Praktik Budak Seks Terbongkar di AS, Berkedok Kursus Pelatihan

Kompas.com - 29/08/2020, 20:50 WIB
Pengacara Keith Rainiere, Marc Agnifilo, berbicara ke media saat tiba di Pengadilan Federal Brooklyn pada 7 Mei 2019 di New York. Ia menghadiri persidangan kliennya atas kasus sekte seks Nxivm, praktik budak seks yang berkedok kursus pelatihan. AFP/TIMOTHY A CLARYPengacara Keith Rainiere, Marc Agnifilo, berbicara ke media saat tiba di Pengadilan Federal Brooklyn pada 7 Mei 2019 di New York. Ia menghadiri persidangan kliennya atas kasus sekte seks Nxivm, praktik budak seks yang berkedok kursus pelatihan.

NEW YORK CITY, KOMPAS.com - Jaksa penuntut di Amerika Serikat ( AS) pada Jumat (28/8/2020) meminta hukuman seumur hidup kepada seorang pria yang menjalankan praktik budak seks.

Keith Raniere (60) dihukum karena memimpin organisasi mirip sekte seks, termasuk tuduhan pemerasan dan perdagangan seks pada Juni 2019.

Ia dinyatakan bersalah memaksa sejumlah wanita untuk berhubungan seks dengannya, sebagai pemimpin karismatik dari kursus pelatihan yang ia dirikan di Negara Bagian New York.

Sidang putusannya dijadwalkan pada 27 Oktober.

Baca juga: Kakek 77 Tahun Pimpin Sekte Seks, Para Gadis Tunduk dan Rela Dilecehkan

Raniere juga ditemukan melakukan eksploitasi seksual pada seorang gadis 15 tahun, dan terlibat dalam pemerasan serta konspirasi kriminal.

Jaksa pun menuduhnya melakukan "penyangkalan total atas kesalahan", dan mengatakan dalam sebuah memorandum, bahwa saat dipenjara dia terus menghubungi pendukungnya dan menyuarakan penghinaan untuk para korbannya.

"Untuk menghukum dengan adil kejahatan dan eksploitasi selama bertahun-tahun, Pengadilan harus menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup," tulis jaksa dalam memo pengadilan yang dikutip AFP.

"Kurangnya rasa tanggung jawab Raniere juga mendukung hukuman penjara seumur hidup."

Baca juga: Usai Threesome di Klub Seks, Playboy Miliarder Tewas Misterius

Jaksa penuntut kemudian menggambarkan Raniere menunjukkan organisasinya sebagai hal yang "baik", dan bertanya-tanya "siapa yang akan membawa obor cahaya yang menyala-nyala ini?"

Raniere menyembunyikan kesalahannya di balik organisasi berjuluk Nxivm (dibaca Nexium) yang menarik banyak peserta sejak diluncurkan pada 2003 dengan janji kursus pelatihan mandiri.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Nyatakan Kesediaan untuk Terlibat Redakan Situasi Myanmar

China Nyatakan Kesediaan untuk Terlibat Redakan Situasi Myanmar

Global
Trump Protes Namanya Dipakai untuk Galang Dana oleh Partainya

Trump Protes Namanya Dipakai untuk Galang Dana oleh Partainya

Global
Siswa Siap Kembali ke Kelas, Inggris Bagikan 57 Juta Alat Tes Covid-19 ke Sekolah

Siswa Siap Kembali ke Kelas, Inggris Bagikan 57 Juta Alat Tes Covid-19 ke Sekolah

Global
Meghan Tuding Kerajaan Inggris Umbar Kebohongan Soal Keluarganya dengan Pangeran Harry

Meghan Tuding Kerajaan Inggris Umbar Kebohongan Soal Keluarganya dengan Pangeran Harry

Global
PM Muhyiddin Tatap Pemilu Dini untuk Akhiri Kemelut Politik Malaysia

PM Muhyiddin Tatap Pemilu Dini untuk Akhiri Kemelut Politik Malaysia

Global
Mengeluh Mainan Seks Miliknya Rusak, PNS Ukraina Ini Di-bully

Mengeluh Mainan Seks Miliknya Rusak, PNS Ukraina Ini Di-bully

Global
Paus Fransiskus Mengutuk Ekstremisme sebagai Pengkhianatan Terhadap Agama

Paus Fransiskus Mengutuk Ekstremisme sebagai Pengkhianatan Terhadap Agama

Global
Kejutkan Umatnya, Pastor Ini Putar Musik Rap Saat Pimpin Ibadat Online

Kejutkan Umatnya, Pastor Ini Putar Musik Rap Saat Pimpin Ibadat Online

Global
Berusia 95 Tahun, Mahathir Jadi Warga Tertua Malaysia yang Terima Vaksin Covid-19

Berusia 95 Tahun, Mahathir Jadi Warga Tertua Malaysia yang Terima Vaksin Covid-19

Internasional
India Klaim Banyak Warga Myanmar yang Antre di Perbatasan untuk Mengungsi

India Klaim Banyak Warga Myanmar yang Antre di Perbatasan untuk Mengungsi

Global
Militer Myanmar Menolak Jadi Boneka China, Justru Ingin Kerja Sama dengan Barat

Militer Myanmar Menolak Jadi Boneka China, Justru Ingin Kerja Sama dengan Barat

Global
Paus Fransiskus Tiba di Mosul, Kota yang Dihancurkan ISIS, Ini Doanya

Paus Fransiskus Tiba di Mosul, Kota yang Dihancurkan ISIS, Ini Doanya

Global
PM Malaysia Jadi Pemimpin Pertama di Dunia yang Umrah saat Pandemi Covid-19

PM Malaysia Jadi Pemimpin Pertama di Dunia yang Umrah saat Pandemi Covid-19

Global
Dalai Lama Terima Dosis Pertama Covid-19, Desak Semua Orang Divaksin

Dalai Lama Terima Dosis Pertama Covid-19, Desak Semua Orang Divaksin

Global
Demonstran di Negara Bagian AS Ini Bakar Masker: Hiruplah Kebebasan, Sayang!

Demonstran di Negara Bagian AS Ini Bakar Masker: Hiruplah Kebebasan, Sayang!

Global
komentar
Close Ads X