dan botol.

Baca juga: Jerman Dilanda Demonstrasi Anti-corona

Demonstrasi serupa juga terjadi di sejumlah kota di Eropa, dengan para pengunjuk rasa menyebut virus corona sebagai hoaks atau kabar palsu.

Ribuan orang berkumpil di Trafalgar Square di London untuk berdemo menentang sejumlah isu, termasuk pembatasan selama wabah virus corona dan jaringan telepon 5G.

Slogan-slogan bertuliskan "masker adalah berangus" dan "kenormalan baru = fasisme baru" bermunculan di demonstrasi tersebut.

Demonstrasi serupa juga terjadi di Paris, Wina dan Zurich.

Apa yang terjadi di Jerman?

Polisi memerintahkan sekelompok pengunjuk rasa di dekat Gerbang Brandenburg untuk membubarkan diri karena melanggar aturan keselamatan, kemudian 200 orang ditangkap setelah melempar batu dan botol.

"Sayangnya, kami tidak punya pilihan lain," kata polisi Berlin di Twitter.

Baca juga: Hampir 5.800 Orang di China Ditangkap karena Lakukan Kejahatan Terkait Virus Corona

"Semua tindakan yang diambil sejauh ini belum berhasil memenuhi persyaratan."

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Menghina Islam, Presiden Perancis Dikecam Umat Kristen di Arab

Dianggap Menghina Islam, Presiden Perancis Dikecam Umat Kristen di Arab

Global
Israel Mulai Uji Coba Kandidat Vaksin Covid-19 Terhadap Manusia

Israel Mulai Uji Coba Kandidat Vaksin Covid-19 Terhadap Manusia

Global
Seorang Wanita Pilih Babi sebagai Binatang Peliharaan Kesayangan

Seorang Wanita Pilih Babi sebagai Binatang Peliharaan Kesayangan

Global
Darurat Nasional Ditolak Raja, PM Malaysia Sempat Putus Asa Ingin Mundur

Darurat Nasional Ditolak Raja, PM Malaysia Sempat Putus Asa Ingin Mundur

Global
Kapal Tanker Dilaporkan Dibajak di Selat Inggris, Militer Turun Tangan

Kapal Tanker Dilaporkan Dibajak di Selat Inggris, Militer Turun Tangan

Global
Dimediasi AS, Azerbaijan-Armenia Sepakati Gencatan Senjata Ketiga

Dimediasi AS, Azerbaijan-Armenia Sepakati Gencatan Senjata Ketiga

Global
Penggunaan 2 Vaksin Influenza di Singapura Dihentikan, Ini Sebabnya

Penggunaan 2 Vaksin Influenza di Singapura Dihentikan, Ini Sebabnya

Global
Muncul 137 Kasus Baru Covid-19, China Langsung Tes 4,75 Juta Warga Xinjiang

Muncul 137 Kasus Baru Covid-19, China Langsung Tes 4,75 Juta Warga Xinjiang

Global
Nge-'Like' Foto Kepala Guru yang Dipenggal di Perancis, Pria Ini Diadili

Nge-"Like" Foto Kepala Guru yang Dipenggal di Perancis, Pria Ini Diadili

Global
Ada Tembakan Nyasar, Iran Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Azerbaijan-Armenia

Ada Tembakan Nyasar, Iran Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Azerbaijan-Armenia

Global
PM Bulgaria Positif Covid-19, Tambah Daftar Kepala Negara yang Terinfeksi

PM Bulgaria Positif Covid-19, Tambah Daftar Kepala Negara yang Terinfeksi

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Brunei Mati Muda | Final Debat Capres AS

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Brunei Mati Muda | Final Debat Capres AS

Global
Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game 'Among Us'

Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game "Among Us"

Global
Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Global
Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Global
komentar
Close Ads X